Minuman Vitamin C; Amankah Mengonsumsinya?

minuman vitamin c

Go Dok- Minuman vitamin C- Anda tentunya sering melihat iklan produk minuman dengan kandungan vitamin C. Warna dan kemasannya yang tampak segar begitu menggoda. Mungkin pernah sekali terbersit di pikiran Anda; apakah minuman tersebut aman untuk dikonsumsi?

Yuk, simak info seputar minuman vitamin C melalui pemaparan berikut ini!

Kandungan vitamin C merupakan salah satu asupan yang dibutuhkan oleh tubuh. Kegunaannya sangat beragam, terutama untuk perkembangan dan pertumbuhan tubuh, serta perbaikan jaringan. Vitamin C akan memperbaiki dengan cara menghasilkan kolagen yang akan menyembuhkan luka. Selain itu, kandungan tersebut akan merawat gigi serta tulang Anda dan membantu tubuh Anda menangkal radikal bebas yang berpotensi merusak sel Anda dan menyebabkan kanker.

Menurut Livestrong.com, tubuh tidak menghasilkan vitamin C secara alami. Oleh karena itu, tubuh Anda membutuhkan asupan dari luar. Lantas, dari mana sumber vitamin C tersebut? Anda bisa mendapatkannya dari sumber terbaik seperti buah jeruk, semangka, stroberi, anggur, tomat, nanas, hingga kentang. Selain itu, seperti yang sudah disebutkan, Anda juga bisa mendapatkannya dari minuman kemasan dengan kandungan vitamin C hingga 1000 mg.

Perlu Anda ketahui bahwa vitamin merupakan sebuah kandungan yang akan larut di dalam air atau cairan dalam tubuh. Tubuh tidak akan menimbun vitamin C. Ketika ada jumlah yang tidak terpakai, tubuh siap untuk membuangnya melalui urin. Sehingga, hampir tidak mungkin Anda mengalami overdosis vitamin. Berapakah jumlah vitamin C yang dibutuhkan pada tubuh? Setiap harinya, pria membutuhkan 90 mg. Sedangkan, wanita membutuhkan 75 mg sehari.

Ketika tubuh kekurangan vitamin C, Anda biasanya akan lebih mudah terserang penyakit, karena sistem kekebalan tubuh Anda tidak terdukung dengan baik. Selain itu, terdapat beberapa kondisi medis lain, seperti gusi berdarah, mimisan, kenaikan berat badan, kulit yang kasar dan kering, serta persendian yang membengkak.

Lantas, adakah batas maksimal asupan vitamin C setiap harinya? Menurut The Merck Manuals Online Medical Library, tubuh maksimal menerima asupan vitamin C hingga 2,000 mg (2 g) setiap harinya. Jadi, minuman  vitamin C dengan kandungannya hingga 1,000 mg masih dianggap aman untuk dikonsumsi. Dengan catatan, tubuh Anda sehat dan Anda sudah berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter. Pasalnya, vitamin C dapat menyerap zat besi pada tubuh. Sehingga, individu dengan kondisi medis tertentu, misalnya penderita hemokromatosist atau gangguan ginjal, harus berhati-hati dalam mengonsumsi vitamin C.

Meski dianggap aman dan tidak menimbulkan overdosis, terdapat beberapa  dampak pada kesehatan jika Anda mengonsumsi minuman vitamin C secara berlebihan, yaitu:

  • Batu ginjal

Tubuh merespons vitamin C dengan memecahnya menjadi substansi yang disebut dengan oksalat. Sebagian oksalat dibuang melalui urin. Namun, urin yang mengandung oksalat dalam konsentrasi tinggi dapat menyebabkan batu ginjal.

  • Hemokromatosis

Hemokromatosis merupakan sebuah penyakit yang diwariskan di mana terdapat pembentukan zat besi secara berlebih di dalam tubuh.  Dampaknya berpengaruh pada hati, jantung, serta pankreas. Memang vitamin C tidak secara langsung menyebabkan penyakit ini, namun pengonsumsiannya dapat memperburuk kondisi.

  • Gangguan pencernaan

Ketika Anda mengonsumsi lebih dari 2,000 mg vitamin C dalam satu hari, pencernaan Anda yang akan menjadi korbannya. Vitamin C dapat menyebabkan iritasi pada pencernaan Anda yang akan menyebabkan diare. Anda akan merasa tidak nyaman pada bagian perut, bahkan mengalami mual, muntah, yang berujung pada dehidrasi, pusing, dan menurunnya tekanan darah pada tubuh. Diare dan muntah juga dan menyebabkan ketidakseimbangan mineral di dalam tubuh.

  • Dehidrasi

Anda perlu mengetahui bahwa vitamin C memiliki efek diuretik pada tubuh, yang berarti akan membuat Anda sering membuang air. Oleh karena itu, Anda bisa jadi mengalami dehidrasi ketika mengonsumsi vitamin C secara berlebihan. Jangan lupa untuk tetap minum air mineral ketika mengonsumsi vitamin C, ya!

Selain memperhatikan jumlah kandungan, hal yang harus Anda perhatikan dalam minuman vitamin C kemasan adalah kandungan gulanya. Ketika Anda mengalami beberapa dampak di atas, Anda bisa segera menghentikan konsumsi minuman  vitamin C. Meski dampak di atas tidak langsung terjadi, Anda tetap harus membatasi konsumsi minuma vitamin C setiap harinya. Carilah dari sumber terbaik yang alami dan rendah gula.

Itu tadi pemaparan tentang keamanan minuman vitamin C. Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ untuk tanya dokter online yang siap 7×24 jam. Download aplikasi Go Dok di sini.

NA/PJ/MA

Referensi