Ello Pakai Narkoba Jenis Ganja; Apa Efek Sampingnya Untuk Tubuh?

Ello pakai narkoba jenis ganja
Ganja -atau yang dikenal juga dengan istilah Cannabis sativa- merupakan jenis psikotropika golongan I. Sama seperti psikotropika lainnya

“Ello pakai narkoba jenis ganja!” Lama tidak terdengar kabarnya, penyanyi Marcello Tahitoe -atau yang lebih akrab dipanggil Ello- diberitakan telah diciduk oleh pihak kepolisian di kawasan Jakarta Selatan terkait kepemilikan narkoba jenis ganja. Mencengangkan! Sebab penyanyi yang terkenal lewat hits “Pergi untuk kembali” sebelumnya dikenal sebagai penyanyi yang tidak ‘neko-neko’. Lantas, apa itu ganja; serta apa saja efek buruknya untuk kesehatan? Simak penjelasan lengkap khas Go Dok berikut ini!

Ello pakai narkoba jenis ganja; apa itu ganja?

Ganja -atau yang dikenal juga dengan istilah Cannabis sativa- merupakan jenis psikotropika golongan I. Sama seperti psikotropika lainnya, ganja sering digunakan pihak yang tidak bertanggung jawab untuk mendapatkan efek sesaat, seperti:

  1. Mengawang, atau nge-fly. Dengan menggunakan ganja, pengguna mengharapkan efek mengawang yang membuat mereka seakan terbang ringan tanpa beban.
  2. Biasanya dipicu oleh himpitan pekerjaan, banyak orang yang kemudian memilih untuk menggunakan ganja demi mendapatkan halusinasi sementara.
  3. Terakhir, dalih yang sering digunakan oleh para pengguna ganja adalah karena mereka ingin merasakan sensasi rileks. Seringkali, tekanan dari tempat kerja atau lingkungan sekitar membuat beberapa orang merasakan cemas dan depresi. Alih-alih mengatasinya dengan kegiatan positif, banyak yang kemudian terjerumus pada penggunaan ganja. Mengerikan!

 (Baca: Happy Five; Narkoba Favorit Artis Indonesia)

Mengerikan, ini dia dampak buruk ganja!

Ketika mendengar berita tentang ello pakai narkoba jenis ganja, mungkin Anda akan menganggapnya sebagai berita selewat saja. Padahal, banyak dampak buruk ganja -baik untuk kesehatan fisik maupun psikis- yang jarang diketahui. Penasaran apa saja dampak buruk ganja? Berikut penjabaran lengkapnya:

  • Dampak buruk ganja bagi kondisi fisik:
    • Gangguan pernafasan. Penggunaan ganja terbukti secara medis dapat meningkatkan risiko seseorang menderita asma, radang -bahkan kanker- paru.
    • Gangguan pencernaan. Selanjutnya, penyalahgunaan ganja terbukti dapat meningkatkan risiko seseorang menderita radang usus dan lambung, hepatitis, batu ginjal, hingga gagal ginjal.
    • Kanker. Nah, ini dia akibat penggunaan ganja yang jarang diketahui! Faktanya, penyalahgunaan psikotropika jenis ini terbukti dapat membuat tubuh menjadi lebih rentan terhadap penyebaran beberapa jenis kanker, seperti kanker otak, paru-paru, hati, lambung, serviks, prostat, dll.
    • Masalah reproduksi. Ingat! Penggunaan ganja dapat membuat kesehatan organ reproduksi Anda terganggu. Dibuktikan dengan hasil studi terakhir yang mengemukakan bahwa ganja dapat membuat seseorang terkena impotensi dan gangguan prostat.
  • Dampak buruk ganja bagi kondisi psikis:
    • Anxiety disorder, atau gangguan kecemasan. Biasanya, kondisi ini muncul ketika seseorang telah menggunakan ganja dalam waktu yang cukup lama.
    • Meskipun terkenal dapat memberikan efek nge-fly, namun fase penyalahgunaan ganja selanjutnya yang harus diwaspadai adalah depresi. Ya, para pengguna ganja umumnya akan merasakan depresi berlebih setelah efek nge-fly mulai memudar.
    • Gangguan fungsi kognitif. Tahukah Anda, bahwa ganja membuat kerja otak terganggu? Tidak mengeherankan jika kemudian pengguna obat terlarang ini sering terlihat kebingungan atau susah mengingat detail yang mudah, semisal nama atau tempat.
    • Terakhir, ganja dapat membuat penggunanya menderita delusi -atau percaya pada hal yang tidak nyata. Biasanya, inilah pemicu keluhan psikis lainnya, semisal paranoid.

(Baca: Mengenal Jenis, Golongan dan Dampak Narkoba)

Semoga, berita tentang Ello pakai narkoba jenis ganja tidak terulang lagi, ya! Ayo, selamatkan generasi muda bangsa dari jeratan narkoba!