Jenis Perut Buncit; Penyebab dan Cara Mengatasinya

jenis perut buncit

Go Dok- Jenis perut buncitApakah Anda salah satu orang yang gagal paham dengan eksistensi perut yang semakin membesar alias buncit? Masalah yang satu ini memang menjadi ‘PR’ tersendiri nggak cuma bagi wanita tetapi juga pria. Bayangkan saja ketika penampilan sudah ‘kece’ dari ujung rambut sampai ujung kaki tiba-tiba harus dirusak dengan keberadaan perut buncit yang bikin nggak pede, pokoknya enggak banget kan? Yuk, segera atasi dengan mencari tahu terlebih dahulu jenis-jenis perut buncit, lengkap dengan penjelasannya.

Berikut jenis perut buncit beserta penyebab da cara mengatasinya yang harus Anda tahu:

1. Perut Kembung

Jenis perut buncit yang pertama yaitu perut kembung. Pastinya salah satu dari Anda pernah mengalami perut kembung bukan? Kondisi perut biasanya datar, namun mulai membuncit secara perlahan hingga menyerupai balon, terutama setelah makan.

Penyebab:

Hal ini dapat terjadi karena ketidaksempurnaan bakteri pada usus dalam menghancurkan makanan sehingga produksi gas meningkat. Namun, ada beberapa hal lain yang menjadi penyebabnya seperti sembelit, terlalu banyak makan, sering mengunyah permen karet dan minum menggunakan sedotan. Anda yang memiliki alergi atau gangguan pencernaan seperti irritable bowel syndrom (IBS) juga dapat memiliki gejala yang serupa.

Cara mengatasinya:

  1. Benahi pola hidup Anda dengan cara hindari bergadang, lakukan relaksasi sebelum tidur, dan jangan lakukan olahraga kardio agar hormon kortisol tidak meningkat.
  2. Kurangi mengonsumsi makanan yang mengandung pemanis buatan, gandum, bawang putih, bawang merah, buah plum, ceri, bit dan jamur. 
  3. Bagi Anda yang tidak dapat mencerna produk susu dengan baik, cobalah untuk diet bebas laktosa untuk mengurangi perut kembung.
2. Stress Tummy

Jenis perut buncit selanjutnya yaitu stress tummy. Pada jenis ini perut mulai membuncit di area bawah payudara, kencang dan tebal serta membentuk gulungan lembut pada bagian bawah namun memiliki tekstur lembut dan sedikit kendor. Perut buncit dengan jenis ini disebabkan oleh stres atau disebut juga dengan stres tummy.

Penyebab:

Stres menjadi penyebab utama perut buncit jenis ini. Mengapa stres bisa menyebabkan perut Anda terlihat buncit? Karena, saat stres hormon kortisol akan membantu gula masuk dengan mudah ke dalam aliran darah sehingga Anda akan memiliki kelebihan energi. Terlebih jika Anda tidak melakukan banyak aktivitas, sering melawatkan waktu makan, mengonsumsi kopi dan ngemil makanan yang tidak sehat.

Cara Mengatasinya:

  1. Mengurangi stres, caranya dengan melakukan relaksasi seperti yoga.
  2. Kurangi begadang dan biasakan tidur yang cukup.
  3. Konsumsi makanan yang rendah karbohidrat.
  4. Membiasakan makan secara pelahan jangan terburu-buru.
3. Pear Tummy

Disebut pear tummy karena perut buncit jenis ini terjadi pada orang yang memiliki perut kurus alias bagian pinggang ramping namun akan terlihat buncit pada perut bagian bawah.

Penyebab:

Penyebabnya sangatlah bermacam-macam mulai dari adanya dominasi estrogen yang dipengaruhi oleh faktor genetik, ketidakseimbangan hormon seksual wanita, ibu yang baru melahirkan, pola olahraga yang salah bahkan pola makan yang monoton bisa jadi penyebabnya.

Cara Mengatasinya:

  1. Hindari makanan yang mengandung estrogen cukup tinggi seperti susu kedelai, buncis, tahu tempe, bawang putih, biji wijen dan sebagainya.
  2. Ganti dengan makanan kaya serat -biji-bijian-, sayuran berdaun hijau -bayam- karena makanan tersebut akan membantu untuk mengikat kelebihan estrogen dalam pencernaan sekaligus menghilangkannya dari tubuh Anda. Mudah bukan?
4. Mummy Tummy

Jenis perut buncit yang terakhir adalah mummy tummy biasanya perut buncit jenis ini akan dialami oleh wanita yang baru saja melahirkan. Tubuh yang ideal akan berubah menjadi  menggelambir. Meskipun tubuh Anda terlihat tidak enak di pandang sebaiknya Anda menunggu waktu 2-3 bulan untuk merampingkan kembali tubuh setelah melahirkan karena uterus butuh waktu setidaknya 6 minggu sampai kembali ke ukuran semula. Jika terlalu cepat untuk berolahraga setelah melahirkan, bisa jadi perut malah bisa semakin buncit.

Penyebab:

Penyebab utama dari perut buncit setelah melahirkan adalah karena dinding perut sangat lemah dan tak mampu lagi menahan organ dalam perut. Kondisi ini dikenal dengan istilah diastasis rekti.

Cara mengatasinya:

  1. Dengan melakukan olahraga seperti sit-up kegel, dan plank -posisikan tubuh dalam keadaan telungkup dan tahan berat badan dengan menggunakan bagian lengan hingga siku dan ujung kaki. Posisikan tubuh dalam satu garis lurus. Pertahankan posisi ini dalam beberapa menit, serta ambil napas dengan mantap sebelum melepaskan gerakannya-  Ingat! jangan lakukan olahraga ini langsung ya tunggu hingga 3 bulan setelah proses melahirkan.
  2. Tidur siang dan lakukan peregangan sebelum tidur.
  3. Konsumsi lemak sehat seperti kacang-kacangan, minyak zaitun dan minyak sayur.

Nah, itu dia jenis perut buncit beserta penyebab dan cara mengatasinya. Jadi, bagaimana termasuk dalam jenis apa perut buncit Anda? Yuk, segera tangani dengan mempraktikkan cara atasi perut buncit sesuai dengan penyebab dan jenisnya di atas. Lalu, ucapkan selamat tinggal pada perut buncit. Selamat mencoba!

Baca juga:

Jaga kesehatan Anda dengan gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ untuk diskusikan permasalahan kesehatan Anda. GRATIS! Download aplikasi Go Dok, di sini.