Penyebab Mata Bintitan; Benarkah Karena Rajin Mengintip?

penyebab mata bintitan
Mata bintitan, alias timbilen, atau yang di dalam dunia medis disebut pula dengan istilah hordeolum, merupakan sebuah peradangan pada kelenjar di tepi kelopak mata, baik bagian atas maupun bagian bawah

GoDok – Penyebab Mata BintitanTentu Anda mengenal istilah bintitan, yang populer untuk menyebut suatu penyakit yang mebuat mata menjadi bengkak dan merah. Banyak yang terkena penyakit ini merasa malu bukan main. Pasalnya, sejak lama, banyak rumor mengatakan bahwa penyakit ini menyerang mereka yang gemar mengintip orang lain saat mandi. Benarkah seperti itu? Jangan asal percaya, simak dulu penjelasan ilmiahnya penyebab mata bintitan berikut ini!

Penyebab Mata Bintitan

Apa itu bintitan?

Mata bintitan, alias timbilen, atau yang di dalam dunia medis disebut pula dengan istilah hordeolum, merupakan sebuah peradangan pada kelenjar di tepi kelopak mata, baik bagian atas maupun bagian bawah. Kelenjar di area kelopak mata ini menghasilkan minyak yang jika menyumbat maka akan memblokir kelancaran drainase kelenjar. Nah, jika ada bakteri yang terjebak di dalam kelenjar saat tersumbat, maka terjadilah infeksi, yang kemudian menghasilkan nanah. Tak hanya bernanah, infeksi bakteri juga akan menyebabkan mata menjadi kemerahan dan meradang.

Dalam dunia medis, terdapat dua jenis hordeolum, di mana yang pertama hordeolum externum, dimana benjolannya terlihat di luar kelopak mata atau di luar garis bulu mata. Kedua, hordeolum internal yang berupa benjolan di dalam kelopak mata atau di dalam garis bulu mata. Ciri dari terjadinya infeksi ini adalah benjolan merah pada kelopak mata (mirip) jerawat yang biasanya menimbulkan rasa sakit, semakin lama semakin besar dan akhirnya akan pecah sendiri dan mengering.

(Baca: Mengenal Ragam Infeksi Jamur)

Berapa usia yang rentan terkena?

Tanpa bisa diprediksi, penyakit ini bisa menyerang siapa saja, mulai dari anak-anak hingga orang tua. Meski begitu, dalam sebuah penelitian ditemukan bahwa hordeolum lebih banyak diderita oleh usia dewasa daripada anak.

Apa penyebab mata bintitan?

Umumnya, bakteri yang menginfeksi mata dan penyebab mata bintitan adalah kuman Stafilokokus (Staphylococcus aureus). Bakteri ini biasanya disebarkan melalui udara sehingga mudah bagi seseorang yang berdekatan dengan penderita untuk terkena infeksinya. Jadi, hal ini bukan disebabkan oleh kebiasaan mengintip seseorang, ya!

Apa yang harus dilakukan jika terinfeksi?

Hal pertama yang harus Anda lakukan tentu adalah pergi ke dokter untuk memeriksakan kondisi tersebut. Sejatinya, hordeolum externum cukup mudah untuk didiagnosis dan pengobatan tepat dari resep dokter akan menghambat perkembangan infeksi penyakit ini. Anda juga tidak memerlukan pengobatan khusus (selain resep dokter), dan hanya perlu mengompres bagian yang terinfeksi dengan air hangat selama 10 menit.

Hal ini harus dilakukan secara rutin, empat kali sehari, guna mampercepat proses penyembuhan. Anda mungkin membutuhkan waktu seminggu sejak benjolan muncul sampai benjolan hilang sempurna. Namun, untuk hordeolum internal biasanya lebih menyakitkan dan cenderung harus ditangani secara khusus oleh dokter.

(Baca: Glaukoma – Gejala, Penyebab dan Penanganannya)

Bagaimana cara pencegahannya?

Hal ini sebenarnya mudah saja. Anda dapat mencegah munculnya hordeolum dengan tidak menggosok-gosok mata dan menjaga kelopak mata tetap bersih. Jika hordeolum benar-benar mengganggu atau muncul lebih sering, jaga agar kelopak mata tidak terpapar bakteri dan konsultasikan masalah ini dengan dokter mata.

Jika sudah terkena, bisakah terinfeksi kembali?

Ada saatnya hordeolum, alias mata bintitan dapat terjadi berulang. Misalnya, saat seseorang baru sembuh dari bintitan, maka peradangan ini dapat terjadi kembali di area mata lainnya. Bahkan, hordeolum dapat muncul di dua lokasi mata dalam satu waktu dan sangat mungkin untuk kambuh kembali. Mengerikan, bukan?

(Baca: Cegah Kerusakan Mata dengan Konsumsi Makanan Ini)

Nah, itu dia penyebab mata bintitan yang perlu Anda ketahui. Yuk, lakukan langkah pencegahannya sebelum terinfeksi! Semoga bermanfaat!