Dry Eyes (Mata Kering); Penyebab, Gejala dan Penanganan

Dry eyes

 

 

Go Dok- Dry Eyes Pernahkah Anda merasakan kondisi di mana mata terasa sangat kering, gatal, dan kemerahan? Hati-hati! Bisa jadi, Anda terkena gangguan organ penglihatan, yaitu dry eyes atau mata kering. Yuk, kenali kondisi ini lebih dalam melalui penjelasan khas Go Dok berikut ini!

Mengenal dry eyes

Dry eyes -atau dikenal juga dengan istilah ‘mata kering’- adalah gangguan penglihatan yang ditandai dengan mata yang terasa kering, bengkak, bahkan iritasi. Kondisi ini cukup umum terjadi saat mata tidak mampu memproduksi air mata dalam jumlah yang cukup; atau air mata menguap terlalu cepat.

Meskipun angka pasti kasusnya tidak diketahui; namun, diperkirakan bahwa risiko terkena penyakit ini akan semakin meningkat seiring dengan pertambahan usia (>50 tahun = risiko meningkat 5%-30%).

Berikut beberapa faktor yang turut meningkatkan risiko Anda terkena dry eyes:

  • Usia. Mata kering adalah bagian dari proses penuaan alami. Mayoritas orang berusia di atas 50 mengalami beberapa gejala mata kering.
  • Jenis kelamin. Wanitalebih berisiko terkena penyakit ini karena rentan mengalami perubahan hormonal yang disebabkan oleh kehamilan, penggunaan kontrasepsi oral, dan menopause.
  • Perubahan hormonal; terutama karena penurunan androgen.
  • Penyakit sistemik; semisal parkinson dandiabetes melitus.
  • Pengguna lensa kontak
  • Penggunaan obat sistemik, seperti antihistamin, antikolinergik, dan estrogen.
  • Kekurangan nutrisi, seperti vitamin A.
  • Operasi mata
  • Lingkungan. Lingkungan sekitar yang sering terpapar asap, angin,dan iklim kering terbukti dapat memicu penguapan air mata. Selain itu, kegagalan untuk berkedip secara teratur  turut berkontribusi dalam meningkatkan risiko Anda terkena dry eyes.
Penyebab

Sindroma mata kering dapat terjadi jika mata Anda tidak menghasilkan cukup air mata atau air mata menguap terlalu cepat. Pada dasarnya, air mata merupakan campuran air, minyak, lemak, maupun lendir yang berfungsi untuk menjaga kehalusan dan kebersihan permukaan mata. Selain itu, air mata berfungsi untuk melindungi mata dari infeksi.

Lantas, apa saja faktor penyebab menunurunnya produksi air mata? Berikut poin lengkapnya:

  • Kondisi medis tertentu, seperti diabetes, rheumatoid arthritis, penyakit lupus, sindrom Sjogren, blefaritis, ataukekurangan vitamin A.
  • Penggunaan obat-obatantertentu, semisal antihistamin, dekongestan, terapi sulih hormon, antidepresan, dan obat-obat untuk tekanan darah tinggi, jerawat, dan penyakit Parkinson.
  • Kerusakan pada kelenjar air mata akibat radang atau radiasi.

Lebih lanjut, berikut faktor penyebab meningkatnya penguapan air mata:

  • Jarang berkedip. Biasanya disebabkan oleh kegiatan tertentu, sepertimembaca, mengemudi atau bekerja di depan komputer.
  • Sering terpapar angin, asap,atau udara kering.
  • Ketidakseimbangan komposisi air mata
  • Masalah kelopak mata, sepertikelopak mata membalik ke arah luar dan tepinya tidak menyentuh bola mata (ekteropion) dan kelopak mata membalik ke arah dalam dan bulu mata menggesek bola mata (entropion).
  • Merokok,atau terpapar asap rokok.
Gejala

Gejala mata pada setiap orang cenderung berbeda. Namun, umumnya mata kering ditandai oleh:

  • Mata terasa kering atau terasa sakit sepanjang hari dan makin memburuk
  • Mata merah
  • Kelopak mata yang menempel saat bangun tidur
  • Penglihatan kabur sementara
  • Iritasi pada mata
  • Rasa terbakar, gatal, dan silau pada mata
Diagnosis

Mata kering dapat didiagnosis melalui pemeriksaan mata secara menyeluruh. Dokter biasanya akan melakukan tes yang bertujuan untuk mengevaluasi kuantitas dan kualitas air mata. Selain itu, dengan turut mempertimbangkan riwayat kesehatan umum, penggunaan  obat-obat tertentu, atau faktor lingkungan, dokter dapat lebih memastikan langkah penanganan mata kering yang paling tepat .

Penanganan

Meskipun bukan tergolong kondisi medis yang serius, namun bukan berarti Anda dapat menganggap sepele mata kering, lho! Mengapa? Karena mata kering yang tidak segera ditangani dapat menjadi keluhan kronis. Jika sudah begitu, diperlukan beberapa langkah pengobatan, seperti:

  • Penggunaan air mata buatan. Pada beberapa kasus ringan mata kering mata buatan bebas. Jika tidak merespon terhadap air mata buatan perawatan tambahan akan dilakukan.
  • Meningkatkan produksi air mata. Beberapa tetes mata dapat membantu meningkatkan produksi air mata. Meningkatkan nutrisi yang kaya akan asam lemak omega 3 juga terhindar dari mata kering.
  • Mengobati kelopak mata yang  sudah mengalami peradangan permukaan mata. Dokter Anda akan memberikan obat tetes mata atau salep atau pembersih kelopak mata dapat membantu mengurangi peradangan pada permukaan mata.

Lantas, adakah cara jitu mencegah mata kering? Berikut penjabaran lengkapnya:

  • Gunakan tetes mata untuk melumasi mata.
  • Ingatlah untuk selalu berkedip secara teratur.
  • Berhenti merokok; serta hindari lingkungan yang sering terpapar asap
  • Jagalah kebersihan mata dan kelopak
  • Lindungi mata dari lingkungan yang berdebu, berasap, berangin,dan kering
  • Atur posisi saat membacaatau menggunakan komputer.
  • Makanlah makanan yang sehat danseimbang.

Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Konsultasi kesehatan kini bisa langsung lewat gadget Anda. Download aplikasi Go Dok di sini.