Osteosarcoma; Gejala, Penyebab, dan Penanganan

osteosarcoma

Osteosarcoma merupakan tumor tulang ganas yang paling umum terjadi. erdapat tiga bagian tulang yang paling sering terserang yaitu tulang paha bagian ujung bawah (distal), tulang kering (tibia) bagian ujung awal (proksimal), dan tulang lengan atas (humerus) bagian proksimal.

Go Dok- Pernahkah Anda mendengar istilah osteosarcoma? Penyakit ini adalah tumor ganas pada tulang yang dapat menyebabkan kematian. Lantas, apa saja bahaya dan bagaimana cara menanganinya? Simak pemaparannya khas Go Dok berikut ini!

Mengenal osteosarcoma

Osteosarcoma merupakan tumor tulang ganas yang paling umum terjadi. Sayangnya, para ahli dan dokter belum dapat memahami penyakit ini secara utuh.  Osteosarcoma yang menyerang tulang nyatanya merupakan tumor yang terbentuk dari sel mesenkim yang bertanggung jawab dalam pembentukan sel-sel baru. Seperti proses pembentukan tumor ganas pada umumnya, sel mesenkim ini tumbuh tidak terkendali sehingga menyebabkan pertumbuhan tulang yang tidak wajar. Meski demikian, asal sel yang mengganas masih perlu diklasifikasikan lebih lanjut.

Terdapat tiga bagian tulang yang paling sering terserang penyakit ini, yaitu tulang paha bagian ujung bawah (distal), tulang kering (tibia) bagian ujung awal (proksimal), dan tulang lengan atas (humerus) bagian proksimal. Meski demikian, tidak menutup kemungkinan penyakit ini juga dapat menyerang tulang bagian lain. Bahkan, dalam beberapa kasus dapat menyebar ke paru-paru dan menyebabkan kematian.

Berikut epidemiologinya:

  • Di Amerika Serikat, setidaknya terdapatnya 400 kasus osteosarcoma
  • Insiden pada pria sedikit lebih tinggi daripada wanita
  • Osteosarcoma jarang menyerang anak-anak <5 tahun; namun, insiden meningkat seiring dengan bertambahnya usia (terutama remaja usia 15-19 tahun).
Gejala

Perlu diketahui, umumnya gejala yang dirasakan penderita selama beberapa minggu hingga beberapa bulan sebelum didiagnosis. Berikut beberapa gejala yang dimaksud:

  • Rasa nyeri saat beraktivitas yang sering dianggap sebagai keseleo
  • Pada beberapa kasus, penderita mengeluhkan patah tulang mendadak tanpa adanya riwayat trauma
  • Muncul bengkak atau benjolan
  • Berkurangnya rentang gerak sendi
  • Gejala sistemik, seperti demam dan keringat malam (jarang)
  • Pembengkakan kelenjar getah bening.
Penyebab

Hingga saat ini, penyebab pasti osteosarcoma belum diketahui. Namun, sejumlah faktor risiko diduga menjadi pemicunya, antara lain:

  • Pertumbuhan tulang yang cepat
  • Faktor genetik
  • Riwayat penyakit displasia tulang, seperti paget, displasia fibrosa, enchondromatosis, multiple exostoses herediter, dan retinoblastoma (bentuk germline)
  • Paparan radiasi.
Diagnosis & Pemeriksaan

Dalam mendiagnosis penyakit ini, dokter perlu melakukan wawancara medis dan pemeriksaan fisik pada tulang atau sendi yang dikeluhkan. Selain itu, dokter juga akan melakukan pemeriksaan penunjang, seperti foto rontgen, tes darah lengkap, alkaline phosphatase (ALP), dan lactic dehydrogenase (LDH).

Beberapa pemeriksaan lain seperti bone scanning, CT scan, atau MRI juga akan dilakukan untuk menentukan derajat osteosarcoma. Jika penderita membutuhkan kemoterapi, maka dokter perlu melakukan tes fungsi hati, fungsi ginjal, serum elektrolit, dan analisa kencing.

Penanganan

Penderita osteosarcoma ditangani dengan terapi utama, yaitu operasi pengangkatan lesi ganas yang dibarengi dengan biopsi. Tindakan tersebut bertujuan untuk menghindari amputasi, sehingga fungsi tubuh dan kualitas hidup penderita tetap terjaga.

Untuk mencegah penyebaran sel kanker ke organ lain, terkadang kemoterapi diperlukan. Mengapa? Karena penyakit ini seringnya tidak terdeteksi pada kebanyakan pasien saat pertama kali didiagnosis.

Komplikasi

Osteosarcoma yang tidak ditangani dengan baik dapat menimbulkan komplikasi, antara lain:

  • Kehilangan pendengaran sebagai salah satu efek samping kemoterapi
  • Demam dan gangguan sel darah putih
  • Radang paru.

Baca juga:

Gunakan aplikasi Go Dok untuk dapatkan ragam layanan kesehatan gratis, langsung dari Smartphone. Download aplikasinya di sini.

 

NY/PJ/MA

Referensi