Memiliki Teman Dekat; Perlukah? Ini Jawabannya!

memiliki teman dekat

Go Dok- Memiliki teman dekat- Me without you is like peanut butter without jelly, adalah ungkapan dalam bahasa Inggris yang tepat untuk menggambarkan hidup tanpa memiliki teman dekat. Apakah Anda setuju? Sadar atau tidak, selain melalui keluarga, karakter diri kita dapat dipengaruhi oleh orang-orang terdekat yang ada di sekitar, seperti teman. Walaupun memiliki banyak teman merupakan hal yang positif, namun nyatanya tidak semua teman dapat selalu ada di sisi Anda dalam suka dan duka seperti layaknya keluarga sendiri.

Selain membuat hidup lebih berwarna, ternyata memiliki sahabat mempunyai manfaat baik lainnya, lho. Ingin tahu apa saja?

Berikut informasi alasan perlunya memiliki teman dekat bagi Anda!

Pertama, memiliki teman dekat  dapat membuat hidup lebih berwarna dan interaktif, tentu saja ini dapat berakibat baik terhadap kesehatan.Bahkan menurut penelitian di tahun 2012, telah ditemukan bahwa naiknya risiko penyakit demensia pada lansia dikarenakan oleh perasaan kesepian yang berakibat dari kurangnya interaksi sosial. Kabar baiknya, memiliki teman dekat  dapat membantu Anda menemukan pasangan hidup yang paling ideal dengan kita.

Kedua, dengan memiliki teman dekat dapat membantu untuk mengetahui prioritas dalam hidup sehingga dapat membantu mengantarkan ke gerbang kesuksesan. Misalnya saja, memotivasi dalam pemilihan gaya hidup, ia akan mengingatkan Anda untuk menjauhi kebiasaan yang tidak sehat seperti, tidak berolahraga, merokok hingga kebiasaan mengonsumsi junk food secara belebihan. Hal ini serupa dengan beberapa studi yang mengungkapkan bahwa mereka yang berkehidupan sosial tinggi memiliki umur yang lebih panjang dibandingkan mereka yang kurang bersosialisasi.

Ketiga, seorang sahabat dapat menjadi “psikolog” pribadi yang baik. Dimana ia akan setia mendengarkan seluruh keluh kesah, mengingatkan untuk selalu berpikir positif, tidak terlalu lama larut dalam kesedihan, hingga membantu untuk lebih mengenal diri Anda sendiri dari setiap masalah yang dihadapi. Karena siapa lagi, jika bukan seorang sahabat yang dengan berani berkata jujur tentang bagaimana diri Anda sebenarnya. Pada dasarnya seorang sahabat, pasti akan peduli dengan kualitas diri dan memberikan saran terhadap sifat ataupun kebiasaan Anda yang harus diperbaiki demi kebaikan.

Namun, dalam membangun sebuah pertemanan dan menjaga hubungan dengan sehat, diperlukan give-and-take atau kesadaran untuk saling memberi dan menerima. Ingat, menjadi teman yang baik, sama pentingnya dengan mencari teman baik atau sahabat. Bagi Anda yang sudah memiliki teman dekat, yuk ikuti tips berikut agar persahabatan Anda awet!

  1. Jadilah diri sendiri agar sahabat Anda dapat menerima apa adanya.
  2. Setia mendengarkan kisah hidup sahabat Anda dan tidak segan memperingatinya jika dia mengambil keputusan yang kurang baik.
  3. Senantiasa perhatian dan luangkan waktu bersama untuk mencoba hal-hal baruyang lebih seru.

Nah, perlu diingat bahwa tidak ada kata terlambat untuk membangun persahabatan baru atau berhubungan kembali dengan teman lama. Selamat mencoba!

Baca juga:

Kini Anda bisa tanya dokter gratis lewat fitur ‘Tanya Dokter’. Download aplikasi Go Dok di sini.

YC/PJ/MA

Referensi