Duduk atau Berdiri Terlalu Lama; Mana yang Lebih Baik?

duduk atau berdiri terlalu lama

GoDok- Duduk atau berdiri terlalu lama- Jika Anda merupakan salah satu orang yang mempertanyakan hal tersebut, maka Anda akan mendapatkan jawabannya: lebih baik banyak bergerak. Duduk atau berdiri terlalu lama tidak ada yang lebih baik atau lebih buruk antara satu dan lainnya. Hal tersebut dikarenakan keduanya memiliki dampak buruk bagi kesehatan Anda.

Dampak buruk apa yang dihasilkan dari keduanya? Inilah paparan Go Dok terhadap dampak duduk atau berdiri terlalu lama!

Bagi Anda yang bekerja secara rutin dan berada dalam salah satu posisi tertentu; baik itu duduk atau berdiri dalam waktu yang lama, tentu kerap merasakan sakit pada bagian tubuh tertentu. Bila pekerjaan Anda menuntut untuk duduk di balik meja dalam jangka waktu lama, Anda tentu sering merasakan sakit pada bagian punggung, pinggang, bahkan ngilu pada tulang ekor. Anda pun harus beberapa kali berdiri dan meregangkan badan di tengah pekerjaan.

Begitu pula jika Anda dituntut untuk bekerja sambil berdiri dalam jangka waktu yang lama. Anda pasti merasa pegal pada bagian kaki atau pinggang. Di posisi tersebut, Anda kerap berharap untuk bisa bekerja sambil duduk. Lantas, mana posisi yang lebih baik? Anda harus mengetahui dampak buruk dari duduk atau berdiri terlalu lama tersebut.

Duduk atau berdiri terlalu lama- Berdasarkan informasi yang dimuat di Dailymail.co.uk, duduk terlalu lama seharian dapat mempercepat kematian Anda dalam 3 tahun, bahkan jika Anda secara aktif berolahraga. Hal tersebut ditemukan dari hasil penelitian yang dilakukan terhadap 222,000 orang di Australia yang mengungkapkan, orang dewasa yang duduk selama 11 jam atau lebih dalam sehari, memiliki 40% risiko kematian premature dalam waktu tiga tahun dibandingkan mereka yang duduk kurang dari 4 jam per hari.

Anda tidak bekerja? Hal tersebut juga berlaku bagi Anda yang berada di rumah. Ingat-ingat lagi berapa lama waktu yang Anda habiskan untuk duduk di depan sofa sambil menonton televisi. Menurut penelitian terdahulu, orang-orang yang menonton TV selama 6 jam dan duduk di depan sofa, memiliki jangka waktu hidup yang lebih pendek 5 tahun dibandingkan mereka yang tidak menonton televisi. Selain itu, orang yang duduk lama ternyata memiliki lingkar pinggang yang lebih besar, serta tingginya tingkat kolestrol, gula darah, dan trigliserida yang lebih tinggi.

Anda disarankan untuk rehat sejenak setiap 30 menit duduk untuk bisa mengurangi risiko tersebut. Jika Anda memang dituntut untuk duduk dalam jangka waktu lama, Anda disarankan untuk bergerak lebih banyak. Misalkan, Anda berjalan kaki untuk ke kantor untuk mengganti posisi duduk yang lama di balik meja.

Namun, berdiri dalam jangka waktu yang lama ternyata juga tidak lebih baik dari duduk dalam waktu yang lama. Menurut hasil penelitian yang dilansir dari Today.com, berdiri terlalu lama menyimpan risiko dua kali lebih banyak untuk mengalami serangan jantung dibandingkan mereka yang bekerja sambil duduk.

Duduk atau berdiri terlalu lama-  Hal tersebut dikarenakan ketika Anda berdiri dalam jangka waktu yang lama, darah akan mengumpul di kaki Anda, dan memaksa tubuh Anda untuk bekerja lebih keras dibandingkan gravitasi untuk mengembalikannya ke jantung sehingga menyebabkan tekanan di pembuluh darah. Lama kelamaan, risiko serangan jantung juga turut meningkat. Apa yang bisa dilakukan ketika Anda memang harus bekerja sambil berdiri dalam jangka waktu yang lama?

Anda disarankan untuk sebisa mungkin bergerak, dan tidak berdiri dalam satu posisi berdiri yang sama dalam jangka waktu yang lama. Anda lebih mudah untuk bergerak dalam posisi berdiri dibandingkan duduk. Namun, jika Anda sudah mulai merasa lelah, Anda harus menyempatkan diri untuk duduk.

Namun, diantara keduanya, tentu yang paling baik adalah bergerak sebanyak mungkin. Bergerak selama 1 menit setiap 30 menit berada dalam postur yang sama, dapat mengurangi risiko-risiko kesehatan di atas. Oleh karena itu, coba sempatkan untuk meregangkan badan di mana pun, seperti gerakan stretching, jumping jacks, atau yoga jika memungkinkan, untuk menyeimbangi kegiatan Anda yang duduk atau berdiri terlalu lama.

Itu tadi penjelasan mengenai duduk atau berdiri terlalu lama, ternyata tidak ada yang lebih baik ya dari keduanya. Jadi, mari bergerak! Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Merasa kesehatan Anda terganggung? Segera chat dokter untuk tanya jawab seputar permasalahan kesehatan Anda, langsung dari Smartphone. GRATIS! Download aplikasi Go Dok di sini.