Penyakit pada Kulit Bayi; Ternyata ini Umum Terjadi!

Penyakit kulit pada bayi

GoDok- Penyakit pada kulit bayi- Bunda,  sering menemukan warna merah atau kulit kering pada bayi Anda? Mungkin, tidak hanya Anda yang mengalaminya. Kulit bayi memang masih sensitif terhadap hal-hal luar. Anda tidak perlu panik dan tetap pantau gejala-gejala lainnya, karena bisa jadi bayi Anda mengidap salah satu penyakit umum yang menyerang kulit bayi seperti di bawah ini. Penasaran penyakit apa saja yang menyerang kulit bayi?

Simak penjelasan seputar penyakit pada kulit bayi dari Go Dok berikut!

Berdasarkan informasi yang dilansir dari Parenting.com, kulit merupakan salah satu daya tahan tubuh manusia. Fungsi kulit sendiri adalah untuk melindungi tubuh dari benda asing, mulai dari sinar matahari hingga debu. Namun, menurut direktur ilmu kesehatan kulit anak di Johns Hopkins Children’s Center, Bernard Cohen, M.D., butuh satu tahun bagi kulit bayi untuk dapat berfungsi maksimal.

Kondisi kulit bayi yang masih sensitif membuat hampir setiap bayi terserang beberapa jenis penyakit. Penyakit ini adalah masa-masa di mana kulit bayi sedang beradaptasi. Lantas, apa saja penyakit-penyakit tersebut?

1. Intertigo

Salah satu penyakit pada kulit bayi adalahIntertigo. Sebuah kondisi di mana terdapat ruam merah pada kulit bayi, terutama pada bagian lipatan seperti leher. Biasanya penyakit ini menyerang bayi gemuk berusia di bawah 6 bulan. Intertigo ini disebabkan oleh kelembapan yang diakibatkan air ludah yang menetes pada bagian tersebut dan tidak terkena udara sama sekali.

Gejalanya terlihat seperti warna merah yang agak parah di bagian dalam kulit. Si bayi mungking tidak terganggu dengan penyakit ini sama sekali, kecuali penyakit ini menimbulkan rasa sakit jika terjadi gesekan di antara lipatan kulit.

Menurut Dan Brennan, M.D., seorang dokter anak dari AS, cara menyembuhkan intertigo adalah dengan sering-sering membersihkan ruam tersebut dengan air dan mengoleskan petroleum jelly untuk melindunginya. Ketika bayi sudah mulai besar dan aktif menggerakkan leher, intertigo akan pergi dengan sendirinya.

2. Biang Keringat

Penyakit ini diketahui sering menyerang bayi pada bagian leher, punggung, wajah, atau bokong bayi. Biang keringat terlihat dengan tanda warna kulit kemerahan. Penyakit ini cukup mengganggu bayi karena terasa gatal dan menimbulkan gelembung kecil berair.

Biang keringat biasanya disebabkan oleh udara panas, cuaca lembap dan pakaian yang terlalu ketat. Anda bisa memberikan pakaian yang longgar dan hindari bayi dari suhu yang terlalu panas. Ruam biasanya akan membaik dalam waktu 30 menit kemudian.

3. Seborrhea

Penyakit kulit pada bayi selanjutnya adalah seborrhea. Seborrhea adalah peradangan pada kulit yang menimbulkan adanya sisik di bagian kulit kepala, wajah, belakang telinga, leher, pipi, bahkan dada. Biasanya, seborrhea menyerang bayi berusia di bawah 6 bulan. Seborrhea menyerang kulit kepala, penyakit ini terlihat seperti kulit kepala kering yang berkerak warna putih atau kuning dan tampak seperti ketombe.

Penyebabnya antara lain bisa karena infeksi maupun produksi minyak yang berlebihan dari folikel rambut. Namun, Anda dapat menyembuhkan bayi dari seborrhea dengan menggosok bagian yang meradang dengan minyak zaitun atau baby oil. Kemudian, gunakan sikat yang berbulu halus dan sikat secara lembut.

 4. Eksim

Penyakit ini dapat menyerang bagian mana saja dari tubuh bayi yang berusia 3 hingga 4 bulan. Namun biasanya jarang ditemukan di area bokong atau popok. Biasanya, bayi merasa gatal pada bagian yang terserang eksim ini. Kulit yang terkena eksim akan terlihat kering dan berkerak atau adanya gelembung kecil. Gelembung itu dapat pecah dan mengeluarkan cairan, bahkan nanah dan kerah jika sudah parah.

Eksim dapat disebabkan oleh apapun karena kulit bayi masih rentan. Setiap orang bahkan dapat terserang eksim dikarenakan alergi tertentu seperti sabun atau deterjen. Langkah awal untuk menanginya adalah menghilangkan rasa gatal agar tidak terjadi infeksi. Anda bisa memberikan lotion atau krim pelembab agar menjadi lebih lembab. Selanjutnya Anda bisa membawa bayi ke dokter untuk pengobatan lebih lanjut.

5. Dermatitis kontak.

Penyakit kulit pada bayi yang umum terjadi yang terakhir adalah dermatitis kontak. Penyakit ini adalah inflamasi pada kulit yang terpapar oleh bahan penyebab alergi. Pada kulit yang terserang, akan timbul ruam yang besar, gatal, serta rasa terbakar. Bila dermatitis kontak menyerang hampir seluruh tubuh, bisa jadi disebabkan oleh deterjen atau sabun.

Bila ruam terlihat kering, Anda bisa melembapkan bagian tersebut. Jika penyakit tersebut tidak mengganggu si bayi, Anda bisa menghindari penyebab seperti mencuci karpet, mencuci baju, dengan sabun yang lebih lembut. Jika ruam tersebut tampak gatal, Anda bisa menghubungi dokter untuk meminta resep antihistamin.

Itu dia tadi lima penyakit kulit pada bayi yang umum terjadi. Jika bayi Anda menunjukkan tanda-tanda yang semakin parah, sebaiknya Anda langsung menghubungi dokter anak. Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Atasi permasalahan kesehatan buah hati Anda dengan gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ Go Dok untuk tanya jawab dengan dokter seputar permasalahannya. GRATIS! Download aplikasinya di sini.