Gejala Serangan Jantung, Waspadai dengan Mengenalnya!

gejala serangan jantung

Go Dok- Gejala serangan jantung- Tahun lalu, masyarakat Indonesia dikejutkan oleh berita meninggalnya penyanyi pria bertalenta, Mike Mohede. Pasalnya, kematian datang pada penyanyi ini secara mendadak dalam usia yang cukup muda. Usut punya usut, penyebabnya tak lain adalah serangan jantung yang terjadi saat tidur. Selain Mike Mohede, beberapa public figure tanah air juga meninggal akibat serangan jantung secara mendadak. Sebut saja Hendik Ceper, Deddy Dores, dan Jojon. Kejadian ini tentu tak ayal membuat Anda cemas, sebab kejadiannya tak terduga. Untuk itu, ada baiknya Anda memahami gejala-gejala serangan jantung untuk mengantisipasinya.

Apa itu serangan jantung?

Untuk mengetahui gejala-gejala serangan jantung, pertama-tama Anda harus mengetahui definisinya terlebih dulu. Sejatinya, serangan jantung merupakan suatu kondisi di mana aktivitas dan kerja jantung Anda berhenti secara mendadak, akibat tidak mendapatkan cukup oksigen. Penyebabnya adalah aliran darah yang membawa oksigen ke jantung secara mendadak terhambat perjalanannya menuju otot jantung. Penyebab lainnya adalah terjadinya penyempitan pada arteri jantung Anda, yang kemudian memotong jalan aliran darah pembawa oksigen.

Jika serangan ini terjadi, dan biasanya memang terjadi secara mendadak, Anda harus bertindak cepat untuk memulihkan pasokan oksigen ke jantung. Pasalnya, jika tidak juga mendapatkan pasokan oksigen segera, maka otot jantung Anda akan mulai mati dan tidak berfungsi. Hal inilah yang kemudian membuat jantung mati total.

Apa saja gejala serangan jantung?

Meskipun terkesan mendadak, namun sejatinya tubuh Anda sudah akan menunjukkan gejala serangan jantung dari jauh hari. Berikut adalah beberapa gejala serangan jantung yang harus Anda waspadai :

  • Keringat berlebih pada malam hari, di mana saat terbangun di malam hari, tubuh Anda sudah basah oleh keringat. Padahal, cuaca tidak gerah dan kamar Anda tidak dalam kondisi panas. Biasanya, gejala ini terjadi pada wanita dan seringkali disalahartikan sebagai penanda awal menopause.
  • Sesak napas, saat Anda tidak memiliki riwayat penyakit asma atau bengek, namun belakangan sering terjadi pada Anda. Biasanya sesak napas akan diiringi oleh percepatan detak jantung, dan terjadi saat Anda sedang melakukan sesuatu, bahkan aktivitas yang ringan sekalipun.
  • Nyeri dada, merupakan gejala serangan jantung yang paling utama dan sering ditemukan. Nyeri dada ini akan terasa seperti dada Anda mendapat tekanan yang amat kuat serta menyakitkan. Tak jarang, nyeri ini kemudian juga menjalar hingga ke rahang, tenggorokan, bahu, dan lengan Anda.
  • Tubuh kerap terasa lelah dan sakit, di mana kelelahan di sini terjadi bahkan saat Anda hanya melakukan aktivitas yang ringan dan normal dalam keseharian. Nyeri pun bisa terjadi pada seluruh bagian tubuh, dan disertai dengan rasa tidak nyaman. Hal ini khususnya sering terjadi pada perut, leher, punggung, dan tangan Anda. Periksakanlah pada dokter jika kondisi ini berlangsung sangat sering.
  • Gangguan pencernaan (mual, mulas, muntah), di mana gejalaserangan jantung yang satu ini lebih sering terdapat pada wanita. Biasanya, wanita akan mengalami frekuensi gangguan pencernaan yang cukup sering saat akan mengalami serangan jantung.

Nah, itulah 5 gejala serangan jantung yang harus Anda waspadai. Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Atasi permasalahan kesehatan Anda dengan gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ untuk tanya jawab seputar penanganannya dengan Tim Dokter Go Dok. Download aplikasi Go Dok di sini.