Jaga Diri dan Keluarga dengan Kenali Lebih Dalam Seputar Radang Otak

Radang otak

Radang otak -atau yang dikenal juga dengan istilah ‘ensefalitis’- mengacu pada sebuah kondisi di mana otak mengalami peradangan (inflamasi) yang diakibatkan oleh infeksi virus.

Go DokMendengar namanya saja, Anda akan dibuat bergidik. Bagaimana tidak! Selain menimpa otak yang notabene merupakan syaraf pusat pengendali semua aktivitas fisik, radang jenis ini juga sudah dikenal luas sebagai penyakit yang dapat merenggut nyawa penderitanya. Tidak ingin hal ini menimpa Anda dan keluarga, bukan? Karenanya, yuk, kenali terlebih dahulu penyakit ini beserta penyebab dan cara mencegahnya lewat penjelasan berikut ini!

Apa itu radang otak?

Radang otak -atau yang dikenal juga dengan istilah ‘ensefalitis’- mengacu pada sebuah kondisi di mana otak mengalami peradangan (inflamasi) yang diakibatkan oleh infeksi virus. Berangkat dari sinilah, penyakit ini dibagi menjadi dua jenis, yaitu radang otak primer (disebabkan oleh infeksi virus yang berasal dari dalam otak) dan sekunder (disebabkan oleh virus dari luar otak).

Sebenarnya, jenis yang pertama dapat dihindari jika Anda memiliki sistem kekebalan tubuh yang bagus. Namun, pada beberapa kasus, sistem imun dapat mengalami penurunan fungsi (seperti halnya yang terjadi pada pasien HIV/AIDS atau kanker)sehingga kinerjanya dalam menghalau penyakit berjalan kurang optimal. Inilah yang akhirnya memicu radang otak primer.

Lalu, bagaimana dengan radang otak sekunder? Ternyata, jenis ini memang dipicu oleh bobolnya pertahanan tubuh terhadap paparan beberapa jenis virus, seperti virus Varizolla Zoster, Herpes Simpleks, Epstein-Barr, dll.

Siapa saja yang rentan terkena radang otak?

Jika ditilik lebih dalam, maka terdapat beberapa faktor yang menyebabkan seseorang lebih rentan terkena radang jenis ini. Faktor yang dimaksud meliputi:

1. Usia

Ternyata, kebanyakan kasus penyakit ini menimpa pasien kanak-kanak (berkisar antara 1-5 tahun). Tidak mengherankan, sebab jika dibandingkan dengan orang dewasa, sistem kekebalan tubuh anak masih belum sempurna. Karenanya, mereka lebih rentan terpapar virus penyakit -termasuk jenis yang menjadi pemicunya.

2. Kekebalan tubuh

Selain karena usia yang belum dewasa, kekebalan tubuh juga bisa menurun fungsinya jika Anda terbukti mengalami kondisi tertentu, seperti menderita penyakit HIV/AIDS, kanker, diabetes, atau sering terpapar asap rokok.

3. Lingkungan

Faktanya, tinggal di lingkungan padat penduduk membuat Anda lebih rentan terkena radang otak. Tidak mengherankan, sebab banyaknya jumlah orang yang tinggal dalam satu daerah dapat memicu penyebaran virus dan penyakit berjalan lebih cepat.

4. Jenis pekerjaan

Jarang yang mengetahui bahwa pekerjaan yang melibatkan interaksi langsung dengan hewan dapat membuat tubuh lebih rentan terinfeksi virus pemicupenyakit ini. Jadi, bagi Anda yang bekerja di bidang terkait disarankan untuk rajin memeriksakan kesehatan ke dokter atau rumah sakit terdekat demi meminimalisir risiko timbulnya penyakit ini.

Ini, lho, yang akan terjadi jika radang otak tidak segera ditangani!

Apa yang terjadi jika penyakit ini tidak segera ditangani? Maka, bersiap-siaplah mengalami beberapa komplikasi berikut ini:

  1. Hilangnya ingatan
  2. Menurun/hilangnya kemampuan fisik dan motorik, seperti berjalan, menulis, dll.
  3. Gangguan emosi dan konsentrasi.

Itu tadi sekelumit penjelasan mengenai radang otak yang harus Anda ketahui. Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Jaga kesehatan Anda dengan gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ untuk tanya jawab bersama Tim Dokter Go Dok seputar permasalahan kesehatan Anda, langsung dari Smartphone. GRATIS! Download aplikasinya di sini.