Penyakit Insomnia; Gangguan Tidur yang Siap Mengintai Anda

penyakit insomnia

GoDok- Penyakit Insomnia- gangguan tidur yang mungkin saja sangat akrab di telinga -terlebih lagi jika Anda termasuk individu yang memiliki beban pekerjaan atau rutinitas harian yang berat dan padat. Namun, seberapa dalam Anda mengenal insomnia? Daripada berlarut-larut dalam ketidaktahuan, ada baiknya Anda menyimak penjelasan lengkap mengenai penyakit insomnia berikut ini!

Penyakit Insomnia adalah….

Dari sudut pandang medis, penyakit insomnia dapat dipahami sebagai gangguan tidur yang menyebabkan penderitanya susah terlelap, atau susah mempertahankan waktu tidur yang ideal. Penyebabnya? Banyak ahli mengemukakan bahwa insomnia bisa saja disebabkan oleh beragam faktor, mulai dari riwayat penyakit tertentu (penyakit jantung, gangguan hormon dan saraf, kanker, asam lambung naik (GERD), asma, dll), gangguan psikologis, kebiasaan mengonsumsi obat-obatan jenis tertentu (salmaterol, steroid, obat anti inflamasi non-steroid, dll), hingga pola hidup yang buruk (terbiasa mengonsumsi kafein atau memilki pekerjaan dengan waktu kerja yang tidak tentu).

Lebih lengkapanya, penyakit insomnia dibagi menjadi 3 jenis, yaitu:

  • Sleep onset insomnia, ditandai dengan kecenderungan susah tertidur, padahal malam sudah beranjak larut.
  • Early awakening insomnia, ditandai dengan kecenderungan bangun lebih awal dari waktu biasanya.
  • Sleep maintenance insomnia, ditandai dengan kecenderungan terbangun di malam hari tanpa sebab yang jelas.
Adakah gejala khusus yang menandakan insomnia?

Dari sekian banyak studi yang membahas penyakit insomnia, dapat ditarik kesimpulan bahwa gangguan tidur ini biasanya ditandai oleh beberapa gejala, seperti:

  1. Sulit tertidur di malam hari, atau tidur dalam waktu yang jauh lebih singkat dibanding waktu tidur normal.
  2. Sering merasa kelelahan dan susah fokus di siang hari.
  3. Mengalami perubahan mood menjadi lebih mudah marah, tersinggung, dan sedih.
  4. Rentan mengalami stres.
  5. Tubuh tetap terasa lemah di pagi hari.
  6. Kepala yang terasa sakit dan tegang.
  7. Perut terasa sakit atau tertekan.
  8. Khawatir atau gugup setiap kali menjelang waktu tidur.
Lantas, apa yang harus saya lakukan untuk mengatasi insomnia?

Meskipun bukan termasuk gangguan medis yang mengancam nyawa, penyakit insomnia tetap saja tidak dapat dipandang sebelah mata. Bagaimana tidak! Jika tidak segera ditangani, gangguan tidur ini dijamin dapat menurunkan produktivitas dan kreativitas Anda. Lantas, adakah cara aman dan ampuh untuk mengatasi insomnia? Simak penjabaran lengkap berikut ini!

  1. Hindari kebiasaan makan dan minum salam jumlah yang banyak di malam hari. Mengapa? Sebab hal ini akan membuat lambung terasa penuh dan sesak. Akibatnya, Anda akan lebih sulit tertidur.
  2. Biasakan berolahraga secara teratur. Selain baik untuk kesehatan tubuh, berolahraga secara rutin di pagi hari juga terbukti dapat menurunkan level stres.
  3. Pastikan lingkungan sekitar nyaman. Singkatnya, bagaimana Anda bisa tertidur jika kamar tidur berantakan, bising, dan terlampau terang?
  4. Kurangi rokok dan minuman berkafein. Alasannya tidak lain karena dua hal tersebut terbukti dapat membuat Anda terus terjaga.
  5. Buat jadwal tidur yang teratur. Dengan membiasakan tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap harinya, Anda secara tidak langsung telah membentuk ‘jam bilogis’ sendiri.
  6. Cobalah kegiatan relaksasi tertentu, seperti yoga atau mendengarkan lantunan lagu berirama lembut.

Itu tadi sekelumit penjelasan mengenai penyakit insomnia yang harus Anda ketahui. Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ untuk tanya dokter online yang siap 7×24 jam. Download aplikasi Go Dok di sini.