Gorengan, Si Nikmat Sumber Penyakit

GoDok – Sudah punya rencana apa untuk mengisi sore nanti? Duduk-duduk santai di ruang keluarga sambil menikmati secangkir teh panas bisa menjadi alternatif ideal yang dapat Anda coba. Eits, tapi kurang lengkap rasanya jika teh di sore hari tidak dibarengi dengan kudapan lezat, semisal gorengan. Hmmm, gurihnya mendoan atau manisnya goreng pisang dijamin bakal membuat sore hari Anda berjalan dengan menyenangkan.

Eits, jangan asal dalam mengonsumsi gorengan! Karena jika dikonsumsi secara berlebih, gorengan ternyata berbahaya bagi kesehatan. Tidak percaya? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!

1. Risiko diabetes tipe 2 dan penyakit jantung

Department of Nutrition, Harvard School of Public Health (HSPH) bersama dengan National University of Singapore’s Saw Swee Hock School of Public Health menyimpulkan bahwa semakin sering Anda mengonsumsi gorengan, maka semakin tinggi pula risiko Anda mengidap penyakit kardiovaskular dan diabets tipe 2.

2. Risiko kanker prostat

Fred Hutchinson Cancer Research Center juga mengemukakan fakta mengejutkan bahwa konsumsi gorengan dalam jangka panjang akan membuat kaum pria lebih rentan menderita kanker prostat. Mengerikan!

3. Risiko stroke, aterosklerosis dan serangan jantung 

Seperti yang telah kita ketahui, gorengan mengandung kadar kolesterol yang cukup tinggi. Jika sampai tertumpuk di dalam tubuh, kolesterol akan memicu pembentukan plak yang dapat menghambat aliran darah. Jika hal tersebut sampai terjadi, maka Anda berisiko besar terkena stroke, aterosklerosis, dan serangan jantung.

4. Meningkatkan Risiko Kegemukan

Gorengan adalah makanan tinggi kalori, namun rendah nutrisi. Bayangkan saja! Dalam 100 gram makanan yang diolah dengan cara digoreng, rata-rata terkandung 200-300 kalori. Nah, fakta inilah yang menyebabkan konsumsi berlebih gorengan dapat memicu obesitas atau kegemukan.

Sebenarnya, tidak ada salahnya jika Anda memutuskan untuk menikmati gorengan sesekali. Namun, tetap saja, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan agar kesehatan tubuh tetap terjaga. Ini dia beberapa tips jitu demi meminimalisir dampak buruk dari konsumsi gorengan yang dapat Anda praktikkan:

– Membuat Gorengan Sendiri

Jika tidak ingin merasa risau dengan kandungan gizi dan tingkat kehigienisan dari gorengan yang dinikmati, maka Anda dapat membuat gorengan sendiri. Dengan cara ini, Anda dapat memastikan bahwa setiap bahan yang digunakann terjamin kulitas serta kebersihannya.

– Lama Menggoreng

Jika memutuskan untuk membuat gorengan sendiri, maka perhatikanlah lama proses penggorengan. Usahakanlah agar gorengan tidak terlalu lama berkubang dalam minyak, sebab hal ini dapat meningkatkan jumlah kolesterol di dalamnya. Lebih lanjut, selalu pastikan bahwa temperatur minyak tidak terlalu panas. Sebab, minyak yang terlalu panas akan membentuk senyawa akrilamida pemicu kanker.

– Minyak

Hindari mengonsumsi gorengan yang diproses dengan minyak goreng yang digunakan berkali-kali. Mengapa? Sebab, minyak goreng yang digunakan lebih dari tiga kali mengandung akrolein dan gliserol -dua senyawa yang dihasilkan dari proses pemecahan protein- yang dapat memicu iritasi serta rasa gatal pada tenggorokan.

– Keringkan gorengan dengan menggunakan tisu makanan

Terakhir, minimalisir jumlah minyak yang ada di permukaan gorengan dengan menggunakan tisu makanan. Caranya, tempelkan tisu pada gorengan, lalu tepuk-tepuk lembut. Lakukan langkah ini sampai tidak ada minyak yang terlihat secara kasat mata pada permukaan gorengan.

Itu tadi beberapa penyakit yang mengintai dibalik lezatnya gorengan, serta langkah jitu menghindarinya. Semoga bermanfaat!

Baca juag artikel mengenai turunkan kolesterol dengan konsumsi makanan ini, klik di sini.

Comments are closed.