Penyakit Crohn; Kenali Lebih Dekat Sebelum Terlambat!

penyakit crohn
Penyakit Crohn – Bahaya penyakit Crohn dapat mengintai siapa saja. Karenanya, yuk, kenali penyakit crohn lebih dekat lewat pembahasan berikut ini

GoDok  Pernahkan Anda merasa mual dan ingin muntah terus menerus atau merasa kesulitan dalam mencerna makanan yang keras? Apakah perasaan tersebut semakin kuat ketika makanan yang Anda makan berada di perut Anda? Hati-hati, lho! Sebab, bisa jadi Anda tengah menderita penyakit Crohn. Belum pernah dengar tentang penyakit ini?

Sekilas tentang penyakit Crohn

Penyakit Crohn ditemukan pada tahun 1932 dan diberi nama sesuai dengaan nama belakang penemunya; Dr. Burrill B. Crohn. Chron’s Disesase digolongkan ke dalam penyakit radang usus atau Inflammatory Bowel Disease (IBD) dan penyakit radang kronis saluran pencernaan gastrointestinal. Meskipun begitu, penyakit ini berbeda dengan penyakit kolitis ulseratif, jenis penyakit IBD lainnya. Meski gejala kedua penyakit ini terlihat serupa, namun daerah yang terserang keduanya berbeda.

Penyakit Crohn umumnya menyerang bagian ujung usus kecil (ileum) dan bagian pangkal usus besar. Namun, jangan berpikir bahwa hanya kedua bagian itu saja yang dapat terserang. Sebab faktanya, penyakit ini dapat pula menyerang bagian organ pencernaan lain; mulai dari mulut hingga anus. Berbeda dengan penyakit Crohn, penyakit kolitis ulseratif biasanya hanya  menyerang bagian usus besar.

Meskipun banyak teori yang mengungkapkan penyebab terjadinya penyakit Crohn, namun belum ada teori yang benar-benar menjawab penyebab penyakit ini. Meski begitu, para ahli dan peneliti percaya bahwa penyakit ini disebabkan oleh 3 hal; yaitu masalah pada sistem kekebalan tubuh, faktor genetika, dan faktor lingkungan.

Dewasa kini, penelitian telah menunjukkan bahwa 5-20% penderita penyakit Crohn mewarisinya dari orangtua atau leluhur di dalam keluarga. Risiko ini akan semakin meningkat jika kedua orangtua Anda menderita penyakit IBD. Melalui faktor lingkungan, penyakit crohn lebih umum ditemui pada negara-negera maju dan berkembang. Penyakit ini juga banyak ditemui pada warga di kawasan perkotaan, dibanding pada warga kawasan pinggiran atau pedesaan. Di luar ketiga hal tersebut, penyakit Crohn juga dapat dikaitkan dengan faktor usia, kebiasaan merokok, dan infeksi saluran pencernaan di masa kanak-kanak

Lalu, apa saja gejalanya?

Untuk mewaspadai penyakit ini, tentu Anda harus memahami gejala-gejala yang ditimbulkannya, Berikut adalah gejala-gejala pada saluran pencernaan yang mungkin muncul jika Anda menderita penyakit Crohn :

–  Diare terus-menerus

– Pendarahan pada anus

– Ingin buang air besar

– Kram dan nyeri perut

Konstipasi

Nah, selain gejala-gejala yang muncul pada saluran pencernaan, penyakit Chron dan  IBD juga memiliki gejala umum pada tubuh, yang meliputi:

– Demam

– Hilangnya nafsu makan

– Penurunan berat badan

– Munculnya rasa lemas dan lelah

– Timbulnya keringat malam

– Siklus menstruasi yang tidak normal

Baca :

Badan Susah Gemuk? Waspadai Pertanda Penyakit Parah

Menstruasi Sering Terganggu? Mungkin Ini Penyebabnya

Jika Anda mengalami gejala-gejala tersebut, Anda dapat melakukan konsultasi dengan dokter keluarga atau dokter umum untuk mengetahui penyebab dan penyakit Anda secara pasti. Anda disarankan untuk menjelaskan gejala yang dialami, pola makan, riwayat penggunaan obat, riwayat kesehatan keluarga, dan penjelasan lainnya. Dokter kemudian akan melakukan pemeriksaan yang diperlukan untuk mendiagnosis apakah Anda menderita penyakit Crohn atau tidak. Jika ternyata Anda menderita penyakit ini, dokter tentu akan meresepkan cara-cara untuk mengontrolnya.

Semoga bermanfaat!