Mengenal Tren Memutihkan Gigi

Memutihkan gigi

GoDok- Memutihkan gigi- sedang menjadi tren di dunia kecantikan, mulai dari kalangan sosialita, selebritis, hingga masyarakat umum.

Berbagai alasan digunakan untuk mendapatkan gigi putih bak mutiara, mulai dari memperbaiki penampilan, senyum yang indah dan enak dipandang, hingga tuntutan pekerjaan. Karenanya, tak ayal jika akhirnya banyak orang yang rela untuk merogoh kocek dalam-dalam demi gigi yang putih bersinar.

Sebelum memutuskan untuk melakukan prosedur pemutihan gigi, kenali terlebih dahulu informasi seputar tren memutihkan gigi berikut ini!

Praktik teeth whitening. Dalam pelaksanaannya, prosedur ini dibagi ke dalam dua jenis, sementara dan permanen. Pemutihan gigi tidak permanen, atau yang sering disebut bleaching, merupakan  prosedur untuk menghilangkan noda yang tidak dapat dibersihkan dengan cara konvensional. Sedangkan memutihkan gigi secara permanen, atau veneer porselan, adalah prosedur perawatan yang dilakukan dengan cara melapisi gigi dengan lapisan porselan tipis yang warnanya lebih putih dari warna gigi asli. Selain itu, prosedur ini juga banyak digemari karena ternyata dapat membuat wajah terlihat lebih tirus karena seringkali diiringi praktik pembentukan gigi kelinci atau gigi susu.

Bagi Anda yang tertarik untuk menjalani prosedur veneer porselan, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan dengan seksama. Pertama, pastikan gigi tidak lebih putih dari bagian putih mata. Selain itu, perlu diketahui bahwa  memutihkan gigi dengan cara veneer tidak akan membuat warna gigi menjadi putih selamanya. Menurut Oktri Manesa, Dokter Gigi dari OMDC Dental Clinic, veneer merupakan pemutih palsu yang tidak akan bertahan lama dan bisa terlepas kapan saja. Jika hal tersebut terjadi, gigi memang bisa diasah kembali. Namun, hal tersebut dapat mengakibatkan fungsi lapisan email gigi dalam melindungi gigi bagian dalam. Terakhir, terlalu sering menjalani prosedur memutihkan gigi ternyata dapat menyebabkan infeksi gigi. Seperti yang dikutip dari CNN Indonesia, salah satu karyawan di London memutihkan giginya sebanyak 27 kali dalam 5 tahun. Hasilnya, ia didiagnosis memiliki penyakit gusi yang serius karena lapisan enamel giginya mengalami kerusakan serius. Jalan satu-satunya yang dapat ditempuh adalah dengan memasang implan untuk mengganti gigi yang tanggal.

Sebenarnya, tidak ada yang salah dengan keinginan memiliki gigi putih dan bersih. Namun, ada baiknya, sebelum memtuskan untuk menjalani praktik memutihkan gigi yang menggunakan bahan kimia, coba terlebih dahulu tips memutihkan gigi dengan menggunakan bahan-bahan alami, seperti dengan menggunakan campuran garam dan baking soda, lemon, pisang, serta kulit jeruk.

Baca juga:

Punya permasalah seputar kesehatan gigi? Gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ untuk chat dengan dokter spesialis gigi. GRATIS!Download aplikasi Go Dok di sini.

Tinggalkan Balasan