Hematoma; Kenali Gejala dan Penyebabnya

hematoma

Hematoma muncul karena adanya sekumpulan darah yang keluar dari jalur aliran darah, dan kemudian mengental dan mengeras sebelum dapat terserap kembali ke pembuluh darah. Gejalanya sebenarnya beragam, dan tergantung pada lokasi terbentuknya si hematoma itu sendiri.

Go Dok- Pernahkah Anda mendengar tentang penyakit Hematoma? Bagi sebagian orang, tentu istilah ini terdengar asing di telinga. Pasalnya, kondisi ini memang tergolong langka dan jarang terjadi. Meski begitu, Anda tetap harus memahaminya. Sebab kondisi ini bisa berujung pada kelumpuhan, dan bahkan kematian! Mengerikan, bukan? Karenanya, mari pahami melalui penjelasan berikut ini :

Apa itu hematoma?

Hematoma merupakan istilah yang diberikan pada suatu atau sebentuk kumpulan darah yang terbentuk di luar jalur aliran darah tubuh Anda. Biasanya, kumpulan atau gumpalan darah ini terlokalisasi pada satu tempat, baik di bawah kulit Anda maupun di bawah tulang tengkorak kepala. Terdapat beberapa jenisnya, biasanya dideskripsikan sesuai dengan lokasi terbentuknya gumpalan darah ini, yaitu :

  • Hematoma Subdural, terbentuk pada permukaan otak, tepat di bawah tulang tengkorak kepala.
  • Hematoma Subdermal, terbentuk di bawah lapisan kulit.
  • Breast Hematoma, terbentuk di area dada.
  • Perichondral Hematoma, terbentuk di area telinga.
  • Perianal Hematoma, terbentuk di area sekitar anus.
  • Subungual Hematoma, terbentuk di area kuku-kuku jari kaki dan tangan.
Apa penyebab terbentuknya hematoma?

Pada dasarnya, kondisi ini muncul karena adanya sekumpulan darah yang keluar dari jalur aliran darah, dan kemudian mengental dan mengeras sebelum dapat terserap kembali ke pembuluh darah. Kondisi ini bisa disebabkan oleh beberapa hal, seperti fraktur pada tulang pinggul yang merusak aliran darah, luka pada kuku-kuku jari, benturan pada suatu area tubuh Anda, serta pembekuan darah pada otot, kaki dan tangan.

Tak hanya itu, kondisi ini juga dapat terbentuk akibat penyakit kanker darah dan  dipicu oleh obat anticoagulant (blood thinner). Anda yang pernah mengalami kecelakaan, atau trauma pada kepala dan jaringan tubuh tertentu, di mana darah terus-menerus merembes keluar dari pembuluh kapiler ke  bawah jaringan kulit juga berisiko tinggi mengalaminya. Begitu pula dengan Anda yang kerap mengonsumsi alkohol secara berlebihan, karena saat mabuk seseorang akan lebih mudah kehilangan kesadaran dan mengalami kecelakaan atau jatuh terbentur.

Lalu, apa saja gejalanya?

Gejala munculnya kondisi ini sebenarnya beragam, dan tergantung pada lokasi terbentuknya itu sendiri. Beberapa kondisi ini  bisa tampak di bawah permukaan kulit, dan biasanya disebut memar atau tampak sebagai benjolan. Gejala umum lainnya dapat berupa :

  • Pembengkakan yang terkait dengan pendarahan,
  • Rasa pusing,
  • Kejang-kejang (hematoma subdural)
  • Sakit kepala
  • Nyeri pada bagian punggung
  • Kehilangan kontrol kandung kemih,
  • Perubahan warna kulit,
  • Kehilangan kuku-kuku jari, dan
  • Rasa nyeri pada perut atau area rusuk.
Bagaimana cara penanganannya?

Penanganan akan munculnya berbeda-beda, dan tergantung pada lokasi terbentuknya hematoma itu sendiri. Karenanya, jika mengalami gejala-gejala yang telah disebutkan, Anda harus segera berkonsultasi pada dokter untuk penanganan yang terbaik.

Segera pahami, dan semoga bermanfaat!

Baca juga:

Konsultasi kesehatan kini bisa langsung lewat gadget Anda. Download aplikasi Go Dok di sini.

SF/PJ/MA

Referensi