Penyakit Menular Seksual; Kenali Sebelum Terlambat!

penyakit menular seksual

GoDokPenyakit menular seksual-  Bagi Anda pecinta film luar negeri, tentunya tidak asing lagi dengan film berjudul “Dallas Buyers Club”.  Ya, film semi-biografi besutan Jean-Marc Vallee ini menceritakan kisah seorang rodeo bernama Ron Woodrof –diperankan oleh aktor Matthew McConaughey- yang mencoba untuk bertahan hidup setelah didiagnosa menderita penyakit HIV/AIDS. Ssst, demi memerankan perannya secara total, Matthew McCounaughey rela berat badannya turun drastis agar serupa seperti penderita HIV/AIDS, lho!

Seperti yang telah kita ketahui, AIDS merupakan stadium lanjut dari penyakit HIV (Human Immunodeficiency Virus) yang menyerang sistem kekebalan tubuh. Selain melalui penggunaan jarum suntik serta transfusi darah, HIV juga dapat menular melalui hubungan seks dengan pasangan yang silih berganti serta kebiasaan oral seks. Mengerikan!

Ternyata, selain HIV/AIDS, masih banyak lagi jenis penyakit menular seksual (PMS) lainnya yang patut Anda waspadai. Apa saja jenisnya?

Yuk, simak penjelasan lengkap seputar penyakit menular seksual di bawah ini!

1. Gonore

Penyakit menular seksual yang pertama adalah gonore. Neisseria gonorrhoeae atau gonococcus adalah bakteri penyebab gonore -penyakit yang umumnya ditandai dengan keluarnya cairan kental berwarna kuning dari vagina atau penis. Bakteri ini bisa menginfeksi anus, serviks (leher rahim), uretra (saluran kencing dan sperma), mata, serta tenggorokan. Gonore dapat menular melalui hubungan seks; termasuk anal maupun oral, penggunaan sex toys yang terkontaminasi, serta kebiasaan berhubungan seksual tanpa menggunakan kondom.

2. Herpes

Tahukah Anda, apa itu penyakit herpes? Penyakit menular seksual yang satu ini disebabkan oleh HSV (Herpes Simpleks Virus)  dan menjangkit mulut, kulit, serta alat kelamin. Jangan anggap remeh! Sebab sekali terinfeksi, penderita akan merasakan sensasi kulit melepuh dan otot yang terasa sakit di sekitar daerah yang terjangkit.

3. Sifilis

Treponema pallidum adalah bakteri penyebab sifilis; atau dikenal juga sebagai penyakit raja singa. Gejala awal sifilis ditandai dengan munculnya luka yang bertahan selama 1-2,5 bulan di sekitar alat kelamin. Nah, karena luka ini biasanya tidak menimbulkan rasa sakit, banyak orang yang kemudian menganggap luka sebagai angin lalu saja. Padahal, jika tidak ditangani sengan cepat dan tepat, luka dapat terinfeksi hingga berubah menjadi ruam. Jika sudah begitu, sifilis akan lebih mudah menyebar hingga akhirnya menyebabkan beberapa komplikasi, seperti kelumpuhan, kebutaan, demensia, impotensi, masalah pendengaran, bahkan kematian.

4. Klamidia

Nah, ini dia jenis penyakit menular seksual yang paling umum ditemukan. Ya, klamidia yang disebabkan oleh infeksi bakteri Chlamidia trachomatis umumnya menyerang rektum, tenggorokan, serta mata. Jika seseorang terserang klamidia, maka gejala yang biasanya diderita adalah munculnya bau tidak sedap pada alat kelamin serta merasa sakit saat buang air kecil dan ketika melakukan hubungan seksual. Apabila tidak ditangani dengan segera, Chlamidia trachomatis bisa berakibat fatal, lho! Jika bagi wanita penyakit ini dapat  menyebabkan kemandulan atau kelahiran prematur; maka bagi pria, klamidia dapat menyebabkan epididimitis dan infeksi pada saluran kemih serta rektum.

5. Kutil Kelamin

Terakhir, penyakit menular seksual yang harus Anda ketahui adalah kutil kelamin. Penyakit yang disebabkan oleh infeksi Human papillomavirus (HPV) ini memicu timbulnya rasa gatal serta ruam di area sekitar kelamin atau dubur. Eits, jangan salah! Dua kondisi tadi juga bisa muncul di mulut dan tenggorokan, lho! Terlebih jika Anda gemar melakukan seks oral. Banyak pihak mencuigai bahwa HPV turut meningkatkan risiko seseorang terkena beberapa jenis kanker, seperti serviks, penis, serta rektum. Mengerikan!

Itu tadi beberapa jenis penyakit menular seksual yang harus Anda waspadai. Ayo, mulai sekarang, bentengi diri Anda dari penularan penyakit seksual mematikan dengan melakukan hubungan seksual yang aman serta dengan satu pasangan! Karena bukankah mencegah itu lebih baik daripada mengobati? Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Ingin tips sehat seputar seks? Gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ untuk konsultasikan seputar tipsnya dengan dokter Go Dok, GRATIS! Download aplikasi Go Dok di sini.