Penyakit Tropis yang Rawan Menjangkit Negara-negara ASEAN

penyakit tropis

GoDok- Penyakit tropis- Seperti yang telah Anda ketahui, 8 Agustus diperingati sebagai hari jadi ASEAN. Nah, khusus untuk merayakan hari spesial ini, Go Dok kini hadir dengan artikel yang khusus membahas jenis penyakit tropis yang rawan menjangkiti negara-negara anggota ASEAN -termasuk Indonesia.

Apa saja penyakit tropis yang dimaksud? Ini dia daftar lengkapnya:

1. Schistosomiasis

Penyakit tropis pertama yang rawan menjangkiti penduduk dari negara ASEAN adalah schistosomiasis. Penyakit yang dipicu oleh masuknya cacing parasit jenis Schistosoma ke dalam tubuh ini umum sekali menimpa mereka yang tinggal di dataran tinggi.

Jika sudah masuk ke dalam tubuh melalui pori-pori kulit, cacing akan langsung menuju jantung, paru-paru, lalu hati. Hati-hati! Jika tidak segera ditangani, penyakit schistosomiasis dapat membuat penderitanya mengalami beberapa komplikasi medis, seperti disentri, keracunan, penurunan berat badan yang signifikan, pembengkakan hati, bahkan kematian.

2. Kaki gajah

Akrabkah Anda dengan penyakit bernama kaki gajah? Kondisi medis yang membuat penderitanya mengalami pembengkakan di beberapa bagian tubuh -semisal kaki, lengan, dan alat kelamin- ini ternyata dipicu oleh masuknya cacing Filaria ke dalam pembuluh getah bening.

Ingat! Jika kaki gajah tidak segera ditangani, maka besar kemungkinannya bagi penderita untuk mengalami kecacatan permanen. Jadi, jangan anggap remeh penyakit yang satu ini, ya!

3. Kusta

Selanjutnya, penyakit tropis yang patut Anda waspadai adalah kusta. Kondisi medis yang dipicu oleh infeksi bakteri Mycobacterium leprae ini faktanya dapat membuat area tubuh yang terjangkit menjadi lumpuh dan mati rasa.

Waspada! Jika tidak segera ditangani, kusta terbukti dapat memicu timbulnya komplikasi lain yang lebih parah, seperti cacat permanen (kehilangan rambut alis serta kehilangan jari kaki & tangan), terganggunya fungsi mata (lagoftalmus, ektropion, entropion, dan kebutaan), hingga kerusakan saraf.

4. Cacingan

Tentunya, Anda akrab dengan penyakit cacingan. Ya, kondisi medis yang sering disangkutpautkan dengan anak-anak ini memang umum sekali menjangkiti penduduk dari negara tropis -termasuk Indonesia. Segera konsultasikan kesehatan Anda atau anak jika terbukti menunjukkan beberapa gejala khas cacingan, seperti penurunan berat badan yang signifikan, perut membusung, hingga sakit perut hebat.

Sebenarnya, terdapat beberapa cara yang dapat dipraktikkan demi mencegah cacingan, lho! Contohnya adalah dengan menggunting kuku kaki dan tangan secara teratur, menjaga kebersihan makanan dan lingkungan sekitar, membiasakan diri untuk selalu menggunakan alas kaki, hingga rutin membersihkan kotoran hewan peliharaan.

5. Frambusia

Terakhir, penyakit tropis yang patut Anda waspadai adalah frambusia. Kondisi medis yang juga dikenal dengan istilah ‘patek’ ini dipicu oleh infeksi bakteri Treponema pallidum dan termasuk ke dalam penyakit kulit menular.

Perlu diketahui bahwa gejala umum patek adalah timbulnya bintil kecil berwarna kemerahan pada permukaan kulit. Jika dibiarkan terus berlanjut, bintil ini akan membesar dan mengandung nanah. Ketika pecah, bintil akan meninggalkan bekas serupa kerak pada permukaan kulit. Mengerikan, bukan?

Itu tadi beberapa jenis penyakit tropis yang rawan menjangkiti negara-negara anggota ASEAN. Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Konsultasi kesehatan kini bisa langsung lewat gadget Anda. Download aplikasi Go Dok di sini.