Sebelum Terlambat, Kenali dan Waspadai Gejala Miom

gejala miom
Miom merupakan sel tumor yang muncul di dalam atau sekitar uterus. Meskipun tidak bersifat ganas, namun bukan berarti Anda dapat mengabaikannya, lho! Sebelum terlambat, yuk, kenali dan waspadai gejala miom berikut ini!

GoDok – Gejala miomApa yang pertama kali terbersit dalam pikiran Anda ketika mendengar kata ‘miom’? Mungkin, Anda akan bergidik ngeri karena mengasosiasikan penyakit ini dengan kanker yang mematikan. Padahal, jika ditilik lebih lanjut miom sama sekali berbeda dengan kanker. Miom -dikenal juga dengan istilah ‘mioma’, ‘leiomioma’, atau ‘uteri fibroid’- merupakan sel tumor yang muncul di dalam atau sekitar uterus. Meskipun tidak bersifat ganas, namun bukan berarti Anda dapat mengabaikannya, lho!

Untuk meminimalisir miom, yuk, kenali dan waspadai gejala miom berikut ini

1. Nyeri dan pendarahan hebat saat menstruasi

Gejala miom yang pertama adalah nyeri dan pendarahan hebat saat menstruasi. Memang, nyeri saat menstruasi merupakan hal yang lumrah di rasakan oleh hampir setipa wanita. Namun, berbeda kasusnya dengan penderita miom; karena mereka kerapkali merasakan nyeri hebat hingga bisa menyebabkan pingsan.

Lantas, kenapa miom bisa memicu pendarahan hebat saat menstruasi? Ternyata, terdapat dua faktor yang menjadi penyebabnya, yaitu:

  • Miom yang tumbuh di rahim akan membuat pembuluh darah sulit tertutup. Inilah yang membuat darah menstruasi keluar dalam jumlah banyak.
  • Miom dalam rahim dapat merangsang pembentukan protein tertentu yang membuat pembuluh darah membesar. Nah, pembuluh darah besar inilah yang kemudian menjadi dalang pendarahan hebat saat menstruasi.
2. Nyeri mendadak

Pada dasarnya, miom adalah sel yang memerlukan pasokan darah dan oksigen untuk berkembang. Nah, jika tidak mendapatkan pasokan darah dan oksigen yang cukup, miom akan membesar secara perlahan, lalu mati. Miom yang mati akan melepaskan senyawa kimia; akibatnya, rahim akan terlihat membengkak dan terasa nyeri.

3. Panggul sering terasa sakit dan tertekan

Penyebab mengapa penderita miom sering mengeluhkan nyeri pada bagian panggul adalah karena miom yang membesar ternyata turut meningkatkan ukuran rahim. Dampakanya, rahim yang semakin membesar akan menekan panggul sehingga area ini terasa nyeri dan tertekan.

4. Sering buang air kecil

Gejala miom yang selanjutnya adalah timbulnya gangguan pada saluran kemih, seperti meningkatnya frekuensi buang air kecil dan sensasi nyeri atau panas setiap kali berkemih. Mengapa bisa begitu? Penyebabnya tidak lain karena miom yang semakin membesar akan turut menambah ukuran rahim. Jika dibiarkan terus membesar, rahim akan menekan saluran kemih sehingga muncullah keluhan-keluhan tadi.

5. Nyeri saat berhubungan seksual

Jarang yang mengetahui bahwa miom yang tidak segera ditangani dapat mengganggu kontraksi rahim, terutama ketika berhubungan seksual. Karenanya, tidak heran jika penderita miom akan mengeluhkan nyeri saat berhubungan seksual, malah bisa sampai menemukan bercak darah pada vagina. Mengerikan!

6. Gangguan sistem pencernaan

Gejala miom yang lain adalah timbulnya gangguan pada sistem pencernaan. Biasanya, keluhan yang dirasa adalah susah buang air besar atau konstipasi.

7. Kaki sering terasa sakit

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, miom yang semakin membesar akan membuat rahim menekan panggul. Ternyata, hal ini dapat berakibat buruk pada kaki, lho! Karena himpitan rahim pada panggul bisa saja turut menekan syaraf yang terhubung ke salah satu atau kedua kaki sehingga timbullah rasa sakit pada organ gerak ini.

8. Sering mengalami masalah pada kandungan

Gejala miom yang terakhir adalah timbulnya masalah pada kandungan, seperti keguguran yang terjadi berulang. Tidak ingin hal ini terjadi, bukan? Yuk, segara tangani miom sebelum semakin membesar dan membuat Anda susah memiliki momongan!

Itu tadi beberapa gejala miom yang harus Anda ketahui. Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Atasi permasalahan kandungan Anda dengan gunakan fitur ‘Tanya Dokter. GRATIS! Download aplikasi Go Dok di sini.