Orang Tua, Begini Cara Membuat Anak Akur!

cara membuat anak akur

Go Dok- Cara membuat anak akur- Orang tua mana yang tidak mendambakan anak-anaknya akur dan harmonis? Tentu Anda pun demikian bukan? Namun, kenyatannya, sulit sekali bagi Anda untuk mengentikan para buah hati Anda agar berhenti bertengkar. Namun, kerukunan tersebut bukan hal mustahil, lho. Ada beberapa cara yang dapat Anda upayakan untuk membuat anak akur.

Simak pemaparan cara membuat anak akur ala Go Dok berikut ini!

Memiliki anak lebih dari satu bukanlah hal yang mudah. Bukan perkara mengurusnya saja, tetapi ketika mereka sama-sama membutuhkan perhatian Anda dan berebut akan satu hal! Tidak jarang, perbedaan usia yang tidak terlalu dekat membuat keduanya sering berselisih. Tenang saja! Anda bisa melakukan beberapa cara untuk mendamaikannya, seperti:

1. Ciptakan lingkungan yang damai dan apresiatif di rumah

Cara membuat anak akur yang pertama dengan menciptkan lingkungan yang rukun dan harmonis di rumah bisa dimulai dari Anda sendiri. Sebagai orang tua yang mendominasi, Anda bisa menggunakannya dengan membuat anggota rumah menjadi saling apresiatif terhadap satu sama lain. Perbanyaklah kalimat-kalimat positif dan pujian yang membuat anak merasa dihargai.

Misalnya, ketika sedang makan bersama di meja makan, Anda bisa saling mengapresiasi satu sama lain atas hal yang dilakukan. Lontarkan kalimat seperti, “Ibu senang adik membereskan mainan setelah digunakan bermain.” Dengan diberikan pujian sebagai tanda apresiasi, anak akan lebih terpacu untuk terus berbuat baik dan mencontoh perilaku Anda untuk mengapresiasi hal yang dilakukan oleh orang lain.

2. Hargai kebutuhan anak masing-masing

Pada beberapa kondisi, Anda tidak dapat menyeragamkan kebutuhan anak-anak Anda. Setiap anak terlahir dengan minat dan bakat yang berbeda. Jika Anda terbiasa membelikan barang yang sama untuk anak Anda, Anda bisa menggantinya dengan barang berbeda yang sesuai dengan minat dan bakat si anak. Dengan demikian, anak akan lebih merasa dihargai dan belajar untuk memahami perbedaan yang ada satu sama lain.

3. Jangan bandingkan anak satu sama lain

Selanjutnya, cara membuat anak akur dengan tidak membandingkannya satu sama lain. Sesuai dengan poin di atas, anak memiliki kebutuhan dan keinginannya masing-masing. Oleh karena itu, ada baiknya Anda tidak membanding-bandingkan anak yang satu dengan yang lainnya. Membandingkan kemampuan anak akan membuatnya merasa tersakiti dan tidak percaya diri. Padahal, anak yang satu belum tentu lebih baik dari satunya di bidang yang lain dan begitu pula sebaliknya.

4. Biarkan anak menyelesaikan masalahnya sendiri

Anda mungkin saja jengah dengan pertengkaran yang tidak kunjung usai. Namun, ada baiknya ketika Anda menahan diri untuk tidak mencampuri permasalahan mereka. Lantas, apa yang bisa Anda lakukan untuk menghentikannya? Anda bisa mengajak masing-masing anak bicara untuk mengetahui lebih dalam. Jika Anda mendisiplinkan anak di depan anak yang lainnya, anak tersebut akan merasa dipermalukan di depan yang lain.

5. Buat anak menjadi satu tim yang sama

Cara membuat anak akur yang terakhir dengan menjadikan anak satu tim yang solid. Anda bisa mengajarkan anak-anak untuk biasa bekerja sama dalam satu tujuan. Dari sana, anak akan belajar bahwa untuk mencapai sesuatu butuh kerjasama, bukan perselisihan. Anda bisa melatih anak dengan membuat satu celengan yang akan Anda isi setiap kali anak-anak berbuat kebaikan satu sama lain atau bermain tanpa bertengkar. Ini juga melatih anak untuk saling berbagi hasil dengan sama rata.

Ketika anak terlibat diperselisihan, Anda tidak perlu terburu-buru memisahkan keduanya. Setiap anak wajar untuk memiliki hari yang buruk dan memiliki perspektif yang berbeda. Anda hanya perlu mengetahui bahwa Anda akan ada dan hadir untuk menyelesaikan masalah bersama, bukan memarahi keduanya.

Itu tadi cara membuat anak akur satu sama lain. Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Kini Anda bisa tanya dokter gratis lewat fitur ‘Tanya Dokter’. Download aplikasi Go Dok di sini.

NA/PJ/MA

Referensi