Penyajian Menu Sehat Untuk Hari Raya

menu sehat untuk hari raya

Go Dok – Menu Sehat untuk Hari Raya- Pada lebaran kali ini, makanan apa yang Anda rencanakan untuk dihidangkan? Opor ayam? Gulai daging? Atau telur balado? Hmmm.. Terdengar lezat sekali, bukan? Seakan hidangan lebaran memang disajikan untuk membayar waktu-waktu tanpa sarapan dan makan siang ketika berpuasa. Namun, tahukah Anda bahwa makanan pedas dan bersantan merupakan sumber kolesterol utama? Begitu pula kue-kue dan sirup manis yang hanya akan menambah kadar gula Anda. Semua itu bisa menyebabkan asam urat, kolesterol tinggi, serta diabetes, lho! Lalu, apa yang harus dilakukan agar Anda dapat melalui lebaran dengan selamat dari ketiga penyakit tersebut?

Berikut penyajian menu sehat untuk hari raya yang bisa Anda coba:

1. Memakai gula rendah kalori

Menu Sehat untuk hari raya yang pertama adalah dengan mengganti gula biasa dengan yang rendah kalori. Memang, gula rendah kalori memiliki harga yang lebih mahal, di atas rata-rata gula biasa. Namun, untuk sekali waktu dalam setahun, sepertinya tak terlalu memberatkan jika Anda memakainya di hari raya. Dengan cara ini, Anda dapat mencegah kadar gula dan kolesterol berlebih yang biasanya menghantui hidup setelah Lebaran.

2. Hindari menggoreng makanan

Jika ingin membuat menu sehat untuk hari raya sebisa mungkin, hindarilah membuat sajian Lebaran dengan cara menggorengnya. Pasalnya, semua gorengan di hidangan Lebaran tentu akan sarat dengan minyak, yang memicu meningkatnya kadar kolesterol Anda. Sebagai gantinya, Anda dapat coba mengolah sajian Lebaran dengan merebus, menumis (minyak lebih sedikit), membakar, atau memanggangnya. Keempat cara tersebut efektif untuk mengurangi kadar minyak dalam makanan.

3. Mengganti santan dengan susu tanpa lemak

Menu sehat untuk hari raya yang selanjutnya adalah dengan menggunakan susu tanpa lemak sebagai pengganti santan. Hmmm… Memang, selama ini santan merupakan menu khas Lebaran yang paling popoler. Namun, mengonsumsi santan selama 2 hari berturut-turut hanya akan meningkatkan kadar kolesterol Anda. Karenanya, demi kesehatan, ada baiknya jika Anda berpindah haluan ke arah susu rendah lemak. Tenang, rasanya tidak terlalu berbeda dengan santan, kok!

4. Hindari penggunaan garam dan MSG

Tahukah Anda, bahwa makanan bergaram merupakan pantangan nomor satu bagi para penderita asam urat? Tak hanya itu, Anda yang belum menderita asam urat pun tidak dianjurkan untuk mengonsumsi makanan dengan kadar garam berlebih. Karenanya, hindarilah menggunakan terlalu banyak garam dan MSG pada setiap sajian Lebaran. Jika alasannya adalah untuk menambah citarasa masakan, Anda tentu bisa beralih ke rempah-rempah tradisional, layaknya bawang merah, bawang putih, merica, kunyit, kayu manis, jahe, dan lengkuas.

5. Singkirkan lemak dan gajih

Lemak binatang, seperti bebek, kambing, ayam, dan sapi, memang menjadi godaan tersendiri jika turur dimasak bersama daging. Tidak sedikit dari Anda yang sangat menikmatinya, hingga tak sadar bahwa gajih adalah sumber lemak jenuh dan kolesterol tinggi. Karenanya, singkirkan lemak terlebih dahulu sebelum memasak daging, ya!

6. Sisipkan menu buah dan sayur segar

Menu sehat untuk hari raya yang terakhir adalah dengan menyisipkan buah serta sayuran segar di sela-sela hidangan Lebaran. Buah dan sayuran segar sangat disarankan untuk dikonsumsi saat Lebaran guna mengimbangi lemak yang masuk ke dalam tubuh. Hidangkan keduanya sebagai makanan pendaamping atau penutup. Beres, kan?

Nah, itu dia 6 saran penyajian menu sehat untuk hari raya Anda. Jangan lupa juga untuk minum cukup air putih, ya! Selamat Lebaran!

Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ untuk tanya dokter online yang siap 7×24 jam. Download aplikasi Go Dok di sini.