Gigi Tonggos? Mungkin Ini Dia 6 Penyebabnya!

GoDok – Setiap orang pastinya ingin memiliki bentuk rahang dan susunan gigi yang sempurna, tanpa cacat. Selain karena alasan kecantikan, gigi yang rapi juga dapat meningkatkan kepercayaan diri Anda ketika bergurau dengan orang lain. Sebaliknya, susunan gigi yang berantakan akan terlihat jelek dan membuat Anda berpikir dua kali sebelum tertawa lebar. Betul, bukan? Meskipun demikian, tidak semua orang beruntung memiliki susunan gigi yang rapi. Tentunya banyak pula di antara Anda yang memiliki struktur gigi yang maju, alias tonggos.

Sejatinya, gigi tonggos merupakan kondisi gigi di mana letak lengkung dan sudut gigi (inklinasi) gigi depan bagian atas melebihi lengkung gigi depan bagian bawah. Pada beberapa kasus, seseorang memiliki gigi sangat tonggos bahkan tidak dapat menutup mulutnya sebab terhalang majunya gigi. Lalu, apa sajakah faktor penyebab gigi tonggos? Untuk menjawabnya, mari simak daftar berikut ini :

1. Faktor keturunan (genetis)

Sudah bukan rahasia lagi, bahwa gigi tonggos umumnya disebabkan oleh faktor keturunan. Jika Anda memiliki ayah atau ibu yang bergigi tonggos, kemungkinan besar Anda juga akan memiliki struktur gigi yang tonggos. Hal ini dapat pula dihasilkan oleh percampuran kondisi lengkung rahang yang sempit pada salah satu dari kedua orang tua Anda dengan ukuran gigi yang besar-besar dari orang tua lainnya. Penggabungan dua faktor genetis ini akan menyebabkan ruang yang tersedia untuk gigi depan menjadi terlalu sempit sehingga hasilnya gigi Anda akan terdorong maju.

2. Kebiasaan buruk

Selain disebabkan oleh faktor genetis, ternyata gigi yang tonggos juga dapat menjadi akibat dari kebiasaan-kebiasaan buruk Anda. Beberapa kebiasaan yang dimaksud adalah sering menghisap jempol, menggigiti sesuatu seperti pensil atau bibir, serta kebiasaan mendorong-dorong gigi depan dengan lidah yang tekanannya dapat menyebabkan posisi gigi menjadi maju.

3. Merokok

Jarang yang mengetahui bahwa merokok sejatinya juga dapat membuat gigi Anda tonggos secara perlahan. Lho, kok bisa? Ternyata, rokok yang diletakkan di gigi depan lama kelamaan dapat memberi tekanan ke depan pada gigi.

4. Karies gigi pada masa gigi susu

Karies atau lubang pada gigi susu umumnya menyebabkan fungsi pengunyahan semasa gigi susu tidak berjalan optimal sehingga ukuran rahang Anda menjadi kecil. Otomatis, ruang yang tersedia bagi gigi pengganti (gigi tetap) pun akan berkurang. Nah, ketika gigi susu Anda dicabut sebelum gigi pengganti siap tumbuh, hal ini akan menyebabkan penyempitan lengkung gigi. Akibatnya, gigi pengganti tidak akan memiliki cukup ruang untuk tumbuh sehingga akhirnya struktur gigi pengganti menjadi maju ke depan.

5. Gangguan saluran pernapasan

Jika seseorang mengalami gangguan pada saluran pernapasan, otomatis tubuhnya akan mencari cara lain untuk mendapatkan oksigen, yaitu dengan mengambil nafas melalui mulutnya.  Mereka akan rajin membuka mulut untuk mendapat oksigen lebih. Hal inilah yang kemudian menyebabkan otot-otot pada pipi menekan rahang atas sehingga ukurannya mengecil dan gigi terdorong ke depan.

6. Makroglossia (lidah besar)

Tahukah Anda bahwa lidah yang kelewat besar juga bisa menjadi penyebab gigi tonggos? Sebab ukuran lidah yang melebihi normal akan memberi lebih banyak tekanan sehingga lama kelamaan, gigi akan terdorong ke depan.

Saat ini, sudah ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi kondisi gigi tonggos, mulai dari ekstraksi gigi hingga pemasangan behel (kawat gigi). Meskipun begitu, ada baiknya pencegahan dilakukan sedari awal dengan mengurangi kebiasaan buruk dan kebiasaan yang menyebabkan gigi Anda terkena karies. Semoga bermanfaat!

Baca artikel terkait mengenai anak rewel karena tumbuh gigi,  klik di sini.

Comments are closed.