Pola Hidup yang Baik bagi Anda Penderita Hipertensi

GoDokHipertensi merupakan penyakit yang dapat dikatakan sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Meskipun begitu, kesadaran masyarakat akan bahaya dari penyakit ini masih rendah. Padahal, hipertensi tidak boleh dianggap sepele, lho. Sebab, jika dibiarkan, penyakit ini dapat menimbulkan beberapa penyakit, seperti stroke, serangan jantung, dan gagal ginjal.

Lalu, apa yang menjadi penyebab munculnya hipertensi? Sejatinya, banyak hal yang dapat menyebabkan terjadinya kondisi ini. Salah satunya adalah kebiasaan mengonsumsi junk food, makanan berpengawet, makanan yang mengandung kadar garam cukup tinggi, dan pola hidup yang tidak bagus. Beberapa penderita hipertensi  mengatasi  dengan menjaga pola makan dan mengonsumsi obat-obatan penurun tensi yang telah banyak dijual bebas di apotek.

Karenanya, perbaikan pola makan penderita hipertensi harus pula diimbangi dengan  perubahan gaya hidup mereka. Nah, bagaimanakah pola hidup tersebut? Berikut adalah daftar hal-hal yang dapat Anda lakukan untuk memperbaiki pola hidup Anda :

1. Olahraga

Tidak hanya baik untuk kesehatan jantung, rutin berolahraga juga ternyata baik untuk penderita hipertensi. Meskipun begitu, penderita hipertensi tidak perlu melakukan olahraga yang terlalu berat. Anda cukup melakukan olahraga ringan, seperti berjalan kaki, bersepeda, renang, dan sebagainya.

Eits, jangan salah, berolahraga ringan juga manfaatnya besar, lho! Dengan berjalan kaki saja, tekanan darah Anda akan turun sekitar 6 – 8 mmHg. Selain itu, jantung juga tidak perlu berupaya terlalu keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh, sebab jantung dapat menggunakan oksigen dengan efisien. Anda dapat melakukannya selama 30 – 45 menit setiap hari dalam seminggu.

2. Yoga

Menurut penelitian, melakukan kegiatan yoga setiap hari dapat membantu menurunkan risiko tekanan darah tinggi . Dengan melakukan yoga, tekanan darah Anda akan menurun sekitar 4,5 – 4,9 mmHg. Pasalnya, yoga dapat menenangkan sistem saraf simpatik yang berfungsi untuk mengatur tekanan darah.

3. Berhenti merokok

Semua orang tahu bahwa merokok adalah kebiasaan yang sangat tidak baik bagi tubuh. Dengan merokok, dinding pembuluh darah Anda akan mudah terluka dan pembuluh darah akan mengeras lebih cepat. Hal inilah yang kemudian menyebabkan seseorang mengalami hipertensi. Karenanya, berhentilah merokok jika Anda memiliki riwayat hipertensi.

4. Mengurangi lembur

Bagi Anda penderita hipertensi yang juga merupakan pegawai kantoran, kurangilah melembur pekerjaan Anda setiap hari. Karena selain dapat meningkatkan stres, lembur juga berpotensi membuat Anda jarang berolahraga dan jarang mengonsumsi makanan sehat.

5. Mendengarkan musik klasik

Jika Anda merupakan penggemar musik metal atau pop, cobalah untuk mulai mendengar genre lain, yaitu musik klasik. Menurut beberapa penelitian, mendengarkan musik-musik gubahan Beethoven, Mozart, Chopin, dan Bach dapat berkontribusi dalam menurunkan tensi darah Anda. Melakukan hal tersebut selama 30 menit sembari bernapas secara perlahan mampu menurunkan tekanan darah sistolik sebanyak 3,2 mmHg dalam seminggu. Hebat, bukan?

Harus Anda ingat, bahwa hipertensi bukannya muncul karena tanpa sebab. Karenanya, perhatikanlah selalu pola makan dan pola hidup Anda agar selalu terhindar dari munculnya hipertensi.

Baca juga bahaya kerja lembur bagi kesehatan Anda, klik di sini.

Comments are closed.