Langkah Tanggap Diare dengan Praktikkan 4 hal Ini!

Langkah tanggap diare
Jangan sembarangan menangani diare karena jika salah akan memicu komplikasi. Untuk menghidarinya, berikut Go Dok paparkan 4 langkah tanggap diare yang dapat dipraktikkan

GoDok – Langkah Tanggap Diare – Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan diare. Ya, istilah yang mengacu pada kondisi di mana penderita mengalami peningkatan frekuensi buang air besar yang diiringi oleh kondisi tinja yang encer ini memang umum menimpa siapa saja, tidak peduli tua maupun muda.

Jangan salah! Meskipun umum terjadi, namun bukan berarti Anda dapat menganggap remeh penyakit yang satu ini. Sebab, jika ditangani dengan serampangan, diare dapat memicu komplikasi lain; bahkan kematian. Untuk menghidari hal tersebut, berikut Go Dok paparkan 4 langkah tanggap diare yang dapat dipraktikkan:

Langkah Tanggap Diare

1. Pemberian oralit

Langkah tanggap diare yang pertama adalah dengan pemberian oralit. Jika Anda tidak memiliki persediaan obat oralit di rumah, segeralah membuat campuran air dan garam. Campuran ini sudah dipercaya sejak lama dapat meringankan gejala diare sekaligus mengembalikan keseimbangan eletrolit dalam tubuh.

2. Perhatikan nutrisi

Meningkatnya frekuensi buang air besar seringkali membuat penderita diare mengeluhkan tubuh yang terasa lemas dan lemah. Karenanya, selalu pastikan bahwa penderita tercukupi asupan makanannya.

Pada penderita diare, asupan karbohidrat yang mencukupi sangatlah penting karena hal ini terbukti ampuh dalam mengembalikan kekuatan tubuh. Ingat! Pilihlah makanan yang berserat rendah, seperti nasi, bubur, dan roti. Tujuannya tidak lain agar karbohidrat yang terkandung di dalamnya dapat dengan mudah diserap tubuh.

3. Parhatikan jumlah asupan air putih

Langkah tanggap diare selanjutnya adalah dengan memperhatikan jumlah asupan air putih. Mengapa? Pada penderita diare, meningkatnya frekuensi buang air besar akan membuat tubuh kekurangan cairan. Jika dibiarkan berlarut-larut, hal ini dapat mengancam jiwa karena penderita mengalami dehidrasi akut.

Karenanya, selalu pastikan bahwa penderita diare minum air putih secara konstan. Lalu, bagaimana jika penderita mengeluhkan mual akibat minum air putih? Maka, Anda dapat mencoba solusi lain, seperti menyajikan sup ataupun jus. Ingat! Untuk jus, hindari penggunaan buah yang bercita rasa masam. Sedangkan untuk sup, pastikan bahwa penyedap rasa yang digunakan hanya terdiri dari gula dan garam saja.

(Baca: Sudah Cukupkah Konsumsi Air Anda Hari Ini?)

4. Obati diare dengan bahan alami

Langkah tanggap diare yang terakhir adalah dengan memberikan beberapa jenis bahan pangan tertentu yang terbukti efektif dalam mengobati diare, seperti:

  • Jahe

Selain dikenal sebagai obat perut kembung, jahe juga baik dikonsumsi oleh penderita diare. Caranya, potong atau parut jahe, kemudian didihkan bersamaan dengan 1 gelas air putih. Saring dan sisihkan air rebusan, lalu tambahkan madu untuk memberikan cita rasa.

  • Yoghurt

Walau terdengar asing, namun yoghurt baik untuk mengobati diare, lho! Hal ini sejalan dengan pernyataan yang dipublikasikan pada Journal of American Medical Association yang menyatakan bahwa konsumsi yoghurt terbukti ampuh untuk menangkal perkembangan bakteri jahat di usus.

  • Pisang

Terakhir, redakan diare dengan konsumsi pisang. Hal ini tidak terlepas dari fakta bahwa pisang kaya akan senyawa pektin yang bermanfaat untuk memadatkan tinja. Selain itu, kalium yang terkandung di dalamnya juga baik untuk mengembalikan keseimbangan elektrolit dalam tubuh.

(Baca: 7 Manfaat Jahe untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui)

Itu tadi 4 langkah tanggap diare yang dapat Anda praktikkan. Semoga bermanfaat!