Efek Sulam Bibir yang Harus Anda Tahu

efek sulam bibir

Go Dok- Efek sulam bibir Dewasa ini, tentu banyak dari Anda yang telah mengenal praktik kosmetik bernama sulam bibir. Pasalnya, banyak selebriti tanah air yang kini kerap menambah atraktif penampilannya melalui sulam bibir. Sebut saja artis kontroversial Nikita Mirzani dan mantan artis cilik, Tina Toon. Keduanya mengaku melakukan sulam bibir demi penampilan yang lebih menawan. Alhasil, banyak pula perempuan Indonesia yang ingin menjalani prosedur kosmetik ini demi tampilan bibir yang lebih seksi. Namun, amankah sulam bibir sebenarnya? Untuk menjawab hal ini, mari simak penjelasan efek sulam bibir berikut!

Apa itu sulam bibir?

Sulam bibir merupakan suatu prosedur kecantikan yang dilakukan dengan cara menginjeksi suatu zat pada area bibir Anda, guna membuat bibir menjadi lebih berbentuk. Caranya, setelah bibir terlebih dulu diberi anestesi, sulam bibir akan dilakukan dengan menusuk lapisan atas kulit bibir guna menanamkan warna – warna tertentu pada kulit area tersebut. Prosedur ini bersifat semi-permanen, dan bisa bertahan hingga 3 -5 tahun setelah pelaksanaannya.

Lalu, adakah efek sulam bibir yang berbahaya?

Sejatinya, sulam bibir merupakan suatu prosedur yang menambahkan zat asing ke dalam kulit Anda. Nah, efek samping dari sulam bibir ini akan tergantung pada reaksi tubuh dan kulit Anda terhadap zat asing tersebut. Untuk lebih amannya, memang wanita yang tengah mengalami menstruasi tidak dianjurkan melakukan prosedur ini. Akan lebih baik jika Anda menunggu sekitar 7 – 10 hari setelah selesai haid untuk melakukan sulam bibir. Begitu pula untuk ibu hamil dan penderita diabetes yang sebaiknya menunggu persetujuan dari dokter. Nah, berikut ini adalah beberapa efek sulam bibir yang harus Anda waspadai :

1. Alergi

Efek sulam bibir yang pertama adalah timbulnya reaksi alergi pada bagian kulit yang diinjeksi. Hal ini dapat terjadi jika kulit Anda tidak cocok atau memiliki alergi terhadap zat asing yang disuntikkan, umumnya pada pigmen warna yang berbahan organik. Tak hanya di awal penerapan, efek sulam bibir ini dapat pula muncul bertahun-tahun setelah Anda melakukan sulam bibir.

2. Tertular penyakit berbahaya

Meningkatnya risiko Anda untuk tertular penyakit berbahaya, seperti Hepatitis, Tuberkolosis, dan bahkan HIV/AIDS. Penyebabnya adalah pemakaian jarum dan alat lainnya yang tidak steril. Karena itu, pastikan terlebih dahulu bahwa Anda melakukan sulam bibir di tempat yang terjamin kualitas, keamanan, dan kebersihannya. Jika perlu, Anda juga bisa mencari tahu latar belakang, teknik pelaksanaan, dan tenaga medis yang bertanggung jawab terhadap klinik tersebut.

3. Rasa sakit

Tingkat rasa sakit yang Anda alami akan tergantung pada kondisi tubuh, kulit, hormon, dan daya regenerasi kulit masing-masing. Meskipun memang sebelum prosedur dilaksanakan kulit Anda akan dianestesi terlebih dulu, namun tidak sedikit pasien yang tetap merasa sakit saat prosedur dilaksanakan, maupun setelahnya.

4. Iritasi

Efek sulam bibir yang satu ini biasanya terjadi akibat penggunaan anestesi, di mana kulit beberapa pasien bisa menjadi merah karena reaksinya. Namun, hal ini umumnya tak berlangsung lama, dan akan langsung hilang dalam 1 – 2 jam setelah operasi. Meskipun sejumlah 85% pelaksanaan sulam bibir tidak menimbulkan bengkak, namun ada 15% sisanya yang berkulit sensitif dan merasakan efek bengkak.

5. Granuloma

Efek sulam bibir yang terakhir, dan mungkin paling berbahaya, adalah timbulnya granuloma alias massa yang terbentuk di dalam jaringan kulit area sulam bibir. Area yang telah ditanamkan pigmen ini akan rentan terkena granuloma jika prosedur yang dilakukan tidak sesuai dengan standar yang ada.

Nah, itu dia 5 efek sulam bibir yang harus selalu Anda waspadai. Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Jaga kesehatan Anda dengan gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ untuk diskusikan permasalahan kesehatan Anda. GRATIS! Download aplikasi Go Dok, di sini.