8 Penyakit Kulit yang Disebabkan Oleh Jamur

penyakit kulit yang disebabkan oleh jamur
Banyak faktor yang memicu timbulnya berbagai jenis gangguan kulit, salah satunya adalah infeksi jamur. Penasaran apa saja penyakit yang disebabkan oleh jamur? Simak poin-poinnya berikut ini

GoDokPenyakit Kulit yang Disebabkan Oleh Jamur – Memiliki kulit yang bersih dan mulus sudah barang tentu jadi keinginan setiap orang, terutama kaum hawa. Bagaimana tidak! Selain menaikkan kepercayaan diri, kulit yang bersih juga seringkali jadi indikator tingkat kebersihan si empunya pemilik tubuh.

Tapi, perkara memiliki kulit yang bersih dan mulus ternyata bukan hal yang mudah, lho! Karena buktinya, banyak faktor yang memicu timbulnya berbagai jenis gangguan kulit, salah satunya adalah infeksi jamur. Eits, istilah ‘jamur’ di sini tidak mengacu pada tumbuhan yang sering kita jadikan sebagai bahan pangan, ya! Kata ‘jamur’ di sini dapat diartikan sebagai jenis mikroorganinsme yang dapat berkembang biak serta menginfeksi kulit manusia.

(Baca: Mengenal Ragam Infeksi Jamur)

Bagaimana? Penasaran ‘kan dengan jenis penyakit kulit apa saja yang dipicu oleh infeksi jamur? Yuk, simak poin lengkapnya berikut ini!

  Penyakit kulit yang disebabkan oleh jamur

1. Panu

Penyakit kulit pertama yang dipicu oleh infeksi jamur adalah panu. Ya, penyakit kulit yang ditandai dengan munculnya bercak berwarna putih, pink, cokelat, atau cokelat gelap ini disebakan oleh jamur Malassezia furfur. Biasanya, panu muncul di beberapa area tubuh, punggung, dada, leher, lengan atas, dan wajah. Jangan anggap sepele panu, ya! Sebab jika tidak segera ditangani, panu dapat menyebar dan memicu timbulnya rasa gatal; terutama saat tubuh berkeringat!

2. Kurap

Jenis penyakit kulit lainnya yang disebabkan oleh jamur adalah kurap. Jangan garuk kurap seenaknya! Menggaruk di bagian yang terasa gatal justru dapat membuat kurap melebar ke area disekitarnya. Lalu, apa sih penyebab kurap? Usut punya usut, infeksi jamur jenis Dermatophytes memicu penyakit kulit yang satu ini. Penularannya sendiri pun sangat beragam, mulai dari kontak langsung dengan penderita, penggunaan barang secara bersamaan dengan penderita, hingga kontak dengan hewan yang menjadi induk jamur penginfeksi.

Ternyata, kurap dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu:

  • Kurap di Kulit Kepala

Kurap yang timbul di area kulit kepala akan menimbulkan ruam, terasa menonjol bila  diraba, berwarna kemerahan, serta berbentuk seperti cacing atau cincin. Ssst, kurap di kulit kepala bisa menjadi penyebab kebotakan prematur, lho!

(Baca: 5 Gangguan Kulit Kepala yang Pantang Dianggap Remeh)

  •  Kurap pada jenggot

Meskipun jarang terjadi, tapi dalam beberapa kasus, kurap dapat muncul pada jenggot. Biasanya jenis ini menimpa kaum pria yang kurang memperhatikan kebersihan jenggot sehingga rentan terinfeksi jamur.

3. Kurap di kuku

Kurap pada kuku sering menimpa mereka yang sering melakukan kegiatan yang berhubungan dengan air. Jenis kurap ini dapat memicu penebalan di lapisan kuku, menyebabkan kuku terlihat kusam, rapuh, dan mudah terlepas.

4. Kurap pada badan

Ini dia jenis kurap yang paling sering ditemui! Kurap pada kulit badan biasanya ditandai dengan munculnya ruam berbentuk bundar yang berwarna pink atau merah.

5. Jock Itch

Jock itch adalah infeksi jamur yang biasanya muncul di paha bagian dalam, sekitar kelamin, serta bokong. Gejala yang umumnya muncul pada kurap jenis ini adalah timbulnya warna kemerahan berbentuk setengah lingkaran yang terasa gatal pada kulit.

6. Kurap di Selangkangan

Tahukah Anda, bahwa kondisi selangkangan yang lembab ternyata dapat memicu timbulnya kurap? Kurap di area selangkangan umumnya dipicu oleh 2 faktor utama, yaitu kebiasaan memakai celana ketat serta obesitas. Selain terasa gatal, kurap jenis ini juga dapat meninggalkan bekas kerutan pada kulit yang terinfeksi.

(Baca: Gatal di Area Selangkangan? Atasi dengan Cara Ini!)

7. Athlete’s Foot

Istilah athlete’s Foot mengacu pada jenis kurap yang ditemukan di antara jari-jari kaki. Jangan anggap sepele! Sebab kurap ini dapat memicu timbulnya ruam yang terasa gatal, kulit bersisik dan kasar, serta nyeri di sela-sela jari kaki. Bahkan, dalam beberapa kasus, athlete’s foot dapat membuat kulit melepuh. Mengerikan!

8. Jerawat

Jerawat yang disebabkan oleh infeksi jamur biasanya timbul di area tubuh tertentu, seperti punggung, dada, dan lengan atas. Jangan tertukar dengan jerawat wajah, ya! Sebab jerawat ini disebabkan oleh infeksi jamur Malassezia folikulitis.

(Baca: Penyakit folikulitis)

Itu tadi beberapa penyakit kulit yang disebabkan oleh jamur. Demi menghindari kemungkinan terkena penyakit-penyakit tadi, Anda sangat disarankan untuk selalu menjaga kebersihan tubuh serta lingkungan sekitar. Semoga bermanfaat!

Comments are closed.