Dumolid; Kenapa Tora Sudiro dan Mieke Amalia Ketagihan Obat Ini?

dumolid

Go Dok- DumolidLagi-lagi, dunia hiburan Indonesia digegerkan dengan pemberitaan telah ditangkapnya Tora Sudiro dan Mieke Amalia terkait penggunaan obat-obatan terlarang. Mencengangkan! Sebab, sebelumnya mereka berdua dikenal luas oleh masyarakat sebagai pasangan artis ideal. Beberapa jam setelah penangkapan, polisi mengungkapkan bahwa keduanya terbukti positif menggunakan obat terlarang dengan merk dagang Dumolid.

Apa itu Dumolid, dan bagaimana dampaknya pada tubuh? Cari tahu lewat penjelasan lengkap berikut ini!

1. Dumolid sebenarnya merupakan obat dokter

Obat ini sebenarnya merupakan obat jenis benzodiazepine yang umum diresepkan oleh dokter bagi pasiennya yang menderita depresi, cemas, serta insomnia berat. Namun, karena efeknya yang menyebabkan ketergantungan, penjualan obat ini diawasi dengan ketat.

2. Kandungan dalam Dumolid

Dalam obat ini, terkandung senyawa nitrazepam yang termasuk ke dalam psikotropika golongan IV. Seperti halnya jenis psikotropika lain yang masuk ke dalam golongan ini -seperti aminorex, barbital, clobazam, dll-, nitrazepam dapat menyebabkan ketergantungan (addiction) ringan.

3. Manfaat Dumolid

Seperti yang telah Anda ketahui, obat ini bukanlah jenis narkoba murni -namun lebih mengarah pada obat medis yang manfaatnya disalahgunakan. Biasanya, obat jenis ini digunakan oleh kalangan millenial demi mendapatkan sensasi tenang dan rileks.

Terlebih bagi mereka yang bekerja di bidang entertainment, obat jenis ini konon dapat meningkatkan level energi sehingga lebih bersemangat dalam beraktivitas. Jadi, tidak mengherankan ya, jika kemudian Tora Sudiro dan istri memilih untuk mengonsumsi dan menyetok obat ini di rumah!

4. Efek ketergantungan akibat Dumolid

Fakta terakhir tentang dumolid adalah bahwa obat ini terbukti memiliki banyak efek samping yang membahayakan kesehatan. Selain efek ketergantungan yang telah dibahas sebelumnnya, Dumolid juga terbukti dapat memicu beberapa komplikasi medis, seperti:

  • Gangguan emosi. Pengguna obat iniumumnya akan mengeluhkan perubahan suasana hati yang ekstrem. Di satu waktu mereka bisa sangat bahagia dan bersemangat, namun tidak lama kemudian akan mulai merasa cemas, sedih, dan depresi berlebih.
  • Kemampuan berbicara yang tidak terkoordinasi. Biasanya, hal ini ditandai dengan ketidaksinkronan arus pembicaraan, pelafalan kata yang tidak jelas, hingga kecenderungan bergumam.
  • Bingung dan disorientasi. Inilah alasannya mengapa Anda harus menghindari penggunaan obat ini tanpa resep dokter! Faktnya, obat ini terbukti dapat menimbulkan efek bingung dan disorientasi (tidak tahu arah). Hampir serupa dengan efek mengonsumsi miras secara berlebih, bukan?
  • Terganggunya memori dan fungsi otak. Memang, obat ini dipercaya dapat meningkatkan level energi penggunanya. Namun, Anda juga harus mewaspadai dampak buruknya pada fungsi otak. Jika digunakan secara tidak bertanggung jawab, nitrazepam dalam obat ini dapat memicu penurunan fungsi otak yang membuat Anda susah berkonsentrasi, mudah lupa, dan sulit mengingat detail. Mengerikan!
  • Dampak lain, seperti terganggunya ritme pernafasan hingga penurunan tekanan darah.

Itu tadi sekilas penjelasan tentang Dumolid. Mudah-mudahan, kesalahan Tora Sudiro dan Mieke Amalia tidak menimpa kita semua, ya! Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ untuk tanya dokter online yang siap 7×24 jam. Download aplikasi Go Dok di sini.