Mari Mengenal Kegunaan Limfosit Bagi Tubuh

Kegunaan limfosit bagi tubuh

Kegunaan limfosit bagi tubuh salah satunya dapat merangsang produksi senyawa  bernama limfokin yang bermanfaat untuk menghancurkan zat dan agen asing yang masuk ke dalam tubuh serta membasmi mikro organisme yang masuk lewat makanan dan minuman.

Go Dok Mungkin Anda pernah mendengar istilah ‘limfosit’ di bangku sekolah ketika guru sedang mengajarkan mata perlajaran Biologi. Namun, masih ingatkah Anda apa kegunaan limfosit bagi tubuh, serta apa yang terjadi jika tubuh kekurangan sel ini?

Yuk, cari tahu kegunaan limfosit bagi tubuh lewat penjelasan lengkap khas Go Dok berikut ini!

Ternyata, limfosit adalah…

Limfosit merupakan salah satu jenis sel darah putih yang berperan sebagai antibodi dalam tubuh kita.  Limfosit yang dibagi ke dalam tiga jenis ini -sel B, sel T, dan sel natural killer- ternyata merupakan komposisi utama sel darah putih. Ya, setidaknya 15-40% dari total sel darah putih termasuk ke dalam jenis limfosit.

Lantas, apa saja sebenarnya kegunaan limfosit bagi tubuh? Berikut poin lengkapnya:

  1. Merangsang produksi senyawa bernama limfokin yang bermanfaat untuk menghancurkan zat dan agen asing yang masuk ke dalam tubuh.
  2. Membasmi mikro organisme yang masuk lewat makanan dan minuman.

Tahukah Anda, bahwa dalam kondisi tertentu, jumlah limfosit dapat melebihi angka normal (>40%)? Ya, kondisi yang dikenal dengan istilah ‘limfositis’ ini dapat dipicu oleh beberapa penyakit, seperti TBC, gondongan, herpes simpleks, batuk rejan, dan rubella.

Apa yang terjadi jika jumlah limfosit dalam tubuh sedikit?

Jika sebelumnya kita telah membahas kondisi tertentu yang memicu peningkatan jumlah limfosit, maka pembahasan kini beralih pada faktor pemicu rendahnya jumlah limfosit dalam tubuh. Kondisi yang dikenal juga dengan sebutan ‘limfositopenia’ ini dapat disebabkan oleh beberapa hal, seperti:

  1. Penyakit HIV/AIDS.
  2. Anemia dan leukimia.
  3. Kurang asupan gizi dan nutrisi.
  4. Stres dan olahraga berlebihan.
  5. Kemoterapi dan terapi obat-obatan yang berlangsung dalam waktu lama.
  6. Radiasi.

Lantas, apa yang akan terjadi jika jumlah limfosit tidak kunjung membaik? Seperti pada pembahasan sebelumnya mengenai kegunaan limfosit bagi tubuh. Maka jika kekurangan limfosit, bisa dipastikan bahwa tubuh akan lebih rentan terkena penyakit yang bersumber dari infeksi virus, jamur, dan bakteri. Inilah yang terjadi pada penderita HIV/AIDS yang sangat mudah terpapar penyakit; baik yang berasal dari interaksi antar individu, atau paparan sumber penyakit langsung.

Ini dia cara tingkatkan jumlah limfosit

Dalam kondisi normal, Anda ternyata bisa merangsang produksi limfosit, lho! Tidak percaya? Berikut langkah jitu khas Go Dok yang dapat Anda coba:

  1. Rutin mengonsumsi bahan pangan yang kaya akan protein baik, seperti daging unggas, kacang-kacangan, ikan, susu dan produk olahannya, serta daging sapi bebas lemak.
  2. Rajin minum teh hijau setiap hari. Jarang yang mengetahui bahwa senyawa L-theanine yang terkandung dalam teh hijau ternyata dapat merangsang produksi limfosit sekaligus meningkatkan kepekaannya dalam mendekteksi agen pemicu penyakit.
  3. Rajin mengonsumsi makanan yang kaya akan seng (terdapat dalam tiram, kepiting, dan sayuran berwarna hijau) dan betakaroten (terdapat dalam blewah, wortel, bayam, dan ubi jalar).
  4. Menjaga berat badan ideal dan rajin berolahraga setiap hari.

Itu tadi penjelasan lengkap mengenai limfosit dan kegunaan limfosit bagi tubuh. Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ untuk tanya dokter online yang siap 7×24 jam. Download aplikasi Go Dok di sini.