Kenali 7 Penyebab Datangnya Nyeri Dada

penyebab datangnya nyeri dada
Nyeri dada; saking umum dan seringnya, banyak dari kita yang mengabaikan kondisi ini dan menganggapnya sebatas angin lalu. Penyebab nyeri dada bisa dipicu oleh beberapa gangguan tertentu

GoDokPenyebab Datangnya Nyeri Dada – Nyeri pada dada memang umum dialami oleh siapa saja. Saking umum dan seringnya, banyak dari kita yang mengabaikan kondisi ini dan menganggapnya sebatas angin lalu. Padahal, nyeri dada –apalagi jika sering datang dengan intensitas yang semakin tajam- bisa jadi merupakan pertanda bahwa tubuh sedang mengalami gangguan tertentu.

7 penyebab datangnya nyeri dada

1. Kelainan kulit

Jarang yang mengetahui bahwa nyeri dada dapat dipicu oleh kelainan kulit, seperti bisul, jerawat, bahkan herpes. Biasanya, nyeri dada karena kelainan kulit hanya menyerang salah satu bagian saja; bisa sebelah kiri atau kanan.

Ciri lain dari nyeri dada karena kelainan kulit adalah sensasi yang ditimbulkannya, yaitu nyeri bagai ditusuk jari. serta lokasi nyeri yang dapat segera diidentifikasi karena penyebarannya yang tidak menjangkau area dada yang terlalu luas.

(Baca: Serba-serbi Jerawat Punggung)

2. Tegang otot

Tegang otot, atau muscle spasm, merupakan kondisi di mana otot pada salah satu bagian tubuh terlampau kaku karena aktivitas fisik yang berlebihan, seperti olahraga dengan durasi waktu yang lama hingga kebiasaan mengangkat barang berat.

Nah, ternyata tegang otot dapat memicu timbulnya rasa sakit yang tajam pada bagian dada; dan intensitasnya akan semakin meningkat jika Anda menggerakkan bahu, lengan, dan berbaring di salah satu sisi badan.

 3. Memar tulang

Jika nyeri dada muncul setelah tubuh bagian depan mengalami trauma (bisa karena terjatuh atau bertabrakan dengan dinding), maka kondisi ini bisa jadi disebabkan oleh memar tulang. Memar tulang, atau yang di dunia medis dikenal sebagai kuntosio tulang, akan menimbulkan nyeri di area dada; apalagi jika tubuh bagian depan mendapat tekanan. Kalau sudah begitu, sebaiknya Anda segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan yang segera.

4. Penyakit paru-paru

Jika nyeri di dada tidak dapat dilokalisasi, maka jangan terburu-buru berasumsi bahwa kondisi ini disebabkan oleh penyakit jantung. Karena bisa jadi, nyeri dada disebabkan oleh penyakit paru-paru, seperti radang paru, bronkitis, hingga TBC.

Berbeda dengan nyeri dada akibat penyakit jantung, nyeri dada yang dipicu oleh penyakit paru-paru tidak diiringi oleh gejala simpatis, seperti detak jantung yang meningkat, mual, serta keluarnya keringat dingin.

(Baca: Tuberkulosis)

5. Maag

Tahukah Anda bahwa ternyata, 30-40% pasien yang mengeluhkan nyeri dada didiagnosa mengidap maag. Tak heran, sebab meningkatnya produksi asam lambung secara berlebih dapat memicu timbulnya sensasi nyeri dan rasa terbakar hingga ke area dada.

Ciri dari nyeri dada yang dipicu oleh maag adalah kecenderungan penderita mengeluhkan komplikasi lainnya, seperti terus-menerus bersendawa, perut yang terasa begah, produksi air liur berlebih, dan perasaan mual serta ingin muntah.

(Baca: 5 Bahan Sederhana Untuk Atasi Maag)

6. Kelainan pada payudara

Beberapa kelainan pada payudara, seperti infeksi, penyumbatan saluran susu, hingga tumor juga kerap memicu timbulnya rasa nyeri di dada. Untuk membedakan nyeri dada karena alasan ini, cobalah lokalisasi nyeri yang Anda rasakan; karena jika sakit berpusat di sekitar payudara, maka bisa jadi bagian tubuh inilah yang perlu mendapatkan penanganan dokter dengan segera.

 7. Diseksi aorta

Terakhir, nyeri dada bisa dipicu oleh diseksi aorta, sebuah kondisi di mana jaringan sekitar pembuluh darah aorta mengalami kerusakan, bahkan robek, karena beberapa faktor, seperti tekanan darah yang terlampau tinggi dan trauma.

Jika mendapati kerabat atau sahabat mengeluhkan nyeri di dada disertai tubuh yang tiba-tiba lemas, keluar keringat dingin, bahkan pingsan; maka, segera bawa ia ke rumah sakit atau dokter terdekat untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat. Sebab, jika tidak segera diobati, kondisi ini dapat merenggut nyawa pasien.

(Baca: Hati-Hati! Ini Makanan Pemicu Hipertensi!)

Itu tadi beberapa penyakit yang bisa saja diisyaratkan dengan adanya nyeri pada dada. Semoga bermanfaat!

Comments are closed.