Penyakit Disfagia, Apakah Itu? Cari Tahu di Sini!

penyakit disfagia

Go Dok- Penyakit disfagia- Pernahkah Anda mendengar mengenai suatu gangguan kesehatan yang bernama disfagia? Disfagia adalah sebuah gangguan menelan yang menyebabkan penderitanya mengalami kesulitan makan.

Yuk, ketahui lebih lanjut penyakit disfagia melalui paparan Go Dok berikut ini!

Berdasarkan informasi yang dilansr dari News-medical.net, istilah disfagia berasal dari “dys” yang berarti kesulitan dan “phag” yang berarti makan. Beberapa penderita disfagia juga mengalami kesulitan menelan cairan. Kesulitan menelan makanan yang disebabkan oleh makan terlalu cepat atau pengunyahan yang kurang baik biasanya merupakan disfagia sewaktu dan tidak perlu dikhawatirkan. Namun, jika keadaan tersebut terjadi berulang-ulang dan mengganggu kenyamanan dan kesehatan, hal ini dapat mengindikasikan bahwa terdapat gangguan yang cukup serius dan perlu segera ditangani.

Proses menelan terdiri dari 4 tahap, yaitu tahap pre-oral stage di mana makanan dikunyah dan dihaluskan oleh saliva, oral stage di mana lidah mendorong makanan dan cairan ke belakang mulut menuju tenggorokan, pharyngeal stage di mana makanan memasuki tenggorokan dan esofagus dan esophageal stage di mana makanan yang sudah halus masuk ke dalam lambung. Kesulitan menelan akan terjadi jika salah satu dari empat tahap ini gagal atau mengalami gangguan.

Biasanya, penderita disfagia akan merasakan gejala sebagai berikut:

  1. Kesakitan saat menelan.
  2. Tidak dapat menelan sama sekali.
  3. Makanan terasa menyangkut di tenggorokan atau dada.
  4. Muntah.
  5. Merasakan makanan atau asam lambung naik ke tenggorokan.
  6. Ngiler atau ngeces pada bayi dan balita.
  7. Berat badan turun.

Penyebab disfagia berbeda-beda pada setiap usia penderitanya. Pada usia bayi dan balita, penyakit disfagia dapat disebabkan oleh kelahiran yang prematur, bibir sumbing atau langit-langit sumbing, muntah-muntah atau kelainan tumbuh kembang pada anak. Sedangkan pada usia dewasa, disfagia berhubungan dengan banyak penyakit yang sering diderita oleh orang dewasa sehingga mengganggu otot dan saraf yang digunakan untuk mencerna makanan. Penyebab disfagia pada usia dewasa di antara lain adalah:

  • Stroke
  • Cedera otak dan tulang belakang
  • Kelainan sistem saraf seperti Parkinsons dan sebagainya
  • Kanker.

Penyakit disfagia juga dapat disebabkan oleh obstruksi jalur pencernaan, sehingga makanan tidak dapat salah satu dari melalui 4 tahap proses menelan makan seperti yang telah dijelaskan di atas. Penyebab obstruksi jalur pencernaan di antara lain adalah:

  • Kelainan pada gigi-gigi yang tidak bertemu satu sama lain
  • Lidah besar
  • Tumor pada tenggorokan
  • Kelainan pada anatomi
  • Makanan atau benda luar yang tersangkut.

Jika tidak ditangani dengan baik, penyakit disfagia dapat menyebabkan beberapa gangguan kesehatan yang cukup serius. Disfagia dapat menyebabkan terjadinya malnutrisi karena sulitnya memasukkan jumlah nutrisi dan cairan yang dibutuhkan di dalam tubuh sehari-harinya. Sulitnya makanan atau cairan untuk masuk ke dalam saluran pencernaan juga dapat menyebabkan gangguan pernafasan seperti pneumonia atau infeksi jalur pernafasan. Hal ini dapat terjadi karena  proses pernafasan dan pencernaan terjadi di jalur yang sama.

Penanganan disfagia tergantung pada penyebab kondisi tersebut yang berbeda-beda di setiap penderita. Beberapa cara penanganan penyakit disfagia antara lain adalah dengan menjalani terapi bicara, melakukan cara makan alternatif seperti menggunakan feeding tube, menjalani operasi untuk menghilangkan obstruksi pada jalur pencernaan, serta melakukan latihan untuk melatih otot-otot yang berfungsi dalam proses penelanan agar dapat berfungsi dengan baik.

Jika Anda merasakan gejala-gejala terkait penyakit disfagia, sebaiknya segera lakukan konsultasi dengan dokter sehingga dapat segera ditentukan penyebab utamanya dan tentunya agar dapat dilakukan penanganan yang tepat.

Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Merasa kesehatan Anda terganggung? Segera chat dokter untuk tanya jawab seputar permasalahan kesehatan Anda, langsung dari Smartphone. GRATIS! Download aplikasi Go Dok di sini.

 

NA/PJ/MA

Referensi