Ini Dia 8 Tips Mencukur Bulu Kemaluan

mencukur bulu kemaluan

Go Dok- Mencukur bulu kemaluan- Pernahkah Anda mencukur bulu kemaluan? Sebagian besar dari Anda tentu pernah melakukannya. Pasalnya, ketika bulu kemaluan mulai tumbuh memanjang, akan muncul perasaan gatal dan tidak nyaman yang membuat Anda gerah dan tak tahan untuk tidak mencukurnya. Kegiatan ini sejatinya bagus untuk kesehatan area kulit di antara paha. Jika tidak teratur dibersihkan dan dicukur, tentu kemungkinan tumbuhnya jamur dan bakteri akan semakin besar. Nah, lalu apa saja yang sebaiknya diperhatikan saat melakukannya? Untuk menjawab hal ini,

Simak tips mencukur bulu kemaluan berikut ini!

1. Pilih cara yang sesuai untuk menghilangkan bulu kemaluan

Meskipun cara paling baik adalah dengan mencukur bulu kemaluan menggunakan pisau cukur, namun nyatanya ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk menghilangkan bulu kemaluan. Dua cara yang paling umum adalah mencukur dan waxing. Namun, waxing memiliki risiko lebih besar bagi daerah kemaluan Anda, dan karena itu lebih tidak disarankan dibanding mencukur.

2. Mulailah dari menggunting ujung bagian terluar

Tips mencukur bulu kemaluan yang kedua adalah jangan langsung mencukur keseluruhannya. Alih-alih, lakukan pencukuran secara perlahan, mulai dari menggunting ujung bagian bulu kemaluan yang paling luar. Tarik bulu kemaluan Anda secara halus dan perlahan, lalu mulailah mengguntingnya dari daerah terluar. Jangan gunakan gunting besar, melainkan gunting yang berukuran kecil dan tajam untuk memudahkan prosesnya. Namun ingat, jangan gunakan gunting hingga mendekati area pangkal bulu kemaluan.

3. Mandi air hangat sebelum mencukur

 Hal ini akan melembutkan bulu kemaluan dan folikel-folikel rambutnya, sehingga lebih mudah untuk dicukur. Jika tidak, Anda bisa pula membersihkan dan mengusap bulu kemaluan dan area sekitarnya dengan lap air hangat. Jika perlu, Anda juga bisa mandi air hangat setelah mencukur, guna menghilangkan sel-sel kulit mati.

4. Gunakan shaving foam

Sama dengan mencukur bulu ketiak dan kumis, mencukur bulu kemaluan juga bisa menimbulkan luka dan iritasi pada kulit. Karenanya, untuk mencegah hal ini terjadi, Anda disarankan untuk juga menggunakan shaving foam sebelum mencukur. Sangat direkomendasikan untuk menggunakan shaving foam yang dibuat khusus untuk mencukur bulu kemaluan, ya!

5. Gunakan pencukur baru

Jika Anda tidak puas dengan hanya menggunting hingga sedekat mungkin area pangkal rambut kemaluan, Anda dapat pula mencukur bulu kemaluan secara keseluruhan. Untuk ini, jangan gunakan pisau cukur yang telah Anda gunakan berkali-kali untuk mencukur kumis dan bulu ketiak. Alih-alih, gunakanlah pisau cukur yang masih baru dan tersegel untuk menghindari terjadinya infeksi dan masuknya bakteri.

6. Gunting atau cukur area kemaluan dengan lembut dan hati-hati

Dalam mencukur bulu kemaluan, tidak disarankan untuk terburu-buru. Anda harus sabar dan hati-hati dalam menggunting maupun mencukur bulu-bulu kemaluan. Jangan pula mencukur secara berlebihan, bukanlah hal yang aneh jika bulu kemaluan Anda masih tersisa sedikit. Biarkan saja, dan jangan mencukur berkali-kali agar hilang seluruhnya. Sebab, hal itu bisa menimbulkan iritasi.

7. Gunakan baby oil

Untuk menjaga area kemaluan tetap lembap dan lembut setelah dicukur, Anda dapat mengoleskan baby oil tipis-tipis pada area tersebut. Hal ini juga bisa membantu mengurangi iritasi pada area kemaluan setelah mencukur.

8. Bersihkan secara menyeluruh

Setelah selesai mencukur bulu kemaluan, jangan lupa untuk membersihkan area kemaluan Anda secara keseluruhan. Jangan sampai ada bulu-bulu kemaluan yang tertinggal, cuci bersih area kemaluan, dan keringkan dengan handuk bersih.

Nah, itu dia 8 tips mencukur bulu kemaluan yang mungkin dapat berguna untuk Anda. Selamat mencoba!

Baca juga:

Gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ untuk tanya dokter online yang siap 7×24 jam. Download aplikasi Go Dok di sini.

NA/PJ/MA

Referensi