Yuk, Kenali Fakta-Fakta Sedot Lemak Berikut Ini!

Kenali fakta sedot lemak
Sedot lemak merupakan salah satu cara untuk mengusir lemak dari tubuh. Berniat melakukan sedot lemak? Jika iya, maka ada baiknya Anda mengetahui terlebih dulu fakta-fakta sedot lemak berikut ini : 

GoDok Fakta Sedot Lemak – Lemak adalah musuh utama kebanyakan orang. Bagaimana tidak? Bukan cuma merusak penampilan, lemak berlebih juga dapat memicu timbulnya beberapa penyakit, seperti kolestrol, asam urat, dan sebagainya. Karenanya, tidak heran jika banyak orang yang memilih untuk mengontrol diet sehari-harinya demi membasmi lemak berlebih di dalam tubuh. Kegiatan gimnastik, yoga, dan sebagainya juga banyak diminati oleh beberapa orang yang ingin menghilangkan lemaknya. Namun, melakukan kedua hal tersebut sekaligus memang tidak gampang, dan banyak yang akhirnya menyerah. Sebagai jalan keluar, banyak orang memilih cara instan, yang salah satunya adalah sedot lemak.

Telah sejak lama dipraktikkan demi keperluan medis, sejatinya sedot lemak bukanlah hal yang baru lagi di masyarakat. Banyak pula selebritis lokal maupun internasional yang melakukannya. Apakah Anda salah satu yang tertarik melakukannya? Jika iya, maka ada baiknya Anda mengetahui terlebih dulu fakta-fakta dari sedot lemak berikut ini :

1. Awal ditemukannya sedot lemak

Sedot lemak mulai ramai dibicarakan masyarakat dunia pada awal-awal tahun 2000-an. Meski begitu, praktik sedot lemak sebenarnya telah ditemukan pada tahun 1974 dan metodenya dikembangkan pada tahun 1985. Meskipun sejatinya berasal dari Italy, tetapi metode yang sering digunakan untuk sedot lemak pada saat sekarang ini dikembangkan oleh Jeffrey A. Klein, seorang dokter dari California.

(Baca: Pap Smear; Prosedur Medis untuk Tes Kanker Serviks)

2. Pemilihan klinik dan dokter yang ahli

Janganlah sembarangan memilih klinik dan dokter saat melakukan sedot lemak karena dikhawatirkan akan bermasalah pada kesehatan Anda. Pastikan dokter yang akan mengoperasi Anda merupakan ahli yang sudah terbiasa bekerja pada bidangnya. Seberapa banyak lemak yang akan dihilangkan dan seberapa cepat bukanlah hal yang harus diperdebatkan. Alih-alih hal tersebut, lebih baik jadikan pengalaman sang dokter dan jam terbangnya sebagai bahan pertimbangan. Tak hanya itu, berkonsultasilah pula dengan dokter sebelum melakukan operasi sedot lemak.

3. Sedot lemak bukanlah mengatasi obesitas

Sebagian orang mungkin melakukan sedot lemak karena ingin mengatasi obesitas. Lemak pada semua bagian tubuh tidak akan bisa dihilangkan dengan menggunakan sedot lemak. Oleh karenanya, belum tentu anda mendapatkan tubuh yang kurus meskipun sudah sedot lemak.

(Baca: 5 Bahaya Obesitas pada Anak)

4. Sedot lemak bukanlah pengganti diet dan olahraga

Meskipun membuat tubuh Anda lebih langsing dan permanen setelah beranjak dewasa, namun harus diingat bahwa sedot lemk bukanlah pengganti pola makan bagus dan olahraga teratur. Karenanya, Anda harus tetap menjaga pola makan dan rajin berolahraga untuk daya tahan dan kesehatan tubuh.

(Baca: Mana yang Lebih Penting; Diet atau Olahraga?)

5. Berhenti merokok

Merokok merupakan suatu kebutuhan pokok untuk beberapa orang. Nah, jika Anda ingin melakukan sedot lemak, mulailah berhenti merokok, khususnya pada 2 minggu sebelum operasi. Pasalnya, jika tetap melakukan kebiasaan buruk tersebut, pembuluh darah Anda akan tertutup dan membutuhkan proses penyembuhan yang lama.

6. Mati rasa dan munculnya bekas luka

Setelah menjalani operasi pembedahan, khususnya sedot lemak, Anda akan merasakan bengkak pada bagian tubuh tertentu selama 6 bulan. Dan selama waktu itu pula, pembengkakan ini akan menyebabkan Anda mati rasa. Selain itu, sedot lemak juga biasanya meninggalkan bekas luka yang menimbulkan jaringan kulit tambahan. Untuk menghilangkannnya, Anda dapat melakukan operasi lagi.

7. Berhenti meminum obat

Ketika merasa pusing, Anda biasanya akan mengonsumsi aspirin atau obat warung lain guna menghilangkan rasa sakit. Namun, hal ini tak dapat Anda lakukan sembarangan setelah melakaukan sedot lemak. Sebab, saat melakukannya, Anda diharuskan untuk berhenti mengonsumsi semua jenis obat yang memicu pendarahan akibat adanya penipisan jaringan tubuh.

(Baca: Amankah Mengonsumsi Obat Tanpa Resep Dokter?)

8. Hasilnya permanen

Hasil dari sedot lemak pasti yang pertama anda ingin ketahui ketika melakukan sedot lemak. Hasilnya adalah permanen. Namun, Anda harus memperhatikan pola hidup dan makan. Jika tidak, bisa-bisa sel-sel lemak malah tumbuh lagi.

Bagaimana? Masih tertarik untuk melakukan sedot lemak?

Comments are closed.