Gula Pengganti untuk Diabetes; Apa Saja?

Gula pengganti untuk diabetes

Gula pengganti untuk diabetes – Gula pengganti adalah pemanis buatan yang dibuat untuk menguatkan rasa manis Lantas, apa yang membuatnya berbeda dengan gula alami? Yuk, simak!

Go Dok- Kata siapa penderita diabetes tidak boleh mengonsumsi gula? Tenang saja! Anda tetap bisa merasakan makanan dan minuman manis dengan gula pengganti yang dianggap aman untuk penderita diabetes. Gula ini bukanlah gula alami, melainkan pemanis buatan. Apa saja gula pengganti tersebut?

Yuk, simak apa saja jenis gula pengganti untuk diabetes dari pemaparan Go Dok berikut ini!

Gula pengganti adalah pemanis buatan yang dibuat untuk menguatkan rasa manis. Lantas, apa yang membuatnya berbeda dengan gula alami? Gula pengganti dirancang sedemikian rupa dengan rasa manis berkali-kali lipat dari gula biasanya. Namun, gula pengganti tidak mengandung kalori dan tidak memengaruhi kadar gula pada tubuh. Sehingga, konsumsi gula pengganti dalam takaran wajar dianggap aman untuk penderita diabetes. Beberapa gula pengganti yang dapat Anda konsumsi adalah:

1. Stevia

Stevia merupakan gula pengganti untuk diabetes yang diambil dari ekstrak tanaman alami yang tumbuh di Amerika Selatan. Menurut Everydayhealth.com, gula pengganti ini terbukti bebas kalori dan tidak berdampak pada kadar gula dalam tubuh. Biasanya, stevia ditemukan  pada minuman kemasan, obat tablet bahkan bahan adonan masakan

Selain itu, stevia juga memiliki beberapa kelebihan, seperti:

  • Meningkatkan efek insulin pada sel membran
  • Menstabilkan kadar gula pada tubuh
  • Meningkatkan produksi insulin.
2. Sakarin

Pemanis satu ini merupakan resep turun temurun yang sudah ada sejak tahun 1800-an. Penemunya tidak sengaja menumpahkan sebuah senyawa di tangannya, dan kemudian ia menyadari bahwa rasanya manis. Rasa dari sakarain sendiri sekitar 300-500 kali lebih manis dibandingkan gula meja. Tenang saja, gula ini sudah terbukti secara klinis bahwa sakarin sangat aman untuk dikonsumsi manusia dan tidak berdampak pada kadar gula pada darah.

3. Tagatose

Selain stevia, ada pula gula pengganti untuk diabetes alami lainnya yang dikenal dengan tagatose. Berdasarkan hasil penelitian, tagatose memiliki potensi sebagai obat antidiabetes dan antiobesitas. Selain itu, tagatose terbukti dapat menurunkan repons kadar gula dan insulin pada tubuh. Gula pengganti untuk diabetes ini pun dapat mengganggu penyerapan karbohidrat. Jika Anda ingin menggunakan gula pengganti satu ini, pastikan Anda sudah mengonsultasikannya pada dokter, ya!

4. Aspartam

Gula pengganti untuk diabetes yang bernama aspartame ini merupakan pemanis buatan yang memiliki rasa 200 kali lebih manis dibanding gula biasa. Perlu diketahui, pemanis ini tidak sepenuhnya bebas kalori. Namun, pengonsumsiannya masih aman untuk penderita diabetes.

5. Sukralosa

Sukralosa biasanya lebih dikenal dengan ‘Splenda’, merk yang menggunakan bahan pemanis tersebut. Pemanis buatan satu ini 600 kali lebih manis dibandingkan gula biasanya. Namun, sama seperti gula pengganti lainnya, sukralosa juga tidak memiliki pengaruh terhadap kadar gula pada tubuh. Meski memiliki rasa manis berkali-kali lipat, sukralosa memiliki dampak minimal pada penyerapannya.

Gula pengganti tersebut memang terbukti aman untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes karena tidak berdampak buruk. Namun, bukan berarti Anda dapat mengonsumsinya secara berlebihan. Gula pengganti untuk diabetes pun dibuat dengan takarannya. Sehingga, ketika Anda melewati batas tersebut, risiko meningkatnya kadar gula dalam tubuh tetap dapat terjadi. Yang perlu Anda ingat sebelum mengonsumsi gula pengganti adalah mengonsultasikannya kepada dokter terlebih dahulu.

Itu tadi jenis-jenis gula pengganti untuk penderita diabetes. Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Jaga kesehatan Anda dengan gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ untuk diskusikan permasalahan kesehatan Anda. GRATIS! Download aplikasi Go Dok, di sini.