Jaga Kesehatan Buah Hati dengan Berikan Vaksin MR

Vaksin MR

Go Dok- Vaksin MR- Tahukah Anda bahwa kini pemerintah Indonesia tengah gencar-gencarnya mengampanyekan gerakan wajib vaksin MR? Lantas, apa itu dan apa manfaatnya untuk tubuh?

Simak penjelasan lengkap seputar Vaksin MR khas Go Dok berikut ini!

Apa itu vaksin MR?

Mungkin, sebelumnya Anda telah mendengar jenis vaksin MMR. Ya, pemberian vaksin ini ditujukan untuk mengobati Measles (campak), Mumps (gondongan), dan Rubella. Nah, kini ada pula jenis vaksin MR. Sedikit berbeda dengan vaksin MMR, vaksin ini ditujukan untuk menurunkan risiko tubuh terkena infeksi penyakit Measles (campak) dan Rubella saja.

Akibat jika tidak mendapatkan vaksin MR

Segera ajak anak ke rumah sakit terdekat jika mereka terbukti belum pernah mendapatkan vaksin MR! Mengapa? Karena jika anak tidak mendapatkan vaksin jenis ini, maka tubunya berisiko terkena penyakit campak dan Rubella.

Campak adalah penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi virus campak. Biasanya, penyakit ini menyerang balita dan anak-anak. Umumnya ditandai dengan demam dan kemunculan bercak putih keabu-abuan pada mulut dan tenggorokan, campak yang tidak segera ditangani terbukti dapat memicu timbulnya komplikasi medis lain; seperti:

  1. Kejang
  2. Infeksi pada telinga, paru-paru, dan saluran pernapasan
  3. Radang pita suara
  4. Meningitis
  5. Hepatitis dan/atau infeksi hati
  6. Peradangan otak (ensefalitis)
  7. Pada ibu hamil. Infeksi campak bisa memicu keguguran, bayi lahir prematur, atau bayi dengan berat badan rendah.

Rubella dapat menyerang ibu hamil dan terbukti dapat meningkatkan risiko lahirnya janin dengan sindrom rubella kongenital. Lantas, apa yang akan terjadi jika bayi terlahir dengan kondisi tersebut? Maka ia berpotensi besar menderita beberapa keluhan medis berikut ini:

  1. Tuli dan/atau katarak
  2. Penyakit jantung kongenital
  3. Kerusakan pada beberapa organ vital, seperti otak, hati, dan paru-paru.
  4. Diabetes tipe 1
  5. Hipertiroidisme atau hipotiroidisme
  6. Pembengkakan otak
Kapan harus mendapatkan vaksin MR?

Perlu diketahui bahwa vaksin jenis ini wajib didapatkan oleh mereka yang berusia 9 bulan-15 tahun. Lebih lanjut, jika ingin mendapatkan efek yang lebih optimal vaksin baiknya didapatkan anak secara rutiin; yaitu di usia 9 bulan, 18 bulan, dan ketika ia sudah menginjak usia sekolah jenjang kelas 1 SD.

Mungkin sebagian dari Anda bertanya-tanya, “Adakah efek samping vaksin MR yang harus diwaspadai?”. Tenang, dapat dipastikan bahwa vaksin MR tidak akan memicu efek samping apapun. Memang, dalam beberapa kasus tubuh bisa saja menunjukkan gejala penolakan sementara, seperti demam dan bengkak/ruam di diaerah yang terkena suntikan. Namun, gejala ini akan menghilang dengan sendirinya (<2 hari).

Lalu, ada sebagian pula yang mempertanyakan kehalalan vaksin MR. Untuk masalah ini, Menteri Kesehatan RI -Nila F. Moeloek- mengungkapkan sendiri bahwa vaksin dijamin halal dan aman digunakan. Jadi, sudah tidak ada alasan lagi untuk enggan mendapatkan vaksin MR, bukan?

Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Jaga kesehatan Anda dengan gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ untuk diskusikan permasalahan kesehatan Anda. GRATIS! Download aplikasi Go Dok, di sini.