Folikulitis; Gejala, Penyebab dan Penanganan

folikulitis
Folikulitis merupakan kelainan kulit di mana satu atau lebih folikel rambut mengalami peradangan serta infeksi; dan bisa menjangkit siapa saja dari berbagai rentang usia

GoDok – Folikulitis Pernahkah Anda menemukan adanya benjolan serupa jerawat yang muncul pada kulit? Karena hampir serupa dengan jerawat ataupun bentol, banyak orang yang kemudian menghiraukan gangguan kulit ini. Hati-hati! Karena jika tidak ditangani dengan tepat, penyakit ini dapat menyebabkan kerusakan kulit permanen, lho! Lalu, sebenarnya apa sih folikulitis itu; serta bagaimana cara penanganannya? Ayo, simak penjelasan lengkapnya berikut ini!

Mengenal folikulitis

Folikulitis merupakan kelainan kulit di mana satu atau lebih folikel rambut mengalami peradangan serta infeksi; dan bisa menjangkit siapa saja dari berbagai rentang usia. Berbeda dengan bentol, folikulitis hanya timbul di bagian tubuh yang berfolikel rambut, seperti kulit wajah, dada, punggung, lengan, dan kepala.

Gejala

Perlu diketahui bahwa gejala klinis yang muncul pada kasus penyakit ini sangatlah beragam dan tergantung pada jenis infeksinya:

  • Folukulitis superfisial. Pada folikulitis jenis ini, gejala yang muncul adalah timbulnya bintik-bintik kecil (papul) di sekitar satu atau beberapa folikel. Umumnya, bintik-bintik ini mengandung pustul yang ber-rambut di bagian tengahnya disertai timbulnya krusta di sekitar area yang mengalami peradangan. Waspada, ya, sebab penyakit ini dapat menimbulkan rasa gatal dan nyeri!
  • Folikulitis profunda. Berbeda dengan jenis sebelumnya, folikulitis profunda akan memicu timbulnya rasa sakit sebab infeksi bersifat merusak seluruh folikel rambut sampai ke subkutan. Hasilnya, infiltrat di bagian hipodermis kulit dapat diraba dan cenderung meninggalkan jaringan parut apabila telah sembuh.
Penyebab 

Tahukah Anda, bahwa selain karena infeksi virus dan jamur, penyakit ini umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri Staphylococcus aureus yang menyerang folikel rambut yang teriritasi? Yuk, simak penjelasan lengkap mengenai faktor penyebab munculnya iritasi folikel rambut berikut ini!

  • Terlalu sering mencukur jenggot dan kumis
  • Berpakaian ketat
  • Berkeringat
  • Menggunakan sarung tangan
  • Luka pada kulit, seperti bekas garukan dan luka bekas operasi
  • Kulit tertutupi materi tertentu, semisal plester atau perban.
  • Penggunaan berlebihan bahan kimia atau make-up

Selain faktor di atas, kondisi lingkungan sekitar yang kurang higienis serta daya tahan tubuh yang rendah ternyata turut memperbesar risiko timbulnya penyakit ini. Mengapa? Sebab dua hal tadi terbukti memengaruhi tingkat kerentanan tubuh akan infeksi bakteri.

(Baca: Mengenakan Kosmetik di Usia Muda, Amankah?)

Diagnosa

Jangan anggap remeh folikultis! Jika Anda terbukti mengalami gejala-gejala yang telah disebutkan di atas, maka segeralah berkonsultasi ke rumah sakit atau dokter terdekat. Biasanya, untuk mendiagnosa penyakit ini, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik terhadap lesi kulit. Jangan tutupi riwayat tentang kondisi kesehatan dan aktivitas Anda, ya! Karena hal tersebut turut membantu dokter dalam menentukan diagnosa.

Komplikasi

Walaupun penyakit ini jarang menyebabkan komplikasi, namun jangan biarkan kondisi ini berlarut-larut, ya! Sebab, jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat, folikulitis dapat kambuh berulang-ulang serta berpotensi memicu komplikasi, seperti:

  • Infeksi yang menyebar.
  • Terbentuknya bisul-bisul di bawah lapisan kulit.
  • Bercak-bercak infeksi pada kulit yang meluas dan terasa gatal.
  • Kerusakan kulit (terlihat seperti jaringan parut bekas luka atau flek hitam), kerusakan folikel, dan kebotakan permanen.
Penanganan

Folikulitis ringan biasanya akan sembuh dengan sendirinya dalam waktu 2 minggu. Jika peradangan bertambah parah atau tidak kunjung sembuh, maka Anda sebaiknya berkonsultasi langsung dengan dokter demi mendapatkan pengobatan yang sesuai, seperti terapi penggunaan antibiotik topikal/oral dan obat anti-jamur. Jika penyakit ini terlanjur parah dan tidak dapat diterapi dengan obat-obatan, maka beberapa prosedur khusus, seperti operasi kecil, terapi sinar, dan laser akan dianjurkan demi menghilangkan folikel rambut.

(Baca: 8 Penyakit Kulit yang Disebabkan Oleh Jamur)

Karena risiko kambuhnya kembali penyakit ini tergolong besar, maka Anda disarankan untuk melakukan beberapa langkah pencegahan, seperti menjaga kebersihan lingkungan sekitar dan mengganti pakaian serta pelengkapan tidur secara berkala

 

 

Comments are closed.