Jangan Sampai Salah! Ini Dia 5 Fakta Medis Malam Pertama

Fakta medis malam pertama

Go Dok- Fakta medis malam pertama- Lagi-lagi masalah seks! Memang, pembicaraan mengenai hal ini tidak akan pernah ada habisnya. Eits, jangan salah! Meskipun sudah banyak perbincangan yang membahas seks, namun tetap saja masih banyak kesalahpahaman yang beredar luas di tengah-tengah masyarakat; khususnya yang berkaitan dengan malam pertama.

Yuk, perbaharui pengetahuan Anda dengan menyimak penjelasan lengkap mengenai 5 fakta medis malam pertama berikut ini!

1. Hubungan seks tidak semenyakitkan yang Anda kira

Fakta medis malam pertama yang harus Anda ketahui adalah bahwa hubungan seks tidaklah semenyakitkan yang Anda kira. Hal ini sejalan dengan pernyataan Reena Liberman, MS., -seorang ahli terapis seks- yang mengungkapkan bahwa hubungan seks yang didahului dengan foreplay yang menyenangkan bagi kedua belah pihak terbukti dapat mengurangi rasa sakit yang muncul akibat vagina dipenetrasi pertama kali.

Lantas, mengapa vagina bisa terasa sakit saat malam pertama? Ternyata, terdapat beberapa faktor yang dapat memicu hal tersebut, seperti foreplay kurang lama, lubrikasi yang minim, ritme pasangan terlalu cepat, atau karena Anda merasa gugup.

2. Keperawanan tidak selamanya ditandai dengan munculnya darah

Sejak dulu kala, beredar kepercayaan bahwa keperawanan seorang wanita selalu ditandai dengan robeknya selaput darah saat malam pertama. Benarkah seperti itu? Salah. Faktanya, kondisi selaput darah pada tiap wanita sangatlah beragam. Pada sebagian kasus, selaput darah memang akan robek ketika vagina dipenetrasi pertama kali.

Tapi, jangan salah! Pada kasus lain, selaput darah dapat pula sobek karena alasan non-penetrasi, seperti kebiasaan bersepeda, berolahraga terlalu berat, dll. Bahkan, Susan Ernst -seorang seksolog berkebangsaan Amerika Serikat- menambahkan bahwa selaput darah yang terlampau tebal pada seorang wanita tidak akan robek meskipun sudah dipenetrasi langsung. Jadi, jangan dulu berasumsi yang bukan-bukan ketika mengetahui pasangan ‘tidak berdarah’ saat malam pertama nanti, ya!

3. Pentingnya  foreplay

Fakta medis malam pertama yang selanjutnya adalah pentingnya foreplay sebelum melakukan hubungan seks. Ya, karena berbagai alasan, banyak pasangan yang meremehkan peran foreplay. Dampakanya, malam pertama bisa saja menjadi pengalaman yang kurang menyenangkan bagi salah satu pihak -khususnya wanita.

Padahal, selain untuk membangun chemistry di ranjang, foreplay juga dibutuhkan agar vagina memproduksi lendir yang berfungsi sebagai pelumas.

4. Haruskah menggunakan kondom? Harus!

Mungkin terdengar aneh dan mengada-ngada, namun Anda diwajibkan untuk menggunakan kondom saat berhubungan seks pertama kali. Mengapa? Karena kondom berfungsi sebagai pengaman yang menghindarkan Anda dari infeksi penyakit menular seksual yang mungkin saja berasal dari pasangan.

5. Bagi wanita; malam pertama orgasme

Terakhir, fakta medis malam pertama yang harus Anda ketahui adalah bahwa malam spesial ini bisa jadi bukan merupakan momen yang tepat bagi wanita untuk merasakan orgasme. Mengapa? Karena bagi kebanyakan wanita, ketidaknyamaan untuk berhubungan intim dengan pasangan bisa menjadi kendala utama tercapainya orgasme. Hal ini sejalan dengan hasil studi yang dipublikasikan oleh University of Michigan.  

Itu tadi 5 fakta medis malam pertama yang harus Anda ketahui. Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Diskusikan permasalahan kesehatan seputar seks Anda dengan Tim Dokter Go Dok, langsung dari Smartphone, GRATIS! Download aplikasi Go Dok di sini.