Penyakit Cacingan; Kenali dan Waspadai Penyebabnya!

penyakit cacingan

Penyakit Cacingan merujuk pada gangguan kesehatan yang timbul akibat masuknya suatu spesies cacing ke dalam tubuh Anda dan dapat disebabkan oleh banyak spesies cacing.

Go DokCacingan merupakan salah satu penyakit yang kerap menghantui anak-anak, sekaligus menyerang mereka tanpa peringatan. Seringnya, seorang anak, remaja, maupun dewasa tidak akan menyadari saat mereka cacingan. Namun, tiba-tiba saja akan muncul keluhan berupa rasa sakit pada perut, dan berat badan yang tak juga bertambah meskipun nafsu makan tinggi. Hati-hati! Penyakit Cacing yang sudah memasuki tahap kronis, bisa saja menyebabkan infeksi pada usus peritonotis yang bisa saja mengakibatkan kematian.

Ini dia serba-serbi mengenai penyakit cacingan yang harus Anda waspadai

Sekilas tentang cacingan

Sejatinya, cacingan merujuk pada penyakit atau gangguan kesehatan timbul akibat masuknya suatu spesies cacing ke dalam tubuh Anda. Cacing yaang masuk ke dalam tubuh dapat menginfeksi banyak organ, mulai dari usus, hati, kaki, hingga mata. Secara umum, gangguan nutrisi akibat asupan makanan terserap oleh cacing, serta anemia karena cacing menghisap darah Anda merupakan dua efek penyakit cacingan yang umum terjadi.

Gejala yang sering muncul adalah keadaan penderita yang lesu, sering mengantuk, tak bergairah, dan seringkali menggaruk-garuk anusnya ketika sedang tidur. Karenanya, waspadalah jika Anda atau anak mengalami gejala-gejala tersebut, dan pergilah ke dokter terdekat untuk diperiksa.

Apa penyebabnya?

Penyakit cacingan dapat disebabkan oleh banyak spesies cacing, yang bisa didapati baik di tanah, makanan, maupun air. Infeksi cacing yang berbeda dapat menimbulkan gejala yang berbeda pula, sehingga akan lebih baik jika Anda mengetahui jenis-jenisnya berikut ini :

1. Cacing cambuk

Dikenal dengan nama ilmiah Trichuris trichiura, cacing ini akan menyerang usus besar Anda dan menghisap sari makanan yang masuk ke sistem pencernaan. Cacing cambuk menginfeksi dengan memasukkan kepalanya pada usus penderita, dan karenanya sering menimbulkan luka pada usus. Tak hanya menghisap sari makanan, cacing cambuk juga dapat menghisap darah Anda sehingga menyebabkan anemia. Betinanya dapat bertelur hingga 5 – 10 ribu butir dalam sehari, dan menyebar pada sebagian besar permukaan usus besar jika dibiarkan saja. Gejala yang ditimbulkan adalah diare.

2. Cacing kremi

Jenis cacing yang satu ini wujudnya seperti kelapa parut, berwarna putih, dengan ukuran kecil-kecil. Jika terinfeksi cacing ini, Anda akan merasakan gatal di wilayah sekitar anus, karena cacing kremi betina akan menggunakan wilayah anus sebagai tempatnya bertelur serta memecahkan larvanya. Setelah itu, larva yang menetas akan masuk ke dalam dubur dan berdiam di usus besar Anda, bergabung dengan induknya. Hati-hati! Menggaruk anus akan mengakibatkaan larva menempel di jari, kuku, sofa, sprei, atau di tempat manapun Anda duduk.

3. Cacing tambang

Dikenal dengan nama ilmiah Necator americanus dan Ancylostoma duodenale, cacing tambang termasuk ganas karena penulaarannya yang cepat dan mudah (lewat kulit kaki), perkembangbiakannya yang cepat, dan kemampuannya menghisap darah. Infeksi cacing ini bisa menimbulkan luka dan pendarahan pada usus, karena mulutnya akan mengerat permukaan usus Anda. Parahnya lagi, cacing ini dapat bertahan hidup di dalam tubuh Anda selama 2 bahkan 10 tahun. Cacing ini dapat menyebabkan anemia akut pada anak karena satu cacing saja, dapat membuat Anda kehilangan darah sebanyak 0,34 cc dalam sehari.

4. Cacing gelang

Terakhir, cacing gelang yang dapat menginfeksi Anda lewat makanan dan minuman yang telah tercemar oleh larvanya. Setelah masuk ke dalam tubuh, cacing gelang akan berdiam di dalam usus halus, dan hidup sebagai parasit dengan  mengambil nutrisi makanan dari tubuh Anda. Hal ini mengakibatkan turunnya berat badan dan diare, serta tak jarang pula menimbulkan kelukaan pada usus halus. Hati-hati! Pada keadaan yang parah, cacing bisa saja berjalan ke paru-paru sehingga membutuhkan penanganan serius untuk mengeluarkannya.

Nah, itu dia penyebab dan gejala penyakit cacingan yang harus Anda ketahui. Faktor risiko utama dari timbulnya penyakit cacingan adalah lingkungan dan makanan yang kotor. Karenanya, jagalah selalu kebersihan lingkungan Anda. Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Jaga kesehatan Anda dengan gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ untuk tanya jawab dengan Tim Dokter Go Dok seputar permasalahannya. GRATIS! Download aplikasinya di sini.