Neurodermatitis; Gejala, Penyebab dan Penanganan

neurodermatitis
Neurodermatitis adalah penyakit kulit yang diawali dengan timbulnya bercak pada daerah kulit yang terasa gatal. Area kulit tersebut akan lebih terasa gatal jika tergores atau terkena garukan kuku Anda

GoDokNeurodermatitisPernahkah Anda, atau kerabat dekat mengalami suatu gangguan pada kulit, yang menimbulkan rasa gatal teramat sangat? Biasanya, gejala ini diikuti pula dengan timbulnya bercak berwarna merah atau cokelat di area yang terasa gatal. Hati-hati! Bisa jadi, Anda terkena neurodermatitis. Untuk menghindarinya, mari kenali penyebab, gejala, dan penanganannya melalui penjelasan berikut ini!

Mengenal neurodermatitis

Neurodermatitis adalah penyakit kulit yang diawali dengan timbulnya bercak pada daerah kulit yang terasa gatal. Area kulit tersebut akan lebih terasa gatal jika tergores atau terkena garukan kuku Anda. Jika dibiarkan saja, lama-kelamaan kulit yang terasa gatal ini akan menjadi lebih tebal dan kasar dibandingkan area kulit lainnya –disebut juga likenifikasi-. Bahkan, mungkin saja titik gatal tidak hanya timbul pada satu titik tetapi bisa saja terdapat di beberapa tempat seperti di leher, pergelangan tangan, lengan bawah, paha atau pergelangan kaki.

Neurodermatitis, yang dikenal juga sebagai lichen simpleks chronicus, memang bukanlah penyakit yang mengancam jiwa ataupun menular. Namun, rasa gatal akibat penyakit kulit ini  bisa begitu hebat atau berulang sehingga mengganggu tidur, aktivitas seksual, dan kualitas hidup penderitanya.

Gejala dan tanda

Berikut adalah gejala dan tanda yang dapat timbul pada penderita  neurodermatitis :

  • Timbulnya bercak pada daerah kulit yang gatal
  • Kulit tampak bersisik dan bersisik pada daerah yang terkena
  • Bercak kasar yang berwarna merah atau lebih gelap dari area kulit yang lain

Umumnya, tanda dan gejala tersebut muncul pada wilayah kulit yang bisa dijangkau untuk digaruk, seperti kepala, leher, pergelangan tangan, lengan bawah, pergelangan kaki, vulva, dan skrotum atau anus. Rasa gatal ini dapat timbul terus-menerus, namun dapat pula hilang timbul.

(Baca: Tinea Cruris; Infeksi Jamur Pemicu Gatal di Selangkangan)

Penyebab

Penyebab pasti dari munculnya neurodermatitis sendiri tidak diketahui. Terkadang, neurodermatitis dapat diawali dengan hanya menggosok dan menggaruk suatu area kulit hingga terjadi iritasi, seperti pakaian yang terlalu ketat atau gigitan serangga. Tak hanya itu, dalam beberapa kasus, penyakit ini juga kadang berkaitan dan dapat dipicu oleh kondisi kulit lainnya seperti kulit kering, eksim atau psoriasis. Kondisi psikologis seperti stress dan gelisah yang berlebihan bisa memicu gatal juga.

Faktor risiko

Berikut adalah beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena neurodermatitis :

  • Seks dan usia.Risiko wanita terkena neurodermatitis lebih besar daripada pria. Kondisi ini paling sering terjadi antara usia 30-50 tahun.
  • Kondisi kulit lain. Seseorang yang anggota atau silsilah keluarganya pernah atau sedang menderita dermatitis, eksim, psoriasis, atau kondisi kulit serupa cenderung lebih berisiko terkena penyakit ini.
  • Gangguan kecemasan. Rasa cemas dan stres yang berlebihan dapat pula menjadi pemicunya
Diagnosis

Dokter akan melakukan diagnosis penyakit neurodermatitis dengan memeriksa area kulit yang terjangkit penyakit ini. Untuk menyingkirkan penyebab lainnya, dokter dapat pula mengambil sampel dari area kulit yang terkena neurodermatitis (biopsi kulit).

(Baca: Kutu Rambut; Parasit Nakal Penyebab Kepala Gatal)

Penanganan

Tujuan dari pengobatan dan penanganan neurodermatitis adalah untuk mengurangi rasa gatal, mencegah terbentuknya goresan yang lebih parah, dan mengatasi penyebab yang mendasarinya. Berikut adalah beberapa pengobatan yang mungkin diberikan oleh dokter, setelah mendiagnosis penyakit ini:

  • Krim obat anti-inflamasi (anti peradangan)
  • Suntikan kortikosteroid
  • Obat anti-gatal. Dokter akan meresepkan antihistamin , guna membantu meredakan gatal yang Anda derita.
  • Obat anti-anxiety(cemas); karena kegelisahan dan stres bisa memicu neurodermatitis, obat ini dapat membantu mencegah rasa gatal.

Selain keempat obat yang diresepkan dokter di atas, Anda dapat pula mencoba terapi ringan dengan mengekspos area kulit yang terkena penyakit ini pada jenis cahaya tertentu, seperti sinar matahari pagi. Selain itu, Anda bisa juga melakukan pengobatan dengan psikoterapi. Bicaralah dengan seorang konselor atau psikoterapis, guna membantu Anda dalam mempelajari bagaimana emosi dan perilaku dapat memicu sekaligus mencegah gatal dan goresan.

Home remedies bagi penderita neurodermatitis
  • Berhenti menggaruk. Rasa gatal mungkin terasa hebat, namun menggaruk hanya akan  memperburuk situasi.
  • Letakkan kompres dingin dan basah pada area kulit yang terkena neurodermatitis. Hal ini dapat menenangkan kulit dan menghilangkan rasa gatal.
  • Tutupi/selimuti daerah yang terkena. Hal ini bisa membantu melindungi kulit dan mencegah goresan. Hal ini dapat mencegah penderita neurodermatitis menggores dan menggaruk kulit secara tidak sadar ketika tidur.
  • Rutin merapihkan dan memotong kuku. Kuku yang pendek bisa mengurangi kerusakan pada kulit penderita neurodermatitis, terutama jika penderita cenderung menggaruk saat sedang tidur.
  • Mandi dengan air hangat dan melembapkan kulit Anda. Siapkan mandi dengan air hangat -bukan air panas-. Bisa dicoba mencampur air mandi dengan dengan baking soda atau oatmeal. Gunakan sabun ringan tanpa pewarna dan tanpa parfum. Setelah mandi, oleskan pelembab tanpa pewangi untuk melindungi kulit Anda.
  • Hindari pemicu. Kenali hal apa yang menjadi faktor pemicu kambuhnya penyakit ini, dan segera temukan cara untuk mengatasi faktor pemicu tersebut. Misalnya, jika Anda sudah mengetahui bahwa faktor pemicunya adalah kondisi stres, pelajarilah mengenai manajemen stres untuk menghilangkannya. Selain itu, pelajari pula cara memilih dan memakai busana yang tidak membuat gatal.

(Baca: Kurangi Stres Dengan Berendam dalam Bathtub)

Itu tadi penyebab, gejala, dan penanganan neurodermatitis yang harus Anda ketahui. Semoga bermanfaat!