Fungsi Hati; Kenali 10 Fungsinya di Sini!

Fungsi hati

GoDokFungsi hatiSering disalah artikan sebagai organ yang bertanggung jawab atas perasaan cinta, tidak banyak orang yang mengetahui apa saja sebenarnya fungsi hati bagi tubuh dan kesehatan manusia.

 Nah, berikut Go Dok paparkan 10 fungsi hati yang harus Anda ketahui:

1. Detoksifikasi darah

Fungsi hati yang pertama adalah untuk detoksifikasi darah. Detoksifikasi, atau proses pembuangan racun, darah melibatkan pembuangan berbagai senyawa yang diangggap berbahaya bagi tubuh manusia. Racun-racun ini sendiri bisa berasal dari obat-obatan atau alkohol yang dikonsumsi.

2. Pengatur suhu tubuh

Tahukah Anda, bahwa hati bekerja untuk meningkatkan suhu tubuh saat lingkungan di sekitar dingin, dan menurunkan kembali suhunya saat lingkungan di sekitar panas? Ya, inilah yang menjadi salah satu fungsi hati; mengatur suhu tubuh Anda agar dapat beradaptasi dengan lingkungan sekitar.

3. Merangsang produksi cairan empedu

Untuk mendapatkan energi yang dibutuhkan bagi kegiatan sehari-hari, makanan yang Anda konsumsi harus dirombak sedemikian rupa di sistem pencernaan. Proses perombakan makanan ini tidak dapat berjalan dengan baik bila kesehatan organ hati terganggu. Mengapa? Karena organ ini berfungsi untuk merangsang pembentukan cairan empedu –senyawa dalam tubuh yang bekerja dengan cara merombak zat makanan sekaligus mengemulsi lemak

4. Membuang billirubin

Ternyata, warna kuning pada feses dan urin berasal dari pembuangan zat billirubin dari tubuh. Organ hati lah yang memtori pembuangan billirubin ini. Karenanya, tidak heran jika kesehatan organ hati terganggu, kulit pasien akan terlihat lebih kuning dari biasanya. Ini diakibatkan adanya penumpukan billirubin di tubuh.

5. Menyempurnakan pembentukan sel darah merah

Fungsi hati selanjutnya adalah memprodukisi hermatin yang dibutuhkan tubuh untuk menyempurnakan proses pembentukan sel darah merah, atau eritrosit. Terlebih lagi bagi ibu hamil, kesehatan organ hati harus sangat diperhatikan karena erat kaitannya dengan proses pembentukan eritrosit janin.

6. Tempat menyimpan glikogen

Ketika Anda mengonsumsi makanan, maka tidak serta merta karbohidrat yang ada di dalamnya diubah menjadi energi. Namun, terlebih dahulu akan dirombak menjadi glukosa. Kemudian, dengan bantuan insulin, glukosa kembali diubah menjadi glikogen –atau gula otot; inilah yang dibutuhkan tubuh manusia agar dapat beraktivitas dengan normal. Glikogen akan disimpan sementara di dalam hati. Jika tidak digunakan, glikogen kemudian akan diubah menjadi lemak.

7. Tempat menyimpan vitamin dan mineral

Tahukah Anda, bahwa terdapat dua jenis pelarutan vitamin dalam tubuh manusia, yaitu pelarutan dalam air dan lemak? Beberapa jenis vitamin yang larut dalam lemak, seperti A, D,E, dan K akan disimpan terlebih dahulu di hati sebelum diedarkan ke seluruh tubuh dengan bantuan darah.

Selain itu, beberapa jenis mineral –semisal asam folat dan zat besi- juga akan disimpan di hati untuk kemudian di aktifkan kembali jika fungsinya dibutuhkan oleh tubuh.

8. Mengatur komposisi darah

Seperti yang telah Anda ketahui, darah yang bersikulasi di dalam tubuh turut serta mengedarkan senyawa yang dibutuhkan, seperti vitamin, mineral, dan protein. Ternyata, organ hatilah yang bekerja dalam menetukan komposisi masing-masing senyawa yang akan diedarkan  bersama darah. Ini ditujukan agar jumlah senyawa tertentu sesuai dengan jumlah yang tubuh butuhkan.

9. Mempercepat proses penggumpalan darah

Saat Anda mengalami luka, hati akan dengan sigap mengaktifkan fungsi protombin dan fibrinogen-nya demi mempercepat proses penggumpalan darah agar luka cepat tertutup dan tidak terus-menerus mengeluarkan darah.

10. Mengubah amonia

Terakhir, fungsi hati yang harus Anda ketahui adalah untuk mengubah amonia yang ada di dalam tubuh menjadi urea. Urea inilah yang kemudian akan dibuang bersamaan dengan urin.

Itu tadi 10 fungsi hati bagi tubuh manusia. Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ untuk tanya dokter online yang siap 7×24 jam. Download aplikasi Go Dok di sini.