Sebelum Terlambat, Kenali Dahulu Bahaya Konsumsi Obat Tidur!

www.go-dok.com

Seperti yang telah kita ketahui, tidur merupakan kegiatan harian yang wajib dilakukan setiap orang, termasuk Anda. Tujuannya tidak lain dan tidak bukan adalah untuk menjaga jam normal tubuh manusia dalam beraktivitas dan beristirahat. Akan tetapi, tidak semua orang dapat terlelap dengan mudah. Alasannya sangatlah beragam, mulai dari lingkungan sekitar yang tidak mendukung, kemunduran kesehatan mental, hingga kondisi medis, seperti insomnia. Jika sudah begitu, banyak yang kemudian memutuskan untuk mengonsumsi obat tidur. Tapi, tahukah Anda kalau kebiasaan mengonsumsi obat jenis ini ternyata sangat berbahaya bagi tubuh? Tidak percaya? Berikut penjelasan lengkapnya:

1. Pusing dan mual

Pada dasarnya obat tidur merupakan substansi kimia, maka jika dikonsumsi secara berlebihan dapat memberikan efek negatif bagi tubuh, seperti pusing, mual, mulut kering, sakit kepala, nyeri otot, sembelit, bahkan insomnia berlanjut. Lebih lanjut, jarang yang mengetahui bahwa konsumsi obat tidur setiap hari justru dapat menurunkan tingkat konsentrasi saat beraktivitas. Lho, kok bisa? Hal ini dikarenakan obat tidur dapat memicu timbulnya halusinasi serta ketidakstabilan memori.

2. Ketergantungan

Siapa bilang hanya zat psikotropika saja yang bisa menyebakan ketergantungan? Jika dibiarkan berlarut-larut, kebiasaan mengonsumsi obat tidur setiap kali ingin terlelap dapat menyebabkan otak bagian tengah terbiasa untuk menstimulus produksi hormon tubuh hanya jika ada asupan zat tertentu, dalam hal ini adalah senyawa sedatif dalam obat tidur. Reaksi ini ternyata sama persis dengan efek buruk konsumsi narkotika. Mengerikan, bukan?

3. Terganggunya sistem pernapasan

Dampak negatif lain dari konsumsi rutin obat tidur adalah terganggunya sistem pernapasan dan menurunkan volume udara dalam setiap tarikan napas. Jika tidak ditangani dengan cepat, hal ini akan menyebabkan konsentrasi oksigen dalam darah menurun sehingga fungsi tubuh dan otak akan terganggu.

4. Penurunan nafsu makan

Dengan rutin mengonsumsi obat tidur, Anda secara tidak langsung telah memaksa tubuh untuk mengubah jam biologis alaminya. Hasilnya, sistem metabolisme tubuh akan terpengaruh sehingga timbullah beberapa gangguan, salah satunya adalah penurunan nafsu makan.

5. Parasomnia

Terakhir, dampak negatif yang diakibatkan oleh konsumsi obat tidur secara terus menerus adalah munculnya gangguan parasomnia, yaitu kondisi di mana Anda tidak dapat mengontrol tindakan dan perilaku tertentu, seperti berjalan-jalan, makan, dan menelepon saat akan atau sedang tertidur. Hal ini jelas sangat membahayakan karena Anda dapat mengalami kecelakaan yang disebabkan oleh kegiatan tak sadar yang dilakukan.

Daripada membiasakan diri untuk mengonsumsi bahan tertentu agar dapat tertidur, ada baiknya Anda mencoba solusi lain yang lebih aman, seperti meditasi dan mendengarkan musik yang menenangkan, agar tubuh terelaksasi dan dapat terlelap dengan sendirinya. Selamat tidur!

Comments are closed.