Mengonsumsi Obat Pelangsing, Aman atau Tidak?

mengonsumsi obat pelangsing

Go Dok- Mengonsumsi obat pelangsing- Bagi Anda yang menderita obesitas, tentu ingin masalah ini enyah dengan segera. Banyak yang masih percaya dengan cara konvensional, dan mengatasinya dengan diet serta olahraga teratur. Namun, tidak sedikit pula yang memilih cara cepat dengan mengonsumsi obat pelangsing. Dewasa kini, obat pelangsing memang cukup mudah didapat dan dijual secara bebas. Namun, amankah mengonsumsi obat pelangsing? Untuk menjawabnya, yuk simak ulasan lengkap berikut ini!

Seberapa banyak obat pelangsing yang dijual di pasaran?

Jawabannya adalah sangat banyak. Memang, yang memiliki lisensi dan legal untuk diresepkan dokter tidak terlalu banyak. Namun, banyak obat pelangsing racikan yang juga dijual bebas secara ilegal, dengan berbagai testimoni dan janji-janji yang meyakinkan. Secara umum, obat pelangsing yang dijual terbagi menjadi 4 kategori : obat berlisensi, obat tidak berlisensi, obat percobaan klinik, dan obat herbal.

Lalu, amankah mengonsumsi obat pelangsing tersebut?

Tentu, obat yang sudah berlisensi cukup aman dikonsumsi meskipun mungkin masih ada efek samping tertentu. Namun, Anda harus lebih waspada terhadap tiga kategori lainnya. Saat ini, hanya ada dua obat pelangsing berlisensi yang dijual bebas di pasaran, yaitu Orlistat dan methylcellulose. Sisanya bisa saja legal namun hanya boleh dibeli dengan resep dokter. Biasanya, obat-obat pelangsing ini bekerja dengan cara :

  • Mengurangi nafsu makan, di mana Anda akan lebih cepat dan lama merasa kenyang sehingga Anda akan memakan lebih sedikit kalori dari biasanya.

  • Mengurangi penyerapan nutrisi, seperti nutrisi berupa lemak, sehingga Anda akan mengonsumsi lebih sedikit kalori.

  • Meningkatkan pembakaran lemak, yaitu membuat Anda membakar kalori lebih banyak dari biasanya.

Jika mau dibilang aman, tentu beberapa obat pelangsing aman untuk dikonsumsi, meskipun sedikit-banyak memiliki efek samping tersendiri. Akan lebih aman jika Anda berkonsultasi dengan dokter berlisensi terlebih dulu, kemudian meminta resep yang sesuai dengan kondisi berat badan Anda. Obat-obat pelangsing herbal belum sepenuhnya dapat dikatakan aman, karena banyak obat jenis ini justru tidak jelas apa saja bahan dan campurannya. Jadi, Anda harus ekstra berhati-hati.

Apa saja efek samping mengonsumsi obat pelangsing?

Setiap obat pelangsing memiliki efek samping yang berbeda, meskipun masih cukup aman untuk dikonsumsi. Berikut adalah penjelasan beberapa di antaranya :

1. Orlistat

Orlistat merupakan produk pabrikan, umumnya dijual dengan nama Alli dan Xenical. Mengonsumsi obat pelangsing ini akan menghancurkan lemak di dalam pencernaan (usus), membuat Anda mendapat kalori lebih sedikit dari lemak tubuh. Obat ini cukup efektif dan dapat menurunkan berat badan hingga 2,7 kg. Efek sampingnya termasuk meningkatnya frekuensi buang air besar, perut kembung, dan defisiensi vitamin A, D, E, dan K.

2. Obat pelangsing berbahan dasar kafein

Kafein sudah lama dipercaya dapat berpengaruh dalam penurunan berat badan. Obat-obat pelangsing yang berbahan dasar kafein di antaranya adalah Hydroxycut, Ekstrak kafein, dan ekstrak green coffee. Ketiganya mengandalkan bahan dasar kafein untuk menurunkan berat badan dan meningkatan pembakaran lemak tubuh. Mengonsumsi obat pelangsing ini akan menimbulkan reaksi alergi bagi Anda yang alergi kafein, seperti diare, mual, rasa cepat marah, dan menurunkan kualitas tidur Anda.

3. Synephrinealias Bitter Orange

Obat ini memiliki hubungan dengan ephedrine, yang banyak terkandung dalam pil pelangsing lain yang sudah dilarang pemakaiannya. Mengonsumsi obat pelangsing ini dapat menurunkan nafsu makan dan meningkatkan pembakaran lemak tubuh. Efek samping yang dihasilkan mungkin dapat terkait dengan hati, dan obat ini bisa menyebabkan ketagihan.

Nah, itu dia penjelasan tentang mengonsumsi obat pelangsing yang harus Anda tahu. Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ untuk tanya dokter online yang siap 7×24 jam. Download aplikasi Go Dok di sini.

SF/PJ/MA

Referensi