Menghilangkan Ketergantungan Empeng Pada Anak Kecil

menghilangkan ketergantungan empeng

Go Dok- Menghilangkan ketergantungan empeng- Empeng atau kerap disebut dot merupakan puting tiruan yang terbuat dari bahan karet atau silikon. Penggunaan empeng seringkali digunakan para orangtua untuk menenangkan Si Kecil agar tidak rewel.

Namun tahukah Anda bahwa penggunaan empeng di kalangan anak berusia 2 atau 3 tahun dapat meningkatkan risiko infeksi pada telinga? Menurut penelitian penggunaan empeng harus dihentikan setelah anak Anda berumur 4 tahun, yaitu sebelum gigi permanen tumbuh. Pasalnya hal tersebut dilakukan untuk mengurangi risiko infeksi telinga yang menimpa anak Anda juga kerusakan gigi pada anak Anda.

Sayangnya menghilangkan ketergantungan empeng  pada anak tidak semudah membalikkan telapak tangan. Bagi Anda yang mempunyai permasalahan serupa, jangan khawatir praktikkan tips menghilangkan ketergantungan empeng pada anak.

 Berikut tips menghilangkan ketergantungan empeng pada anak kecil:

1. Batasi penggunaan empeng

Tips menghilangkan ketergantungan empeng pada anak kecil ini merupakan cara yang paling mudah. Karena Anda akan menghentikan ketergantungan empeng pada si kecil secara pelan-pelan. Anda bisa mulai dengan membatasi penggunaan empeng anak Anda pada waktu dan tempat tertentu. Misalkan dengan mengatakan kepada anak Anda untuk tidak menggunakan empeng ketika sedang bepergian, atau saat malam hari menjelang si kecil tidur jangan berikan dia empeng.

2. Lebih cepat lebih baik

 Menghilangkan ketergantungan empeng pada anak kecil jauh lebih baik apabila Anda          melakukannya sedari awal. Ketika anak Anda sudah menginjak usia 10 bulan sebaiknya Anda   mulai melepasnya dari empeng. Pasalnya jika Anda berupaya melepaskan ketergantungan empeng saat si kecil sudah beranjak besar, Anda akan menemui kesulitan yang lebih rumit.

3. Pintar mengakali

Mungkin Anda bisa menggunakan cara yang agak sedikit “tricky”, seperti dengan mengoleskan sesuatu yang terasa tidak enak atau berbau tidak sedap pada empeng anak Anda, tapi yang perlu diperhatikan pilihlah bahan yang aman seperti; air lemon, daun papaya dan daun samiloto. Jika masih tidak berhasil, Anda bisa memotong bagian ujung empeng sedikit demi sedikit agar si kecil merasa tidak nyaman. Walaupun terkesan jahat, cara ini terbukti cukup ampuh, lho!

4. Bersikap tak peduli

Tips menghilangkan ketergantungan empeng pada si kecil yang terakhir dengan bersikap tidak peduli. Ketika Anda berupaya menjauhkan anak Anda dari empeng, sudah dapat dipastikan anak Anda akan merengek dan menangis. Maka yang Anda perlukan adalah bersikap tidak peduli dan abaikan rengekan anak Anda. Sebagai orang tua tentu Anda memiliki kekuatan untuk mengambil keputusan. Jangan biarkan rengekan anak Anda membuat dia kembali mendapatkan empengnya.

Seperti itulah tips menghilangkan ketergantungan empeng pada anak kecil. Selamat mencoba dan semoga berhasil!

Baca juga:

Konsultasi dokter kini bisa lewat fitur ‘Tanya Dokter’. Download aplikasinya Go Dok di sini.