Kepribadian Ganda; Penyakit Psikis yang Menginspirasi “Split”

GoDok – Ayo, absen! Siapa di antara Anda yang sudah menonton “Split”? Film yang dibintangi oleh aktor kawakan Inggris, James McAvoy, ini tengah merajai tangga box office berbagai negara; termasuk Indonesia. Apa sih yang begitu menarik dari film “Split”? Usut punya usut, ternyata bukan hanya akting para aktornya saja yang memukau penonton, tapi alur ceritanya yang berkutat dengan aksi kriminal yang dilakukan oleh penderita kepribadian ganda terbukti berhasil menyihir jutaan penonton.

Eits, tunggu dulu! Sebelum memutuskan untuk menonton film keren yang satu ini, ada baiknya Anda kenali terlebih dahulu apa itu kepribadian ganda. Ternyata, gangguan psikis yang dalam dunia medis dikenal sebagai Dissociative Identity Disorder (DID) ini setidaknya ditandai oleh dua hal, yaitu:

1. Memiliki lebih dari dua kepribadian

Umumnya, dalam raga seorang penderita Dissociative Identity Disorder (DID), terdapat beberapa kepribadian yang memiliki sifat, nama, jenis kelamin, suku bangsa, selera, pengetahuan, cara berbicara, serta cara berpakaian yang berbeda antar satu sama lain.

2. Memory Lapses

Memory lapses –hilangnya satu atau banyak fragmen ingatan- dapat terjadi karena silih bergantinya kepribadian yang mengambil alih raga penderita DID. Hasilnya, penderita seringkali merasa tidak mampu untuk mengingat informasi dalam kurun waktu tertentu.

Pada umumnya, para ahli percaya bahwa Dissociative Identity Disorder disebabkan oleh trauma berkepanjangan saat masih anak-anak. Tidak heran jika kemudian DID dipandang sebagai mekanisme pertahanan diri (self-defense mechanism) yang dibentuk oleh psikis seseorang demi melindungi alam sadarnya dari peristiwa yang mungkin terjadi dan akhirnya mengingatkan ia pada trauma yang pernah dialami. Proses mental inilah yang menyebabkan penderita DID gagal dalam mengintegrasikan identitas, memori, serta kesadarannya dalam satu kepribadian utuh, namun memecahnya menjadi beberapa personal.

Sejarah mencatat bahwa kasus kepribadian ganda yang paling terkenal adalah kasus Shirley Ardell Mason. Mason, yang namanya disamarkan sebagai Sybil, dipercaya memiliki 16 kepribadian yang berbeda satu sama lain. Setelah diteliti oleh pakar psikologi Cornelia B. Wilbur, akhirnya diketahui bahwa penyebab utama kalianan DID pada Sybil disebabkan oleh trauma masa kanak-kanaknya yang kerap disiksa oleh sang ibu.

Lalu, apa sajakah tanda yang biasanya muncul pada penderita DID? Berikut poin lengkapnya:

  • Sering berada di suatu tempat tanpa alasan jelasnya
  • Mengalami memory lapses; sehingga sering melupakan momen penting dalam hidup, seperti tanggal lahir, tanggal kelahiran anak, atau hari penting lainnya.
  • Mengenal orang asing yang menyatakan bahwa ia pernah bertemu penderita, tapi sebagai individu yang berbeda
  • Mendengar suara-suara asing di dalam kepala
  • Kepribadian yang satu dapat melihat kehidupan yang dijalani kepribadian lainnya, selayaknya orang yang sedang menonton kehidupan orang lain.
  • Dipanggil oleh orang lain dengan nama yang berbeda

Jangan anggap sepele Dissociative Identity Disorder! Karena selain dapat memengaruhi kehidupan sosial, gangguan psikis ini juga dapat memicu beberapa kelainan jiwa lainnya, seperti depresi, extreme mood swing (perubahan suasana hati yang drastis), perasaan cemas serta panik yang berlebih, hingga gangguan tidur.

Itu tadi serba-serbi mengenai kepribadian ganda yang harus Anda ketahui. Semoga bermanfaat!