Gigi Geraham Boleh Dicabut Karena 7 Alasan Ini

Gambar gigi geraham tidak tumbuh
Demi menjaga kesehatan gigi. Anda harus mempertimbangkan untuk mengambil keputusan apakah gigi geraham sebaiknya dicabut atau tidak. 

GoDok – Gigi geraham; salah satu jenis gigi yang fungsinya tidak dapat disepelekan sebab peruntukannya khusus untuk melumat makanan. Ingat, ya! Karena fungsi inilah, kerja sistem pencernaan Anda lebih ringan sebab tidak harus mencerna makanan yang utuh dan berukuran besar.

Jaga kesehatan gigi Anda melalui fitur ‘Tanya Dokter’ untuk mendiskusikannya dengan dokter pilihan Anda langsung dari smartphone Anda, GRATIS!

Perlu diketahui bahwa gigi geligi terbagi menjadi dua periode, yaitu periode gigi susu dan gigi dewasa. Gigi susu merupakan gigi yang ditemukan pada anak-anak,pada sekitar umur 1-7 tahun dan kesemuanya berjumlah 20 gigi. Saat anak-anak tumbuh dewasa, akan tiba masanya di mana  gigi susu berganti menjadi gigi dewasa (tetap) di sekitar umur 6-10 tahun. Selanjutnya, ketika mereka menginjak umur 17 -21 tahun tumbuhlah gigi geraham ketiga di masing-masing ujung gusi.

(Baca: Ini Dia Pengaruh Diabetes Terhadap Kesehatan Gigi dan Mulut)

Nah, karena geraham ketiga ini tumbuh paling akhir, seringkali ia tidak mendapatkan tempat untuk tumbuh. Karenanya, terkadang geraham ketiga tidak akan tumbuh. Alasan lainnya adalah arah pertumbuhan gigi yang tidak lurus ke atas sehingga terhalang oleh tulang rahang, serta ukuran gigi yang terlalu besar sehingga tidak ada cukup ruang pada lengkung rahang. Ada beberapa pertimbangan yang sebaiknya diketahui untuk mengambil keputusan apakah gigi geraham ketiga ini dicabut atau tidak.

(Baca: Inilah Kenapa Anda Perlu ke Dokter Gigi Setiap Enam Bulan Sekali)

Gigi geraham sebaiknya dicabut bila:

  1. Posisi gigi geraham ketiga tidak tumbuh sempurna dan miring ke arah gigi depannya,sehingga menyebabkan sisa-sisa makanan mudah masuk ke sela-sela gigi. Di kemudian hari, hal ini dapat pula menyebabkan gigi Anda berlubang karena sisa-sisa makanan menjadi tidak terjangkau saat menyikat gigi. 
  2. Geraham ketiga tidak memiliki lawan atau antagonis karena gigi dibawah/di atasnya sudah dicabut sehingga tidak memiliki fungsi dalam pengunyahan. Nah, Anda dianjurkan untuk mencabutnya jika gigi geraham ketiga ini, yang tidak memiliki lawan/antagonis, akan berpotensi untuk ekstrusi/modot sehingga sisa makanan akan mudah masuk sehingga gigi mudah berlubang.
  3. Gusi pada gigi geraham ketiga sering tergigit (perikoronitis) dan menyebabkan infeksi pada gusi
  4. Gigi geraham ketiga memiliki potensi untuk pertumbuhan tumor, meskipun gigi ini terpendam dalam gusi.Maka jika sudah terlihat tanda-tandanya, akan lebih baik jika gigi ini dicabut sesegera mungkin.
  5. Gigi geraham ketiga sudah mati (gangren) akibat lubang yang telah terjadi dalam waktu lama dan menyebabkan infeksi sehingga gigi sakit untuk mengunyah dan gusi di sekitar geraham ketiga menjadi
  6. Gigi geraham ketiga tidak dapat tumbuh, dan mendorong gigi sebelahnya sehingga menyebabkan rasa tidak nyaman.
  7. Gigi geraham ketiga menimbulkan manifestasi sistemik seperti pusing dan rasa tidak nyaman pada rongga mulut.

Berdasarkan penjabaran di atas, memang terdapat beberapa alasan untuk mencabut gigi geraham ketiga. Namun, jika sekiranya  tidak menimbulkan masalah atau rasa tidak nyaman, maka tidak ada salahnya tetap mempertahankan gigi tersebut. Semoga bermanfaat!