Jerawat; Gejala, Penyebab dan Penanganan

jerawat

Jerawat, atau acne vulgaris, merupakan penyakit peradangan menahun folikel pilosebasea (salah satu kelenjar pada kulit) yang disertai dengan penyumbatan dan penimbunan keratin. 

GoDok- Jerawat – Siapa yang tidak kenal dengan permasalahan kulit yang satu ini. Meskipun tidak berakibat fatal, namun munculnya jerawat terbukti akan membuat Anda risau karena dapat menurunkan tingkat kepercayaan diri. Lalu, apa sih sebenarnya penyebab timbulnya jerawat; dan bagaimana cara menanganinya?  Berikut penjelasan lengkap mengenai jerawat yang harus Anda ketahui:

Mengenal jerawat

Jerawat, atau acne vulgaris, merupakan penyakit peradangan menahun folikel pilosebasea (salah satu kelenjar pada kulit) yang disertai dengan penyumbatan dan penimbunan keratin. Meskipun paling sering dijumpai pada wajah, jerawat juga dapat muncul di tubuh bagian lain, seperti punggung dan pinggul.

Jangan khawatir jika Anda terkena jerawat, karena gangguan kulit ini menyerang 85-100 % orang di dunia. Umumnya, kondisi ini terjadi pada wanita berusia 14-17 tahun, serta pria berusia 16-19 tahun. Namun, karena faktor lain, seperti siklus mentruasi dan perubahan hormon, jerawat dapat tetap timbul pada wanita meskipun ia telah berusia di atas 30 tahun.

Gejala

Berikut beberapa gejala yang umumnya menyertai kemunculan jerawat:

  1. Komedo terbuka (komedo hitam) dan tertutup (komedo putih), yaitu papul miliar yang di bagian tengahnya mengandung sumbatan minyak wajahyang dihasilkan oleh kelenjar kulit.
  2. Papul, yaitu gundukan kecil padat yang menonjol pada permukaan kulit; tidak bernanah.
  3. Pustul, yaitu gundukan kecil yang biasanya berisi nanah berwarna putih atau kuning.
  4. Makula, yaitu bintik merah pada kulit; tidak bernanah dan ditandai dengan peradangan pada kulit.

Pada umumnya, jerawat yang meradang -terutama yang berbentuk nodula-kistik- akan terasa gatal dan nyeri. Selain itu, jika ditekan, luka akan mengeluarkan pus (nanah). Meskipun bukan merupakah keluhan medis yang berat, namun munculnya jerawat seringkali berdampak pada psikologis pasien. Karenanya, banyak yang kemudian melakukan berbagai perawatan untuk menghilangkan jerawat beserta bekasnya secara cepat.

Penyebab

Tidak ada yang benar-benar yakin akan alasan mengapa jerawat bisa muncul. Namun, para ahli percaya bahwa peningkatan kadar hormon androgen pada kulitlah yang menjadi faktor utamanya. Jenis hormon yang sering dihubungkan dengan karakteristik laki-laki ini secara aktif diproduksi di usia remaja. Hasilnya, kelenjar minyak di bawah kulit membesar dan menghasilkan lebih banyak sebum. Sebum berlebih  kemudian dapat memecah dinding sel dalam pori-pori dan menyebabkan bakteri tumbuh dengan pesat.

Selain karena alasan di atas, beberapa studi juga menyatakan bahwa jerawat dapat dipicu oleh beberapa alasan, seperti:

  • Faktor keturunan
  • Perubahan hormon
  • Konsumsi makanan berminyak dan manis berlebih
  • Paparan sinar matahari dan cuaca yang panas serta lembap
  • Kebiasaan merokok
  • Stres
  • Hygiene yang buruk
Diagnosis

Saat pergi ke klinik atau rumah sakit, dokter biasanya akan menanyakan beberapa hal, seperti riwayat kesehatan dan siklus menstruasi bagi wanita. Hal ini ditujukan untuk mengumpulkan informasi terkait penyebab utama munculnya jerawat. Jika memang diperlukan, dokter juga akan menyarankan pasien untuk menjalani tes khusus guna mendiagnosa kelainan kulit ini secara lebih komprehensif.

Penanganan

Pengobatan jerawat dapat dilakukan dengan cara memberikan obat-obatan topikal, obat sistemik, bedah kulit, atau kombinasi cara-cara tersebut.

1. Pengobatan topikal

Pengobatan ini dilakukan untuk mencegah pembentukan komedo, menekan peradangan, dan mempercepat penyembuhan jerawat.

2. Pengobatan sistemik

Pengobatan sistemik ditujukan utamanya untuk menekan pertumbuhan jasad renik pada kulit. Selain itu, pengobatan ini juga dapat mengurangi reaksi radang, menekan produksi sebum, serta memengaruhi perkembangan hormonal.

3. Bedah kulit

Untuk memperbaiki jaringan parut akibat peradangan jerawat yang parah, prosedur bedah kulit akan diperlukan. Namun, sangat disarankan untuk mengonsultasikan pilihan ini terlebih dulu dengan dokter kulit.

Pencegahan

Untuk menghindari terjadinya peningkatan jumlah lapisan sebum, Anda disarankan untuk menjalani diet rendah lemak dan karbohidrat serta melakukan perawatan kulit guna membersihkannya dari kotoran. Selain itu, berikut beberapa langkah lain yang dapat dicoba untuk mencegah timbulnya jerawat:

  • Hidup teratur dan sehat
  • Berolahragasecara teratur
  • Menghindari stress berlebihan
  • Menghindari penggunaan kosmetik berlebihan
  • Menjauhi kebiasaan mengonsumsi alkohol, makanan pedas, serta rokok

Yuk, jaga kesehatan dan kebersihan wajah Anda agar terhindar dari jerawat. Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Jaga kesehatan Anda dengan gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ untuk diskusikan permasalahan kesehatan Anda. GRATIS! Download aplikasi Go Dok, di sini.

Comments are closed.