Kebiasaan Penyebab Vagina Berbau Tidak Sedap

kebiasaan penyebab vagina berbau
Bagaimana jadinya jika vagina mulai mengeluarkan bau tidak sedap? Ternyata, hal ini bisa dipicu oleh kebiasaan sehari-hari, lho!

GoDok – Kebiasaan Penyebab Vagina Berbau – Bagi kaum hawa, perkara menjada kebersihan serta kesehatan vagina sudah pasti tidak dapat dipandang sebelah mata. Karena selain erat kaitannya dengan fungsi reporduksi, kebersihan vagina juga dapat menjadi tolak ukur tingkat keintiman Anda dengan pasangan.

Lalu, bagaimana jadinya jika vagina mulai mengeluarkan bau tidak sedap? Ternyata, hal ini bisa dipicu oleh kebiasaan sehari-hari, lho! Tidak percaya? Yuk, simak penjelasannya!

Kebiasaan penyebab vagina berbau tidak sedap bisa dipicu oleh kebiasaan sehari- hari berikut:

1. Penggunaan cairan pembersih vagina

Kebiasaan penyebab vagina berbau yang pertama adalah rutinitas penggunaan cairan pembersih vagina. Lho, kok bisa? Bukankan cairan pembersih ini justru dapat meningkatkan kesehatan organ intim wanita?

Faktanya, pemakaian berlebih cairan pembersih vagina justru dapat mengacaukan kadar pH-nya. Jika sudah begitu, vagina akan lebih rentan terkena infeksi bakteri dan jamur yang memicu keluarnya bau tidak sedap.

2. Pembalut dan panty liners

Selanjutnya, kebiasaan penyebab vagina berbagu adalah penggunaan pembalut maupun panty liners yang salah. Pada wanita yang sedang mengalami menstruasi, penggunaan pembalut memang tidak dapat dihindari. Namun, karena beberapa hal, banyak wanita yang kemudian lupa untuk mengganti pembalut; padahal sudah digunakan selama seharian penuh. Inilah yang membuat bakteri dan jamur mudah tumbuh dan menginfeksi organ kewanitaan Anda.

Selanjutnya, hindari vagina yang berbau tidak sedap dengan tidak membiasakan diri untuk menggunakan panty liners. Mengapa? Sebab penggunaan panty liners dapat meningkatkan kelembapan di area sekitar vagina.

3. Memakai celana yang terlalu ketat

Dewasa kini, penggunaan skinny jeans atau legging memang sedang marak –terutama di kalangan wanita. Namun, tahukah Anda, bahwa 2 jenis celana tersebut ternyata meningkatkan risiko vagina menjadi berbau?

Ya, kebiasaan menggunakan skinny jeans, legging, atau celana ketat lainnya ternyata dapat membuat keringat di sekitar vagina dan selangkangan terperangkap. Hasilnya, kelembapan di area tersebut akan meningkat dan memicu pertumbuhan jamur.

(Baca: Ada Bahaya di Balik Stylish-nya Celana Jeans)

4. Jarang mengganti celana dalam

Ternyata, semakin jarang Anda mengganti celana dalam, maka semakin besar pula potensi organ kewanitaan mengelaurkan bau tidak sedap. Bagaimana tidak! Celana dalam yang jarang diganti dapat menjadi sarang tumbuhnya kuman, bakteri, serta jamur penginfeksi vagina. Solusinya, gantilah celana dalam Anda minimal 2 kali sehari.

5. Jarang membersihkan vagina

Jarang membersihkan vagina adalah salah satu kebiasaan penyebab vagina berbau. Meskipun vagina memiliki sistem ‘auto-cleaning’nya tersendiri, namun bukan berarti Anda dapat menganggap remeh kebiasaan membersihkan vagina, lho!

Ya, pada dasarnya, organ kewanitaan akan mengeluarkan lendir yang turut meluruhkan sel mati, partikel, serta organisme asing. Tapi, hal ini tidak membuat Anda dapat berleha-leha. Sebab vagina tetap memerlukan perawatan eksternal; salah satunya adalah dengan membersihkannya secara teratur menggunakan air bersih.

6. Kebiasaan membilas dari belakang ke depan

Tahukah  Anda, bahwa kebiasaan membilas setelah buang air besar dan kecil yang salah  ternyata dapat membuat organ kewanitaan Anda berbau? Hal ini disebabkan oleh infeksi bakteri dan jamur yang berasal dari anus. Karenanya, mulai dari sekarang, biasakanlah untuk membilas dari depan ke belakang, ya! Jadi, hindari kebiasaan penyebab vagina berbau yang satu ini ya.

(Baca: Dear Ladies, Kenali Penyakit yang Mengincar Vagina)

7. Konsumsi makanan tertentu

Terakhir, kebiasaan penyebab vagina berbau adalah konsumsi berlebih beberapa jenis bahan pangan, seperti daging merah, susu, dan alkohol. Lho, kok bisa? Alasannya tidak lain karena bahan pangan tersebut terbukti dapat mengubah kadar pH dalam vagina.

Solusinya, selain dengan membatasi jumlah konsumsi, Anda juga disarankan untuk rutin memakan yoghurt. Mengapa? Karena probiotik yang terkandung di dalamnya terbukti ampuh dalam menyeimbangkan kadar pH sekaligus menangkal pertumbuhan bakteri jahat.

Itu tadi 7 kebiasaan penyebab vagina berbau tidak sedap. Semoga bermanfaat!