Serba-serbi Scabies yang Harus Anda Ketahui

GoDok – Pernahkah Anda mendengar istilah ‘scabies’? Kata yang merujuk pada salah satu jenis gangguan kulit ini memang masih terdengar asing di telinga orang Indonesia. Namun, bukan berarti Anda dapat menganggap sepele penyakit yang satu ini, ya! Karenanya, yuk, simak penjelasan lengkap mengenai scabies di bawah ini!

Apa itu scabies?

Scabies merupakan penyakit yang menyerang kulit dan disebabkan oleh infeksi kutu yang masuk ke dalam spesies Sarcoptes scabiei. Karena ukurannya yang kecil, yaitu hanya berkisar 0,3 mm, kutu ini dapat bersembunyi di bagian bawah kulit. Jika tidak segera ditangani, kutu dapat bergerak ke bagian atas kulit untuk kemudian berkembang biak di sana. Mengerikan!

Kutu penginfeksi penyebab scabies ini hanya bisa bertahan selama 48 – 72 jam tanpa kontak manusia. Akan tetapi, jika sudah menyerang manusia, mereka dapat bertahan selama dua bulan atau bahkan lebih lama; khususnya jika iklim di sekitar tubuh inangnya tergolong dingin dan lembap.

Pada umunya, penyakit ini dapat menular melalui kontak langsung dengan kulit yang terinfeksi. Hati-hati! Selain melalui sentuhan antar kulit dengan kulit, scabies juga dapat menular melalui pakaian, handuk, bahkan kasur yang dipakai bersama. Karenanya, tidak heran jika seseorang telah terinfeksi scabies, maka anggota keluarga atau orang lain yang berada di bawah atap yang sama dengan dirinya juga akan tertular penyakit ini.

Biasanya, scabies ditandai oleh gejala…

Pada kebanyakan kasus, penderita scabies akan merasakan sensasi gatal yang intens di malam hari. Lebih lanjut, gatal biasanya terasa di beberapa area tubuh, seperti sela-sela jari, pergelangan tangan, perut, pusar, bokong, selangkangan, garis bra, payudara, siku, ketiak,  bahkan alat kelamin.

Cegah scabies dengan cara…

Mengingat betapa berbahayanya penyakit scabies, maka tidak berlebihan jika Anda mulai mencegah dan mengobati penyakit yang satu ini sedini mungkin. Lalu, adakah cara ampuh demi menyembuhkan serta menangkal scabies? Ini dia poin lengkapnya:

1. Menjaga kebersihan

Jika salah satu anggota keluarga tertular scabies, maka segera cuci semua pakaian yang dikenakan, selimut, dan alat rumah tangga lainnya yang berhubungan dengan kontak kulit dan sering digunakan bersama. Tidak cukup sampai di situ! Anda juga disarankan untuk mencuci semua barang tadi dengan borax, untuk kemudian direndam dengan air panas.

2. Berobat bersamaan

Karena scabies biasanya menular ke anggota keluarga lain dengan cepat, maka Anda dianjurkan untuk berobat bersamaan. Tujuannya tidak lain untuk meminimalisir kemungkinan di mana anggota keluarga yang sudah sehat akan tertular lagi.

3. Mengompres kulit

Meskipun terasa sangat gatal, namun Anda tidak dianjurkan untuk menggaruk kulit secara berlebihan. Takutnya, hal ini justru dapat memicu timbulnya infeksi kuman dan jamur. Solusinya, kompres kulit yang terinfeksi dengan air dingin. Sejuknya air dijamin akan mengurangi rasa gatal dengan optimal.

4. Mandi dengan menggunakan shampo kutu

Bagi Anda yang sedang menderita scabies, atau takut tertular penyakit ini lagi, maka disarankan untuk membasuh rambut dan seluruh tubuh dengan shampo kutu yang telah diencerkan. Alasannya tidak lain karena shampo jenis ini mengandung sulfur atau borax.

5. Menggunakan krim dan obat oral

Jika scabies masih terus melanda padahal semua cara sudah dicoba, maka Anda diharuskan untuk segera berkonsultasi dengan dokter. Mengapa? Karena dengan cara ini, Anda akan mendapatkan krim serta obat oral pengurang rasa gatal yang telah diresepkan oleh dokter.

(Baca: Mengenal Ragam Infeksi Jamur)