Kenali Batas Aman Konsumsi Gula Harian Anda!

GoDokHmm, manisnya gula-gula memang selalu bikin ketagihan! Begitu pula kudapan manis lainnya seperti cokelat, permen, kue, biskuit, dan es krim. Namun, tahukah Anda, bahwa di balik kelezatannya, gula-gula ternyata dipercaya sebagai biang keladi dari munculnya berbagai penyakit?

Menurut Theresia Irawati, Kepala Sub Bagian Kemitraan Promosi Kesehatan Kemenkes RI, tingkat konsumsi gula di Indonesia kerap meningkat setiap tahunnya kendati fakta bahwa konsumsi gula berlebih berdampak buruk bagi kesehatan tubuh. Nah, sebagai penikmat makanan manis, Anda perlu berhati-hati dan selalu memperhatikan batas aman konsumsi gula  setiap hari. Karenanya, ayo, kenali lebih jauh fakta dan batas aman konsumsi gula Anda!

Fakta kesehatan

Sebelum menelaah lebih lanjut, ada baiknya kita kenali terlebih dahulu jenis-jenis gula yang dapat ditemui sehari-hari. Menurut Heart.org, gula dapat digolongkan menjadi dua, yaitu :

– Gula alami merupakan jenis gula yang secara alami terkandung langsung pada bahan makanan itu sendiri. Jenis gula ini terdapat pada buah-buahan (fruktosa) dan susu (laktosa).

Pemanis  yang terkandung dalam makanan dan minuman, seperti gula putih, gula merah, atau gula buatan (aspartam, sakarin, siklamat, dan lainnya).

Nah, dari penjelasan di atas, sadarkah Anda, bahwa makanan yang dikonsumsi sehari-hari bisa jadi mengandung lebih banyak gula daripada yang kita duga? Bisa saja menu makanan sehari-hari Anda mengandung gula alami maupun buatan yang, jika diakumulasi, jumlahnya melebihi batas normal konsumsi gula yang disarankan.  Misal, sarapan dengan susu dan sereal mengandung sekitar 25 gram gula; makan siang dengan sandwich dan sup tomat mengandung sekitar 24 gram gula; dan makan malam dengan lalap wortel serta ayam goreng mengandung kadar gula hingga 25 gram. Jika ditotal, maka tanpa disadari Anda telah memasukkan 74 gram gula ke dalam tubuh. Berikut jumlah asupan gula harian yang direkomendasikan oleh badan kesehatan AHA (American Heart Association) :

Lalu, berapakah batas amannya?

Dari batasan konsumsi normal gula yang dianjurkan oleh AHA di atas, dapat dijabarkan bahwa angka tersebut setara dengan 150 kalori/hari atau sekitar 9 sendok teh bagi pria, dan 100 kalori/hari atau sekitar 6 sendok teh bagi wanita.

Sementara itu di Indonesia, Kementerian Kesehatan RI menyatakan bahwa batas konsumsi gula per hari yang disarankan berkisar di 50 gram, atau setara dengan 4 sendok makan, bagi pria maupun wanita. Alasan dari penyamarataan nilai tersebut, menurut Pudjo Hartono selaku Kasubdit Bina Konsumsi Makanan Direktorat Jenderal Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak Kemkes RI, adalah konsumsi gula berlebih dapat menyebabkan obesitas dan diabetes tipe 2.

Bagaimana menghindarinya?

Menghindari gula secara total tidaklah disarankan. Mengapa? Karena gula sejatinya merupakan salah satu sumber energi untuk aktivitas harian kita. Namun, hal tersebut tentu tidak bisa dijadikan alasan untuk mengonsumsi gula secara berlebih; mengingat banyaknya dampak buruk yang diakibatkan bagi tubuh. Lalu, apa yang darus dilakukan agar Anda tetap dapat menikmati manisnya gula tanpa mengesampingkan kesehatan tubuh? Berikut beberapa cara jitu yang dapat dicoba:

  1. Selalu mencermati label produk makanan demi mengetahui berapa kandungan gula di dalamnya
  2. Pilihlah makanan yang berbahan dasar gula alami dibandingkan dengan yang menggunakan gula buatan
  3. Hindari kebiasaan menambahkan gula pada makanan bergizi, seperti susu dan jus buah.

Ayo, batasi konsumsi gula harian Anda mulai dari sekarang!

Comments are closed.