Emboli Paru; Gejala, Penyebab dan Penanganannya

emboli paru

Emboli paru atau pulmonary embolism adalah gangguan kesehatan yang terjadi karena arteri pulmonalis (pembuluh darah yang membawa darah dari jantung menuju paru-paru) tersumbat oleh gumpalan darah yang membeku.

GoDok – Seperti yang telah kita ketahui, paru-paru merupakan organ penting dalam tubuh. Karenanya, setiap gangguan yang berkaitan dengan organ tubuh ini harus segera ditangani secara cepat dan tepat agar tidak muncul komplikasi penyakit lainnya yang lebih parah. Berikut penjelasan mengenai emboli paru.

Mengenal emboli paru

Emboli paru atau pulmonary embolism adalah gangguan kesehatan yang terjadi karena arteri pulmonalis (pembuluh darah yang membawa darah dari jantung menuju paru-paru) tersumbat oleh gumpalan darah yang membeku. Selain itu, materi dalam tubuh lainnya yang dapat menyebabkan penyumbatan adalah lemak, cairan ketuban, tumor, atau gelembung udara yang dilepaskan ke dalam pembuluh darah.

Meskipun penyakit ini dapat menyerang semua orang, namun terdapat beberapa faktor yang menyebabkan Anda lebih rentan terkena emboli paru. Faktor yang dimaksud adalah:

  • Berasal dari keluarga dengan riwayat emboli paru
  • Tubuh kurang melakukan aktivitas fisik
  • Kelainan pembekuan darah
  • Memiliki riwayat serangan jantung, stroke, atau kanker
  • Hamil danpasca melahirkan
  • Pasca operasi besar
  • Obesitas
  • Usia >60 tahun
  • Merokok
Gejala

Gejala umum yang ditunjukkan oleh penderita emboli baru biasanya berupa sesak napas, nyeri dada, dan batuk (bisa disertai dahak atau darah). Namun, pada beberapa kasus, penderita dapat menunjukkan gejala lain, seperti:

1. Bengkak pada kaki

2. Sering merasa gelisah

3. Demam

4. Keringat berlebih

5. Detak jantung yang cepat

6. Nyeri kepala

7. Pingsan

Penyebab

Jika dilihat lebih lanjut, emboli paru pada umumnya disebabkan oleh lepasnya bekuan darah yang berasal dari tubuh bagian ujung, yaitu kaki (seringkali disebut deep vein thrombosis). Ketika bekuan darah ini bergerak ke arah paru-paru dan kemudian menyumbat aliran darahnya, maka hal inilah yang disebut dengan emboli. Jika tidak ditangani dengan langsung, kondisi ini akan menurunkan kualitas oksigen tubuh sehingga fungsi organ lainnya pun terganggu.

Pemeriksaan

Pemeriksaan tahap pertama yang akan dilakukan biasanya berupa anamnesis riwayat penyakit terkait, analisis gejala, dan pemeriksaan fisik. Lebih lanjut, demi mendapatkan diagnosa yang lebih lengkap, akan disarankan untuk melakukan beberapa tes, seperti:

  • Rontgen dada
  • Electrocardiography (ECG)
  • MRI
  • CT Scan
  • Pulmonary angiography
  • Duplex venous ultrasound
  • Venography
  • Pemeriksaan darah,seperti analisa gas darah, D-dimer, hormone brain natriuretic peptide (BNP), protein troponin,
Penanganan

Tujuan utama dari pengobatan emboli paru adalah untuk meminimalisir kemungkinan bekuan darah menyebabkan penyumbatan kembali. Karenanya, dokter biasanya akan memberikan obat trombolitik dan anti-koagulasi, untuk mengencerkan gumpalan darah serta mencegah terbentuknya gumpalan.

Jika sudah parah, penderita akan disarankan untuk menjalani prosedur pembedahan. Tujuannya adalah untuk menghilangkan bekuan darah yang sulit ditangani. Berikut beberapa praktik bedah yang umum digunakan:

  • Pemasangan vena filter. Pemasangan filterini, diharapkan pergerakan gumpalan darah yang menuju ke paru-paru akan terhenti.
  • Prosedur embolektomi.
  • Prosedur menghilangkan bekuan(dengan menggunakan kateter dan suction). Menurut penelitian prosedur ini tidak terlalu efektif sehingga masih jarang digunakan sebagai terapi pilihan.
  • Operasi terbuka. Prosedur operasi ini hanya dilakukan pada situasi tertentu saja, seperti ketika pasien terjatuh, mengalami syok, dll.

Nah, itu dia informasi seputar penyakit emboli paru yang harus Anda ketahui. Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Merasa kesehatan Anda terganggung? Segera chat dokter untuk tanya jawab seputar permasalahan kesehatan Anda, langsung dari Smartphone. GRATIS! Download aplikasinya di sini.