Sering Terbangun di Tengah Malam? Mungkin Ini Penyebabnya

sering terbangun di tengah malam
Terbangun di tengah malam menyebabkan kurangnya waktu tidur di malam hari yang akan mengakibatkan Anda selalu merasa lapar, mudah lupa, tidak bisa mengendalikan emosi, dan mudah terkena penyakit.

GoDok – Ketika kantuk mulai menyerang, secara refleks Anda akan menyesuaikan diri serta kondisi di sekitar agar dapat terlelap dengan segera. Duh, nikmat rasanya jika dapat tidur dengan pulas agar pagi nanti dapat terbangun dengan tubuh yang segar! Apalagi, tidur merupakan salah satu terapi yang paling baik bagi tubuh Anda.

Namun, kualitas tidur seringkali menurun karena Anda kerap terbangun di tengah malam. Jangan anggap sepele! Sebab, kurangnya waktu tidur di malam hari akan mengakibatkan Anda selalu merasa lapar, mudah lupa, tidak bisa mengendalikan emosi, dan mudah terkena penyakit. Lebih lagi, jika kebiasaan terbangun di malam hari ini semakin sering terjadi, maka bisa jadi hal ini merupakan pertanda dari beberapa kondisi tubuh yang perlu mendapatkan perhatian ekstra, seperti:

 1. Psikologis yang terganggu

Jarang yang mengetahui bahwa kondisi psikologis yang terganggu ternyata dapat menyebabkan Anda sering terbangun di tengah malam. Mengapa? Mental yang tertekan, stres, serta mengalami depresi terbukti dapat mempengaruhi produksi melatonin (hormon yang mengatur jadwal dan pola tidur). Singkatnya, semakin tidak beraturannya jumlah melatonin dalam tubuh, maka akan semakin kacau pula ritme serta kualitas tidur. Karenanya, tidak heran jika Anda kemudian sering terjaga di tengah malam dan sulit untuk kembali terlelap.

(Baca: Anda Sering Mendengkur? Waspadai Kematian Mendadak Saat Tidur!)

2. Pengaruh obat-obatan

Ternyata, beberapa jenis obat-obatan –terutama yang termasuk dalam golongan diuretik dan beta-blockers– dapat meningkatkan risiko Anda sering terbangun di tengah malam. Jika obat diuretik membuat produksi urin meningkat sehingga Anda harus sering buang air kecil, maka jenis beta-blockers dapat memacu kinerja sistem peristaltik -gerakan otot-otot saluran pencernaan untuk menelan makanan dan minuman- dalam tubuh. Dampaknya, otot di saluran pencernaan akan sering berkontraksi sehingga meningkatkan rasa ingin buang air besar.

(Baca: Sebelum Terlambat, Kenali Dahulu Bahaya Konsumsi Obat Tidur!)

3. Gejala penyakit

Jangan anggap remeh jika kebiasaan bangun di tengah malam semakin sering terjadi! Karena bisa jadi, hal ini merupakan pertanda dari gangguan kesehatan yang lebih parah, seperti asma, penyakit jantung, bahkan penyakit Parkinson. Karenanya, jangan ragu untuk segera berkonsultasi dengan dokter, ya!

4. Perubahan hormon

National Sleep Foundation menyatakan bahwa 40% dari total wanita yang sedang dalam masa transisi menuju menopause akan mengalami masalah tidur, salah satunya adalah sering terbangun di tengah malam. Kok, bisa? Hal ini disebabkan oleh adanya perubahan kondisi hormonal dalam tubuh yang akhirnya dapat mengganggu pola serta ritme tidur. Selain menopause, perubahan hormon pada kaum hawa juga dapat dipicu oleh beberapa kondisi lain, seperti menstruasi dan kehamilan.

(Baca: Menstruasi Sering Terganggu? Mungkin Ini Penyebabnya)

5. Rasa sakit

Selanjutnya, salah satu penyebab mengapa Anda sering terbangun di tengah malam adalah karena rasa sakit atau nyeri kronis yang diderita. Sebut saja beberapa kondisi yang seringkali jadi dalangnya, seperti arthritis, fibromyalgia, atau sindrom sendi temporomandibular (kondisi di mana otot rahang mengalami gangguan).

6. Efek kafein

Bagi Anda penggemar teh dan kopi, kebiasaan terbangun di malam hari mungkin merupakan hal yang lumrah terjadi. Alasannya tidak lain karena kafein yang terkandung di dalam 2 bahan tadi tebukti dapat menghambat produksi melatonin serta meningkatkan kinerja hormon adrenalin. Dampaknya, Anda akan terbangun di malam hari karena otak tetap dalam keadaan ‘waspada’.

(Baca: Mari Berbicara Tentang Kopi)

Solusinya, selain dengan mengurangi jumlah asupan, Anda juga dapat mengatur jadwal minum teh dan kopi agar tidak terlalu dekat dengan waktu tidur. Selain itu, perbanyaklah minum air putih agar kafein dapat keluar dari sistem tubuh dengan cepat melalui urin.

7. Faktor lingkungan

Kurang kondusifnya lingkungan sekitar juga turut meningkatkan risiko Anda terbangun di tengah malam, lho. Bayangkan saja! Betapa susahnya untuk tidur dengan lelap jika lingkungan di sekitar Anda terlalu bising. Karenanya, selektiflah dalam memilih tempat untuk beristirahat. Usahakan kondisi menjelang waktu tidur tergolong senyap. Selain itu, Anda juga dapat mematikan sumber penerangan demi mendapatkan tidur yang lebih berkualitas.

Itu tadi 6 hal yang dapat menyebabkan Anda sering terbangun di tengah malam. Semoga bermanfaat!

Comments are closed.